Istri Kristen Yang Berjilbab

jilbab-untuk-mulai-perang

Kapirit,

Aku punya pak lek Kristen, setiap hari raya Idhul  Fitri dia  dan keluarganya selalu pulang kampung. Istrinya (yg juga Kristen) pake  jilbab,  keliling2 kompleks buat salam2an.

Jawaban.

Oh ya? Apakah hal itu tulus dilakukan oleh pak lek dan istri – tanpa ada udang di balik batu? Setahu saya semua orang Christian dilarang masuk ke gereja dengan menggunakan jilbab. Bahkan kalau ada Muslimah yang terbiasa mengenakan jilbab kemudian ia murtad dan ingin ke gereja, tetap ia harus mencopot jilbabnya. E-eh tiba-tiba sekarang saya membaca tulisan Anda seperti ini. Kontradiksi sekali kan antara kenyataan dengan angan-angan kosong orang Kristen itu?

Ya jelas! Pasti itu ada tujuannya supaya untuk menggiring semua orang Muslim untuk percaya bahwa semua orang Kristen adalah baik dan lembut. Berarti tidak tulus kan? Itu pasti disuruh oleh pastur mereka.

Sekarang apa memang betul bahwa semua orang Kristen adalah baik dan lembut? Woagh apa ga besar mulut tuh untuk teriak bahwa semua orang Kristen adalah baik dan lembut? Gini-gini, saya punya banyak teman Kristen lho di kelas or kampus saya. Ah mereka semua biasa-biasa aja tuh. Bahkan ada yang sinis, gampang sewot, egois bahkan songong…. Trus gimana tuh dengan si istri sang pak lek nya? Kok tiba-tiba dia mengenakan jilbab? Pasti ada udang di balik batu nya kan?

Atau orang Kristen tidak akan mengakui bahwa ada udang di balik batu dari aksi si istri pak lek itu yang selalu mengenakan jilbab itu? Woagh! Berarti terbukti lagi bahwa orang Kristen memang MUNAFIK!!!

Yeah yang bener aja!! Orang Kristen aja memaki-maki dan menyumpahi ajaran Islam yang memerintahkan Muslimah nya mengenakan jilbab!!! Trus kenapa sekarang kita harus terharu mendengar kisah ada istri yang Kristen mengenakan jilbab dengan tulus? Tidak ada ketulusan sama sekali! Yang ada hanya kepura-puraan.

Nah dari sini saja sudah ketahuan betapa agresif nya orang Kristen di dalam hal mengkristenkan umat Muslim. Nah kalau sudah begini memang terbukti bahwa orang Kristen tidak pernah rela melihat kaum Muslim masih taat dengan Islam mereka? Mereka mencari segala cara untuk mengelabui cara berfikir umat Muslim. Tidak seperti umat Hindu dan Buddha yang anteng dengan Iman mereka; mereka tidak pernah mempunyai agresivitas untuk memurtadkan saudara mereka yang Muslim untuk menjadi Hindu atau Buddha.

Kenapa orang Kristen selalu mencari cara-cara dan gara-gara untuk mengkristenkan umat Islam? Tidak bisakah orang Kristen menghargai keputusan seorang Muslim untuk menjadi Muslim seutuhnya? Akhirnya memang terbukti firman Allah di dalam Alquran,

sungguh orang Nasrani dan Yahudi tidak akan senang dengan kamu hingga kamu mengikuti agama mereka…..

Di dalam ayat itu ditulis, sungguh orang Nasrani dan Yahudi.  Mengapa demikian? Karena di luar Nasrani dan Yahudi, semua umat beragama tidak risih melihat seseorang menjadi Muslim.

Maka sekarang jelas, siapa sebenarnya yang memulai gara-gara terjadi nya pertengkaran antara Muslim dan Kristen?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s