Iblis Mencobai Jesus, Tuhan Jenis Apa?

person-to-person

Sophislam [February 1, 2011 at 10:22 AM],

Jelaslah jesus bukan Tuhan. kalau dia Tuhan, mengapa bisa dicobai iblis?? Hanya mahluklah yg bisa dicobai iblis…. setuju??? eh, faham??

Kapirit [February 1, 2011 at 10:31 AM],

Kalau begitu, Si Allohmu juga bukan Tuhan karena dihina oleh Richard Dawkins dan saya serta orang lain yang tidak percaya. Ngomong-ngomong loe pernah dengan standar ganda gak ya? Loe baca gak tulisan gw. Lo itu seperti robot yang gak pake pikiran tau gak?

Sophislam [February 1, 2011 at 10:57 AM],

sdr ga lihat ya…?? mata sdr buat apa??

jesus pernah dicobai oleh iblis, dan pencobaan itu adalah PERSON TO PERSON..

sementara, Allah swt, dicoba (diejek?), apakah itu PERSON TO PERSON??

kalo make cara sdr mikir, maka engga pernah ada tuhan satu bijik pun di dunia ini.

coba sdr pikir!

kapir2 mencobai (mengejek?) tuhannya hindu. maka apakah itu artinya tuhan hindu adl mahluk semata?

kapir2 mencoba (mengejek?) tuhannya yahudi. maka apakah itu artinya tuhan yahudi adl mahluk semata??

bukan itu, bocah! bukan itu maksudnyah!

maksudnya adl, jesus itu dicobai oleh iblis, yg mana itu artinya jesus bukanlah tuhan, karena iblis itu mencoba jesus secara PERSON TO PERSON…

nah apakah kapir2 menghina, mengejek, mencobai Allah swt secara person to person? apakah kapir2 itu mencobai tuhannya yahudi or hindu or buddha delel secara person to person??

Kapirit [February 1, 2011 at 11:12 AM],

OK. Dicobai person to person. Istilah yang kedengaran bagus tetapi itu menunjukkan bahwa Allohnya muslim bukan yang mahakuasa. Kalau Allohnya muslim itu mahahadir, mahakuasa, maka dia sedang ditantang secara person to person oleh Richard Dawkins dan oleh saya dan oleh orang-orang lain. Tetapi kalau seperti loe bilang bahwa Richard dan saya tidak sedang menantang si alloh secara person to person, maka Dia tidak mahakuasa, dia tidak mahahadir dan dia tidak paham apa-apa. Alloh yang bodoh! Berulang-ulang saya sudah tantang Dia untuk menyatakan diri sebagai Alloh yang benar tetapi tidak bisa kok. Ahh…. aneh-aneh aja anda ini. Sudah begitu pake kata bocah lagi ke orang lain. Ngaca dulu lah! Pahami implikasi dari apa yang loe katakan. Gw mau katakan ya, ada seorang Kristen yang bernama David Wood (http://www.answeringmuslims.com/) yang ditantang Perang Doa oleh dua orang muslim dan muslim itu lari pontang panting. Itukah si alloh yang kau sembah itu? Lawan orang Kristen (yang notabene bukan rasul) aja gak mampu. Apaan tuh? Cerita lengkap David Wood dapat lo baca di sini. Kalau butuh terjemahan kasih tau gw biar gw terjemahkan

Stoplah sebentar dan pikirkan matang-matang apa yang kau mau katakan. Kalau tidak kau akan tergelincir sendiri hai lawan diskusi. Hati-hati dengan kata-katamu nak!

Lo katakan

::::::::kalo make cara sdr mikir, maka engga pernah ada tuhan satu bijik pun di dunia ini.:::::::

Loe sadar gak apa implikasi dari yang loe katakan itu? Inti dari yang loe katakan adalah, kalau saya konsisten menggunakan standar, maka saya tidak akan punya kemungkinan untuk percaya kepada si Alloh. Karena itu saya memilih untuk tidak logis dan menggunakan standar ganda. Inikah intelektualitas yang loe bangga-banggakan itu? Malu tau! Mendingan lo berpikir dulu dah beberapa kali sebelum lu tulis apa-apa. Begitu ya nak ya? Sukses untukmu. Semoga Tuhan Yesus membuka pikiranmu yang suka melakukan masturbasi intelektual.

