Empat Posisi Penting Kabah Untuk Kristen

empat-posisi-penting-kabah-untuk-kristen2

Kristen dan Yahudi adalah dua agama samawi yang menolak kesamawian Kabah. Khususnya Kristen, menyatakan bahwa Kabah adalah tidak lain sebagai sarang paganisme Arab yang keji dan menjijikkan. Bahkan kaum Kristen menjelaskan bahwa Kabah adalah rumah jin sesembahan bangsa Arab, dan ketika Muhammad Saw menang perang, maka kuil ini diklaim untuk menjadi bagian dari sistem kepercayaan yang dikarang oleh Muhammad Saw yaitu Islam. Jadinya, di dalam perspektif ini, Muhammad adalah orang Arab yang juga turut serta di dalam hal menyembah kuil kediaman bangsa jin padang pasir.

Keempat hal di bawah ini akan menjelaskan bahwa pendirian Yahudi dan Kristen pada masa sekarang yang berkata bahwa Kabah adalah kekejian semata, sebenarnya hasil dari proses politik, bukan proses firman suci dari Tuhan mereka.

Pertama.

Kabah adalah bangunan yang oleh Yahudi diakui sebagai bangunan yang dibangun oleh ‘bapak’ mereka yaitu Abraham. Bangsa Yahudi yang bermukim di Mekah kala itu tetap memelihara tradisi dan memori yang menghubungkan mereka kepada ketaatan Nabi Ibrahim yang menjadi satu-satunya alasan mengapa Kabah itu berdiri.

Dengan kata lain, Kabah adalah samawi. Ini berarti Yahudi mengakui Kabah sebagai samawi karena merupakan warisan Nabi Ibrahim. Kabah adalah ketaatan bangsa Yahudi kala itu. Kalau lah sekarang Yahudi menolak Kabah sebagai samawi, maka sebenarnya itu dikarenakan Yahudi mempunyai firasat yang negatif mengenai apa yang dibawa Muhammad Saw yaitu Islam. Dari sinilah terpisahnya takdir Yahudi dari pertautannya dengan kemurahan Tuhan semesta alam.

Untuk lebih lengkap, Baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/kabah-dan-ke-yahudi-an/

Kedua.

Jesus sama sekali tidak pernah mengutuk Kabah di dalam Injilnya. Mengapa?? Kalau lah Kabah itu memang sesat alias bathil, maka seharusnya Jesus sudah memperingatkan manusia melalui ayat-ayat Injilnya: JANGAN SEKALI-SEKALI terjerumus kedalam perbuatan bangsa Arab yang  memuliakan Kabah tersebut  …

Toh faktanya di dalam Injil tidak ada ayat yang mengisahkan betapa Jesus telah memperingatkan manusia tentang BAHAYANYA Kabah ini …..Kalau ayat-ayat dimaksud memang tidak ada di dalam Alkitab Jesus, maka MAU TIDAK MAU itu berarti Kabah adalah samawi, milik Tuhan Yang mengutus Jesus tersebut.

Untuk lebih jelas, baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/03/31/bible-tidak-pernah-mengutuk-kabah/

Ketiga.

Secara mendasar, Seharusnya ALKITAB menyebut Kabah, jika Kabah itu memang bangunan suci milik Tuhan samawi. Tapi kalau Alkitab menyebut Kabah yang di Mekah ini di dalam ayat-ayatnya, pastilah RUNYAM AKIBATNYA … karena kelak nanti orang Kristen dan Yahudi dan Muslim akan terus berperang di Mekkah untuk merebut Kabah ini. Itu tidak baik bagi umat Tuhan aka Muslim.

Itulah sebabnya Allah tidak pernah sebut Kabah dalam Alkitab demi keamanan Mekah dan keamanan kaum Muslim sendiri ketika beribadah di Mekah. Dengan kata lain, Kabah yang samawi itu hanyalah untuk umat Tuhan di dalam nama nabi Muhammad Saw.

Dengan kata lain, Tuhan Kristen / Ahlul Kitab (Allah Bapa, Tuhan Bapa) tidak pernah sebut Kabah di dalam Alkitab, maka itu tidak otomatis berarti Kabah adalah kekejian kaum pagan penyembah Setan.

Untuk lebih jelasnya, baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/04/06/mengapa-informasi-kabah-di-blur-di-alkitab/

 Keempat.

Pada masa pra-Muhammad, patung Bunda Maria, patung Jesus, patung Bunda Maria sedang menggendong Jesus, dan lain lain, adalah sekian dari begitu banyaknya patung berhala yang mengambil tempat di dalam Kabah ini. Dengan kata lain, bangsa Kristen termasuk bangsa yang mengagungkan Kabah padang pasir ini. Bangsa Kristen justru sama sekali tidak terganggu dengan bentuk fisik Kabah ini yang hanya merupakan bangunan kubus dengan empat dinding rata dan terbuat dari batu alam. Kalau bangsa Kristen kala itu mengakui bahwa Kabah adalah kesamawian mereka, maka sejarah pun menyatakan hal yang sama.

Tidak pernah ada wacana kala itu yang digerakkan oleh bangsa Kristen yang menekankan bahwa Kabah adalah keji, atau rumah jin sesembahan bangsa Arab yang bodoh. Doa-doa pujian khas kekristenan kepada Kabah telah menggantikan perasaan curiga mereka kepada satu-satunya bangunan yang ada di tengah kota Mekah ini.

Untuk lebih jelas mengenai hal ini, silahkan baca,

https://sophislam.wordpress.com/2017/11/08/kabah-dipuja-kini-dihina/

Penutup.

Mungkin pada masa lalu, Kabah adalah satu-satunya kuil yang aman dari kritikan dari pihak mana pun, baik dari kalangan Kristen, Yahudi, pagan Arab mau pun yang lainnya. Ini artinya Yahudi dan Kristen pada masa lalu tidak mempunyai agenda untuk memusuhi Kabah ini, dikarenakan di dalam pandangan kedua agama ini, Kabah adalah darah daging mereka di dalam iman kepada Yahweh, atau Tuhan Bapa.

Tuhan mempunyai kehendak yang mungkin tidak dapat dimengerti oleh umatNya. Dan mengenai Kabah ini, Tuhan telah memastikan bahwa bangsa Muslim SAMA SEKALI tidak salah jika mereka tetap memalingkan wajah mereka kepada Kabah sambil berkeyakinan bahwa Kabah adalah bangunan suci pertama yang dibangun oleh manusia (yaitu Adam as) untuk menyembahNya. Praktek ini telah lama ditinggalkan oleh bangsa Yahudi dan Kristen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s