Bukti Bahwa Tuhan Jesus Gila Hormat

sdsd

Islam mengajarkan umatnya untuk salat wajib lima kali sehari semalam, yang mana shalat itu sendiri pasti berarti gerakan menyembah Tuhan, menyembah Allah Swt. Dengan kata lain, Tuhan di dalam Islam menuntut penyembahan dari umatNya lima kali sehari. Dan kalau ada orang Islam yang tidak shalat, maka orang itu dikatakan berdosa terhadap Tuhan. Dari narasi ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa Tuhan di dalam Islam adalah Tuhan yang gila sembah, yang gila hormat, yang menuntut disembah umatNya sebanyak lima kali sehari. Dikatakan gila sembah, karena Tuhan ini mengancamkan dosa dan hukuman bagi Muslim mana saja yang tidak salat.

Inilah yang selalu diingat orang Kristen mengenai Islam, di mana orang Kristen berfikiran bahwa Tuhan Islam selalu memaksakan umatNya (yaitu umat Muslim) untuk menyembahNya sebanyak lima kali sehari seumur hidup, dan kalau seorang Muslim tidak mau menyembahNya lima kali sehari, maka Tuhan akan begitu marah kepada Muslim tersebut. Ini namanya gila sembah. Ini namanya Tuhan di dalam Islam adalah Tuhan yang gila sembah.

Masih di dalam fikiran orang Kristen, Tuhan Kristen tidaklah gila sembah. Itu terlihat dari orang Kristen yang beribadah di Gereja hanya sekali seminggu. Itu pun mereka ke Gereja bukan untuk menyembah Tuhan, melainkan hanya untuk menerima sukacita dan kasih karunia dari Tuhan Jesus. Dengan latar belakang ini, orang Kristen yakin bahwa Tuhan Kristen sama sekali tidak gila sembah, sementara Tuhan Islam justru benar-benar gila sembah. Benarkah demikian?

Patut untuk diketahui di sini, bahwa justru sebenarnya Tuhan Kristen benar-benar merupakan sosok yang gila sembah. Ayat Perjanjian Lama di bawah ini membuktikan bahwa Tuhan Kristen merupakan sosok yang gila sembah, melebihi Tuhan Islam. Begini bunyi ayat tersebut,

Yeremia 23:15

TUHAN Yang Mahakuasa berkata, “Akan Kuberikan kepada para nabi di Yerusalem itu tanaman pahit untuk dimakan dan racun untuk diminum, karena mereka telah menyebabkan orang-orang di seluruh negeri tidak menghormati Aku.”

Ayat PL ini mengisahkan, betapa Tuhan Kristen hendak memberi racun kepada umat manusia di bumi LANTARAN mereka tidak menghormati Tuhan. Jadi, lantaran umat manusia TIDAK MAU MENGHORMATI TUHAN maka umat tersebut akan diberi racun oleh Tuhan hingga mati keracunan. Artinya apa?

Artinya adalah bahwa Tuhan Israel merupakan sosok Tuhan yang gila hormat. Dan bayangkan, karena umat manusia tidak hormat kepada Tuhan Israel, maka manusia-manusia tersebut akan diberi racun hingga tewas.

Kita dengar bahwa Kristen mengajarkan tentang Tuhan Kristen yang penuh kasih dan karunia kepada umat manusia. Kita mendengar bahwa Kristen adalah agama yang membawa cinta kasih  Tuhan: Tuhan penuh kasih, Tuhan penuh cinta bla bla bla ……

Namun justru pada ayat Yeremia ini, disampaikan bahwa Tuhan Kristen akan berlaku sadis dan bengis kepada manusia yang tidak mau menghormati Tuhan, nah buktinya Tuhan Kristen itu akan meracuni siapa saja yang tidak menghormatiNya hingga tewas keracunan. Lantas mengapa dikatakan bahwa Kristen mengajarkan bahwa Tuhan penuh cinta kasih? Di mana cinta kasih itu, kalau Tuhan nya saja akan meracuni manusia mana saja sampai tewas kalau tidak mau menghormati Tuhan?

Itu namanya pemaksaan. Itu namanya gila hormat.

Penutup.

Ketika orang Kristen melantangkan fikiran bahwa Tuhan Islam merupakan sosok yang gila sembah karena menuntut disembah lima kali sehari, maka hal tersebut tidaklah seberapa dibanding Tuhan Kristen sendiri yang akan meracuni siapa saja yang tidak mau menghormati Tuhan. Dan itu tertulis di dalam Perjanjian Lama kitab Yeremia.

Masalah Integritas Ayat.

Ayat Alkitab di atas, berakhir dengan kalimat ….

karena mereka telah menyebabkan orang-orang di seluruh negeri tidak menghormati Aku”.

Jadi ada frase “TIDAK MENGHORMATI AKU”. Bunyi dari ayat tersebut berasal dari Alkitab BIS, alias Bahasa Indonesia Sehari-hari.

Namun kemudian, versi lain dari Alkitab berbunyi lain, misalnya,

Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam -mengenai para nabi itu: “Sesungguhnya, Aku akan memberi mereka makan ipuh dan minum racun, sebab dari para nabi Yerusalem telah meluas kefasikan ke seluruh negeri”.

Versi ayat ini berasal dari Alkitab TB alias Alkitab Terjemahan Baru. Terdapat perbedaan yang kentara, antara bunyi ayat dari Alkitab BIS dengan bunyi ayat TB. Intinya, biar bagaimana pun jelas beda antara bunyi “TIDAK MENGHORMATI AKU” dengan bunyi “KEFASIKAN MELUAS KE SELURUH NEGERI”.

Pertanyaannya adalah, mengapa sampai bisa terjadi perubahan kata-kata? Mengapa harus ada perbedaan antara BIS dengan TB? Atau, apakah frase “KEFASIKAN MELUAS KE SELURUH NEGERI” adalah untuk memperhalus frase “TIDAK MENGHORMATI AKU”? Apakah ini berarti bunyi suatu ayat boleh diedit sesuka hati oleh para pihak Gereja?

Namun intinya tetaplah sama, Alkitab versi BIS masih tersedia, dan di sana tertulis betapa Tuhan marah besar karena manusia tidak menghormatiNya, sehingga Tuhan hendak meracuni manusia-manusia tersebut hingga tewas.

Inikah ajaran yang damai?

Wallahu a’lam bishawab.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s