Sophislam [February 1, 2011 at 11:40 AM]:

 ya, skg allah swt (ato tuhan dari agama mana pun) memang eksis, dan diklaim sbg maha kuasa oleh kitabsuci masing2!

sdr tahu gak apa maksud dari person to person itu??

kalo skg, ada org kapir, menghina Allah, nah apakah itu dikatakan person to person?? krn bukankah Allah itu ADA di langit, dan menyaksikan si kapir yg menghina atau mengejekNya??

bukan! itu namanya bukan person to person!

person to person, artinya adl SEJARAH!

Kapirit, [February 1, 2011 at 11:47 AM],

Nak, apa maksudmu dengan person to person? Kalau saya dan Richard mengatakan kepada si Alloh, “Hei Alloh, aku mengutukmu hari ini! Engkau adalah Allah yang bodoh! Masa Ajaran Trinitas Kristen aja tidak paham? Kemana aje lo selama ini” Apakah itu bukan person to person? Kalau bukan, silahkan definisikan “person to person”! Btw, lo baca nggak apa yang dituliskan David Wood? Lo paham gak? Kalau loe gak paham, kasih tau aja. Gw bisa terjemahkan!

Sophislam [February 1, 2011 at 12:01 PM],

person to person, artinya, a dan b berhadap2an. ketika a berkata kpd b, maka kala itu juga b menjawab. begitu sebaliknya.

iblis dan jesus berhadap2an. iblis bilang ‘aaa’ kpd jesus. kala itu juga jesus bilang ‘bbb’ kpd iblis. itu namanya PERSON TO PERSON….

skg si kapir, berkata kpd Allah swt, ALLAH, KAU AAA DAN BBB ….

nah apakah Allah langsung MERESPONS perkataan si kapir itu??? Allah ga bilang apa2 kok!

di kantor, A dan B berhadap2an. kasusnya, A bilang kpd C, bhw ‘org ini’ jelek banget. ketika A bilang begitu kpd C, sebenernya yg dimaksud A adl si B.

memang si B jadi tersinggung ketika mendengar A bilang ‘org ini’ jelek. tp apakah A berkata kpd si B secara person to person???

enggak!

bahkan si C pasti bilang kpd A, YA UDAH sdr BILANG AJA LANGSUNG KE B SECARA PERSON TO PERSON…bhw dia jelek …

maka sampai di sini, jelaslah jesus bukan tuhan, krn hanya jesuslah yg pernah dicobai iblis…. Allah tidak pernah dicobai oleh siapa pun, krn katakuncinya adl PERSON TO PERSON …

faham??

Kapirit [February 1, 2011 at 12:08 PM],

OK. Jadi dalam Islam kalau anda mengejek si Alloh, maka Dia sebenarnya tidak tahu kecuali dia berada di depan anda. Baguslah. Berarti allohnya Islam kalah mahakuasa dibanding dengan Allah Kristen. Allah Kristen maha tahu sehingga perbuatan yang dilakukan di tempat tersembunyipun Dia tahu dan Dia akan hukum. Dia akan bereaksi terhadap hal yang anda hanya pikirkan sekalipun. Anda menghina Dia dalam pikiran saja itu sudah penghinaan buat Dia dan sudah pantas dihukum. Ok. Kalau begitu, saya nantang sekarang si alloh muslim yang inferior itu untuk berhadapan dengan Yesus Kristus. Juga perlu diperhatikan adalah bahwa kalaupun saya terima pandangan anda, maka apa yang dilakukan oleh David Wood sudah masuk kualifikasi mengejek secara langsung person to person. Lo baca gak cerita David Wood? Sepertinya tidak deh. Makanya gw tanya apakah lo paham atau tidak. Kalau loe gak paham, gw akan terjemahkan biar lo paham apa yang sebenarnya terjadi.

