Data Korban Teroris Kristen

72232-ilustrasi-mayat

Perang Irak Amerika Bagian II (Perang Teluk II)

Berawal dari Ambisi Dinasti Bush untuk MENGUASAI MINYAK IRAK dengan kedok SENJATA PEMUSNAH MASAL yang gak ditemukan hingga sekarang.

Sebanyak 450.000 penduduk dan tentara Iraq telah tewas pada 40 bulan pertama dari Perang Iraq. Jumlah korban tewas saat ini telah mencapai 600.000 jiwa. Data lain dari jusforeignpolicy.org (2008) menyebutkan total warga Iraq (sipil maupun tentara) yang tewas berjumlah 1.189.173 jiwa. Bagi negara Amerika Serikat sendiri perang Iraq adalah bencana. Baik bencana politik, sosial, maupun ekonomi. Jumlah tentara AS yang tewas di Iraq per Februari 2008 telah mencapai 3990 jiwa. Sementara 29395 jiwa lainnya mengalami luka-luka (www.antiwar. org). Bandingkan dengan jumlah korban tewas pada peristiwa WTC 9/11 yang berjumlah 2978 jiwa (Washington Post 26/12/06).

Korban Perang Bosnia (Muslim) Yang Dilakukan Kaum Kristen Serbia.

Hidayatullah.com “Penelitian terbaru mengungkapkan, korban Perang Bosnia selama tiga tahun, 1992-1995, hampir mencapai angka 100 ribu. Tepatnya, 97.207 orang. Dari jumlah itu, 66 Persen adalah Muslim. Paling kurang 97.207 tentara dan orang sipil terbunuh selama perang, ungkap Mirsad Tokaca dari LSM Pusat Riset dan Dokumentasi (IDC), seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (22/6).

IDC, menyelenggarakan riset ini dari tahun 2004 hingga tahun 2006. IDC juga menemukan, bahwa separuh korban hilang dan meninggal terjadi sepanjang tahun pertama dari peperangan. Studi ini tidak terhitung kematian akibat kecelakaan sepanjang peperangan, atau penggunaan senjata secara sembrono, kelaparan, atau ketiadaan pengobatan.

Tokaca menyebutkan, penelitian yang berlangsung selama 4 tahun itu menemukan 3.300 korban adalah di bawah umur 18 tahun, termasuk bayi. 66 Persen korban meninggal adalah Muslim Bosnia, 26 persen Serbia dan 8 persen Kroasia. Dengan menggunakan ratusan sumber yang berbeda, LSM ini membuat sebuah bank data raksasa yang terdiri dari nama dan informasi lain dari korban seperti foto.

Korban Pembunuhan Belanda Terhadap Ulama Islam

Penjajah Belanda yang beragama Kristen, dan mereka itu adalah minoritas di Nusantara, terbukti telah bercokol mencengkeramkan kuku-kukunya di Nusantara selama 350-an tahun dengan aneka pelanggaran dan pemerkosaan hak-hak sipil. Berapa ribu ulama yang telah dibantai dengan cara diadu domba. Contohnya, di zaman Amangkurat I, pengganti Sultan Agung di Kerajaan Mataram Islam, di Jogjakarta, Amangkurat I mengadakan perjanjian dengan Belanda, lalu para ulama tidak setuju, maka dikumpulkanlah para ulama itu di alun-alun (lapangan) sejumlah 5.000-an ulama, lalu dibantai.

Kerusuhan Poso

Menurut Tibo, (pihak gereja) GKST memberikan dukungan moril dan lainnya kepada pasukan Merah yang hendak menyerang kaum Muslimin Poso. Bahkan, lanjut Tibo, para pendeta mendoakan mereka dengan upacara ala Kristen di Gereja tersebut. Ustadz Ilham bersama 28 orang lainnya disuruh buka baju. Selanjutnya tangan diikat satu persatu dengan sabut kelapa, tali nilon dan kabel. Kemudian digiring lewat hutan tembus desa Lempomawu. Rombongan Ustadz Ilham berjalan ke desa Ranononco dan ditampung di sebuah baruga. Di sanalah mereka disiksa dalam keadaan berbanjar dua barisan. Selanjutnya ikatan tangan ditambah sampai bersusun tiga. Badan Ustadz Ilham diiris, ditendang dan dipukul dengan berbagai alat. Tak puas dengan itu, mereka menyirami umat Islam dengan air panas selama dua jam. Kebringasan pasukan Merah itu juga diungkap saksi lainnya, Tuminah. Menurut kesaksian Tuminah, pasukan Merah mengikat mereka dengan tali dan memisahkan antara laki-laki dan perempuan. Di bilik sebuah sekolah, Dominggus meminta para Muslimah melepas bajunya dan disuruh berputar-putar di depannya.