Lalu dari penjelasan loe, jelas sekali bahwa alloh Islam itu allah yang dibatasi oleh ruang sehingga pada saat dia tidak ada di sini, yaa orang boleh ngomong apapun tetang dia (bahkan memaki-maki) tetapi dia tidak akan menganggap itu sebagai makian. Soalnya dia tidak tahu. OK.. sepotong kotoran sapi dianggap sebagai benteng agung. Ha ha ah

Sophislam [February 2, 2011 at 3:40 PM],

 Ya, Allah memang ada, dan mendengar perkataan si kapir yg menghinaNya. Ya! tapi sdr kelewat bodoh, cucu jelek!!!

Allah mendengar, tapi Allah tidak menggubris.

Sekarang  kita balik ke fakta sejarah  agama yg diakui masing2 pemeluknya aja.

Jesus  telah dicobai iblis, secara person to person, face to face.

Smentara Allah swt TIDAK PERNAH dicobai iblis secara person to person (gak mungkin layaw!).  pembicaraannya  ga usah dilebarin ke mana mana deh. sdr nanti jadi tambah kacok. Faham?

Hanya  Tuhan  yesus  sajalah yg pernah dicobai iblis. tau gak??

Saya  dah bilang, org2 kapir menghina tuhan hindu, bahkan itu dikatakan secara person to person menurut interpretasi kamu. Maka apakah itu berarti Tuhan Tuhan hindu jadi tidak ada? Banyak kapir2 yang menghina Tuhan Buddha. Maka apakah itu berarti Tuhan di dalam agama Buddha jadi tidak ada?

Ada dua pendekatan yang harus kita gunakan untuk menjelaskan masalah mencobai Tuhan ini.

Pendekatan pertama.

Pendekatan person to person or facetoface.

Jangan sdr pikir bahwa person to person (atau face2face) berarti bahwa saat kita menghina / mencobai Tuhan, kemudian Tuhannya tidak menjawab, maka diartikan bahwa Tuhan itu tidak maha mendengar. Tidak! Jelas Tuhan mendengar (menurut kepercayaan masing2 agama ybs).

Memang Tuhan mendengar, namun Tuhan nya kala itu pasti tidak sedang berada face2face. Nah itulah yang terjadi ketika kapir2 menghina Allah Swt. Oke lah kapir2 itu menganggap mereka sedang face2face dengan Allah Swt, namun apakah Allah Swt nya mau face2face dengan mereka? Engga kan? Sekarang kau mau ngemeng apa?

Di dalam Alquran ada ayat yang menjelaskan, dari ribuan manusia / mahluk yang ingin berbicara dengan Allah Swt, maka Allah lah Yang memutuskan siapa-siapa dari mereka yang diijinkan untuk berbicara denganNya (jadi, Allah itu NGANTOR banget!!). Tidak  semua orang ketika ingin berbicara dengan Allah Swt, maka orang itu langsung dapat berbicara denganNya seketika itu juga. Tidak!! Dengan kata lain, kalau kita ingin berbicara dengan Allah, maka itu terserah Allah sendiri, apakah kita diijinkan untuk  berbicara denganNya, atau tidak.

[78:37] Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.

[78:38] Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.

Jadinya, kalau ada seseorang yang ‘berbicara’ kepada Allah, namun Allah TIDAK MEMALINGKAN WAJAH-NYA kepada orang itu, maka MAU TIDAK MAU orang itu berbicara sendiri!!

Berbicara kepada Allah saja tidak semudah itu, maka apalagi kalau seseorang ingin berbicara kepada Allah yang isinya mengejek Allah????

Maka dapat dipastikan, ketika konco2 sdr yang kapir nista itu sedang mengejek Allah, maka apakah sedang terjadi hubungan person2person alias face2face dengan Allah Swt?? Lha apanya yang face2face?? Allah –nya saja tidak sedang dan tidak sudi mendengar tikus2 sdr itu kok!!!

Akhirnya, pencobaan terhadap Allah, seperti yang sdr dengung2kan di sini, tidak terbukti ada sama sekali. Mampus lhoh!!!!

Beda dengan Jesus sdr yang bau bangkek itu!