Kerusuhan Ambon / Maluku / Halmahera

Seketika, massa Kristen yang membawa berbagai senjata tajam sudah mengepung dan membombardir Masjid Jami tempat berlindungnya ribuan kaum Muslimin. Masjid Jami pun diguyur bensin dan dengan cepat api menjilat tembok-temboknya. Jerit tangis anak-anak kecil bayi yang kepanasan dan istighfar para Muslimah terdengar bersahut-sahutan. Yang mencoba keluar masjid langsung dibantai.  Kurang lebih 750 orang kaum Muslimin yang berada di dalam masjid tersebut terbakar hidup-hidup, hingga mengeluarkan aroma daging terbakar.[13]

PERANG DUNIA I

Di motori Negara-Negara Imperialis Kristen (Barat) di antaranya yang paling simple adalah BELANDA dengan misi Gold, Gospel dan Glory (Emas, Kekuasan dan Menyebarkan Agama Kristen)

Jumlah Korban:

  • Sekutu: 6.345.600
  • Kekuatan As/Poros: 3.382.500
  • Warga sipil: 6.493.000

PERANG DUNIA II

Di motori oleh Negara Fasis yaitu : Jerman yang notabene beragama KRISTEN PROTESTAN (Tempat kelahiran Martin Luther King), dan Jepang

Perkiraan jumlah korban tewas Perang Dunia II

*Indonesia di urutan No. 5 dengan korban 4 Juta tewas

  • Uni Soviet = 23,200,000
  • Cina = 10,000,000
  • Jerman = 7,500,000
  • Polandia = 5,600,000
  • Indonesia = 4,000,000 <==
  • Jepang = 2,600,000
  • India = 1,587,000
  • Yugoslavia = 1,027,000
  • Perancis Indochina = 1,000,000
  • Rumania = 841,000
  • Hungaria = 580,000
  • Perancis = 562,000
  • Italia = 459,500
  • U.K = 450,400
  • Amerika Serikat = 418,500
  • Cekoslowakia = 365,000
  • Lithuania = 353,000
  • Yunani = 300,000
  • Latvia = 227,000
  • Belanda = 205,900
  • Ethiopia = 205,000

TOTAL KORBAN JIWA PADA PD II  = LEBIH DARI 50 JUTA ORANG

RUJUKAN:

  • [1] Sjamsudduha,  Penyebaran dan Perkembangan Islam- Katolik- Protestan di Indonesia, Usaha Nasional, Surabaya, 1987, halaman 119.
  • [2] Ibid, halaman 167.
  • [3] Prof. Mr, AG. Pringgodigdo “Hassan Shadily MA, Ensiklopedi Umum, Penerbit Yayasan Kanisius, Yogyakarta, 1977, halaman 45.
  • [4] Sjamsudduha, Penyebaran dan Perkembangan Islam – Katolik- Protestan di Indonesia,_Usaha  Nasional Indonesia, cet II, 1987, hal 129.
  • [6] (lihat Ensiklopedi Umum, Pringgodigdo, 1977, halaman 444).
  • [7] K. Van de Maaten, Snouck Hurgronje en de Atjeh Oorlog, Leiden, 1948, hal 95, dikutip Dr Qasim Assamurai, Al-Istisyraqu bainal Maudhuiyati wal Iftialiyah, terjemahan Prof. Dr Syuhudi Ismail dkk, Bukti-bukti Kebohongan Orientalis, GIP, Jakarta, cetakan pertama 1417H/ 1996M, hal  158.
  • [8] Dr Ahmad Abdul Hamid Ghurabruyah Islamiyyah lil Istisyraq, terjemahan AM Basalamah, Menyingkap Tabir Orientalisme, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta,  I, 1992,  hal 97-98.
  • [9]Hendrik Kraemer, the Crisitian Message in a non-Christian World, London, 1938, edisi kedua, 1947.
  • [10] B.J Boland, the Strugle of Islam in Modern Indonesia  Gravenhage, 1970, hal 236, dikutip Qasim Assamurai hal 164.
  • [11] Kraemer, op cit, hal 353, bandingkan Boland,  op cit,  hal 240, no 146, dikutip Qasim, ibid, hal 164.
  • [12] To:insistnet@yahoogroups.com

Sumber,

http://hujatul-islam.blogspot.co.id/2012/04/data-korban-teroris-kristen.html?m=1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s