Dia tidak di dalam posisi untuk memberi ijin atau tidak -kepada setan (atau kepada siapa pun) untuk dapat berbicara dengan ‘nya’. Lha katanya dia Tuhan? Kok Tuhan tidak mempunyai posisi untuk memberi ijin berbicara kepada orang-orang tertentu? Pun itu pembicaraan si iblis dengan ‘nya’ itu adalah pembicaraan yang konten nya adalah untuk menistakan sang Jesus. Lha apa itu yang namanya Tuhan?

Kalau lah Jesus Tuhan, maka………

Pertama, PASTILAH ia berada di dalam posisi untuk memberi ijin atau tidak kepada siapa pun untuk berbicara dengannya.

Kedua, pun pasti pembicaraan itu (yang diijinkan olehnya) pastilah dan haruslah yang berisi pemuliaan terhadapnya.

Nah apakah kedua point tersebut terpenuhi di dalam kasus Jesus dicobai iblis ini?

Faktanya, iblis dan Jesus telah berkata2 secara person2person (mau ga mau!!! Buktinya Jesus mau-ga-mau merespon semua kata-kata iblis!). Pun pembicaraan itu berkisar pada pencobaan Jesus. Itu …………adalah FAKTAAAAA!!!!!!

Nah akhirnya, apakah Jesus adalah Tuhan?

Pendekatan yang kedua.

Pendekatan kedua adalah, bahwa istilah mencobai itu menurut konteks sejarah agama ybs. Ingat, agama itu adalah sejarah, sejarah Tuhan. Sekali lagi, agama itu adalah sejarah, sejarah Tuhan (maksudnya, bukan sejarah Negara atau sejarah tv delele). Sejarah itu sendiri adalah APA YANG SUDAH TERJADI di masa lampau, dan yang paling menentukan perkembangan masa sekarang.

Lebih tepatnya lagi, agama adalah sejarah pendirian suatu agama, yang mana sejarah itu sendiri berpusat pada kehidupan sang pendiri agama tersebut, seperti Nabi atau Tuhan dari agama tersebut. Kalau di dalam Kristen, maka orang itu adalah Jesus, ngkalik!!

Oleh karena itu, agama adalah MASA LALU, bisa dianggap demikian.

Nah masa sekarang, namanya bukan agama lagi, karena sejarah agama tersebut SUDAH PARIPURNA, sudah selesai, sudah rebes.

Masa sekarang, disebut dengan AJARAN dari agama tersebut. Karena masa sekarang adalah masa menjalankan ajaran dari agama tersebut. Tidak mungkin bahwa agama, sejarah agama tersebut, masih berjalan hingga sekarang. Tidak mungkin agama engga kelar-kelar di dalam proses pembentukannya. Tidak mungkin!

Kita  bikin simple.

Periode Agama = sejarah (pendirian) agama, dan pastilah itu terjadi di masa lalu.

Periode Ajaran = adalah masa sekarang, masa implementasi dari agama tersebut.

Sekarang kita mulai.

Kalau ada orang jaman sekarang yang teriak2 bahwa dia sudah menghina Allah Swt, maka jangan dikatakan bahwa Allah Swt bukan lah Tuhan karena dia bisa diejek / dicobai.

Pun, saya juga bisa kok menghina Tuhan Kristen. Namun apakah itu berarti Tuhan Kristen (dianggap) tidak ada? Bukan, bukan begitu cara berfikirnya.

Di dalam sejarah agama Kristen, dengan kata laen pembentukan agama Kristen itu, dikisahkan bahwa Jesus itu dicobai iblis. Sementara di dalam sejarah agama Islam, Muhammad mau pun Allah Swt tidak pernah dicobai iblis. Faham perbedaannya gak??

Intinya, jangan banding2kan pencobaan Jesus itu dengan manusia-manusia jaman sekarang yang mencobai atau menghina Allah Swt! Itu beda jalur, nek!!

Bandingannya Jesus di Kristen itu adalah Muhammad Saw dan Allah Swt di dalam Islam, nek. Begitu juga sebaliknya.

Nah ada nggak kisah di dalam Islam yang menjelaskan bahwa manusia-manusia engkar mau pun iblis mencobai Muhammad Saw atau Allah Swt?? Tada kan????

Ada pun manusia-manusia sekarang yang menghina mau pun mencobai Tuhan dari suatu agama, maka itu TIDAK MASUK ITUNGAN!!!

Apa dasarnya buat sdr untuk membanding-bandingkan antara pencobaan Jesus oleh iblis DENGAN pencobaan manusia-manusia engkar terhadap Allah Swt??? Gakk nyambung nekkk!!!

Lagian kan sudah saya bilang, ……………

banyak manusia manusia yang menghina Tuhan hindu.

Banyak manusia manusia yang menghina Tuhan Buddha.

Banyak manusia manusia yang menghina Tuhan yahudi.

Banyak manusia manusia yang menghina Tuhan Zoroaster.

Banyak manusia manusia yang menghina Tuhan Kristen.

Nah apakah itu berarti bahwa  Tuhan Tuhan yang dihina itu JADI TIDAK ADA SAMA SEKALI?? Engga kan???

sdr silahkan saja menghina Allah Swt sambil menantang Allah Swt … dan kemudian ternyata di dalam pandangan sdr Allah berdiam diri sehingga itu artinya Allah Swt tidak ada. namun apakah itu berarti bahwa Allah Swt tidak ada?

Ingat, sekarang ini adalah periode AJARAN, bukan periode AGAMA.

Sekarang kita menjalankan ajaran dari agama  tersebut.

Kalau sekarang Allah Swt merespon tantangan kamu, maka berarti sekarang ini Islam MASIH DI DALAM PROSES PEMBENTUKAN. Tambah engga mungkin!

Jadi, Allah Swt itu berdiam diri (atas  tantangan kamu). Mengapa? Yeah karena AJARAN sudah lengkap. Ajaran itu salah satu nya berbunyi, bahwa mereka yang menantang Allah, nanti akan berhadapan denganNya di akhirat. Mereka yang menantang Allah, maka Allah beri mereka kesempatan untuk menikmati hidup di Dunia ini. Nanti dia akan mati. Dan sesudah mati, maka Allah Swt akan membuat perhitungan dengan orang itu. Faham?

Masalah menantang Allah ini, untuk membuktikan apakah Allah Swt itu ada atau tidak, dapat sdr baca di artikel saya yang merupakan hasil debat saya dengan jidat kapirit di ffi. Klik aja https://sophislam.wordpress.com/2017/04/06/tantangan-untuk-allah-matikan-saya/

Nanti akan saya jelaskan tentang mubahalah itu. Insya Allah!

Penutup.

Dari pembicaraan ini,  terbukti sudah bahwa Jesus memang bukanlah Tuhan, mengingat Jesus telah mengalami PENCOBAAN dari Iblis. Apakah mungkin ada Tuhan yang pernah bisa dicobai oleh setan?

Yang memprihatinkan adalah, ketika kaum Kristen dihadapkan pada debat kaum Muslim bahwa Jesus bukanlah Tuhan atas dasar pencobaan Iblis ini, kaum Kristen melakukan ‘serang-balik’ terhadap kaum Muslim dengan menyebutkan bahwa Allah pun juga bukan Tuhan karena Allah ini juga sering menerima pencobaan (dalam bentuk penghinaan) dari orang-orang yang tidak beriman kepadaNya.

Nah atas dasar serang-balik kaum Kristen itu, kaum Muslim membuat sanggahan bahwa pencobaan dalam bentuk penghinaan terhadap Allah swt tidaklah serta merta membuat Allah bukan Tuhan. Hal itu dikarenakan terdapatnya perbedaan antara kasus Jesus dicoba oleh Setan, dan kasus Allah swt dihina oleh kaum kapirit,

  1. Pencobaan iblis terhadap Jesus, terjadi secara person to person, antara sang Iblis dengan sang Jesus. Sementara penghinaan (pencobaan) kaum kapir atas Allah swt, tidak terjadi secara person to person.
  2. Yang jelas, dalam sejarahnya, Jesus pernah dicobai Iblis. Kebalikannya, apakah pernah ada sejarahnya bahwa Allah swt dicobai Iblis?

 

….bersambung ke …

https://sophislam.wordpress.com/2018/08/17/iblis-mencobai-jesus-tuhan-jenis-apa-part-02/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s