Murtad Karena Ndablek

murtad-karena-ndablek

Sophislam:

Berikut ini saya mengajukan sebuah artikel perbandingan agama antara Islam dan Kristen, di mana dikisahkan adanya seorang Muslim yang berpindah agama ke Kristen, dan orang itu menuliskan argumentasinya, dan mengirimkannya sebagai komen ke email saya sebagai bagian dari usaha dia untuk meyakinkan saya bahwa Islam adalah salah.

Orang ini menggunakan username @king crusader, dan mengirimkan komen untuk artikel saya di blog ini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/alkitab-porno-dan-anak-anak/

Selamat Membaca.

___________________

king crusader.

Assalamu alaikum wr wb …..,

Sadar  mas, sadar!!!!!

Kamu ini sudah di bodohi….jika satu saat Kamu diberi kue oleh seseorng asing dari daerah yang jauh yang tampaknya baik dari luar, apa mas langsung mau menerima kue itu (bicara logika nih mas)? Kalau orang yang ingin selamat pasti dia masih akan berpkir “777″ kali untuk menerima kue itu.

_________________

Sophislam,

Hai crusader ….

Saya harap kamu introspeksi yaaa…

Bagus sekali kamu bikin paragraf seperti itu, yang intinya meminta saya supaya saya sadar tentang ‘kue’ yang diberikan orang asing dari jauh kepada saya.

Crusader yang lagi bingung ..

Tidakkah kamu sadar bahwa paragraf Kamu sendiri itu sebenarnya mengenai diri Kamu sendiri? Tidak kah Kamu sadar bahwa Kristen yang sekarang Kamu anut itu sebenarnya adalah ‘kue’ yang diberikan kepada Kamu dari orang asing yang datang dari jauh??

Alkitab itu ditulis oleh orang-orang (maksudnya banyak orang) yang TIDAK SATU PUN dari umat manusia yang mengetahui siapa namanya, REPUTASINYA, mentalitasnya, tujuannya dan pandangan spiritualnya ….. Lantas mengapa Kamu memilih agama yang berkitab kepada Alkitab tersebut?

Kalau Kamu adalah orang yang ingin selamat pastilah Kamu masih akan berfikir 7777777777 kali ketika menerima agama Alkitab tersebut. Faham kah Kamu?

_________________

Crusader,

Kamu keras kepala mempertahankan agama Kamu hanya karena Kamu lahir dari keluarga muslim. Coba Kamu berpikir dengan logika. Al-Quran melarang zinah tapi kok di surga malah itu merupakan hal  yang paling pokok? Bukankah itu najis bersetubuh dengan lebih 70 perawan di surga? Di mana letak kesucian surga? Nih saya punya sedikit penjelasan dan pencerahan bagi Kamu saudara2 muslim ku yang kukasihi.

5 Alasan Pokok Isi Quran PENYEBAB SAYA MENINGGALKAN ISLAM dan BERALIH MENJADI KRISTEN

LIMA ALASAN POKOK TENTANG ISI AL-QURAN YANG MENYEBABKAN SAYA MENINGGALKAN AGAMA ISLAM DAN BERALIH MENJADI PEMELUK AGAMA KRISTEN

Ada 5 (lima) inti pokok, dari ajaran Alquran tersebut yang saya tolak sebagai wahyu Allah, padahal kelima hal tersebut sebenarnya landasan vital / sokoguru dari ajaran agama Islam itu sendiri.

Ke 5 (lima) inti pokok tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Menolak perintah wajib sholat 5 kali sehari semalam dengan berdoa dalam bahasa Arab, berkiblat ke Kaabah + Batu Hitamnya yang ada di Mekah.\
  2. Menolak surat 72 Al Jin sebagai wahyu Allah karena bersifat kontradiksi.
  3. Menolak kewajiban melakukan “doa syalawat bagi Muhammad”
  4. Menolak hukum syariah Islam sebagaimana ditetapkan dalam Alquran karena kejam, tidak adil dan “out of dated” / ketinggalan zaman.
  5. Menganggap nash 68 Al Kalam 10 yang berbunyi “JANGANLAH KAMU IKUTI SETIAP ORANG YANG BANYAK BERSUMPAH LAGI HINA” sebagai nash yang tidak disadari oleh Muhammad sendiri, telah membuka kedok apa isi Alquran itu sebenarnya.

Dalil-dalil atau rincian-rincian lebih lanjut tentang ke lima pokok penolakan mereka atas Alquran sebagai satu KITAB YANG DIWAHYUHKAN OLEH ALLAH dan menganggapnya hanya sebagai KITAB INSANI belaka, hasil karya Muhammad + rekan-rekannya yang diaku-akui sebagai Wahyu Allah, rincian adalah seperti dijabarkan berikut ini.

PENOLAKAN PERTAMA :

PENOLAKAN ATAS PERINTAH WAJIB SOLAT 5 (LIMA) KALI SEHARI SEMALAM DALAM BAHASA ARAB DENGAN KIBLAT KE MEKAH.

Sebelum kami membahas PENOLAKAN tersebut di atas, dianggap perlu untuk memberikan informasi-informasi terlebih dahulu sebagai berikut:

Bahwa isi Alquran diimani oleh umat Islam sebagai 100% wahyu Allah yang didiktekan / di imlakan kepada nabi Muhammad secara langsung oleh Allah atau lewat malaikat Jibril dengan kalimat demi kalimat, kata demi kata sampai ke titik komanya, sehingga isi Alquran tersebut sama sekali bebas dari buah pikiran dan karangan manusia, termasuk Nabi Muhammad sendiri.

Bahwa ajaran Islam yang terpokok adalah “TAUHID” yaitu pengakuan: “TIADA TUHAN LAIN SELAIN DARI Allah / LAILA HAILALLAH dan HANYA KEPADA DIALAH MEREKA WAJIB SEMBAH SUJUD DAN MEMINTA PERTOLONGAN” (QS.1 Al Fatitah 5).

_________________

Sophislam,

Kamu salah tulis atau salah mengerti?

Mengapa Kamu berfikir bahwa nanti kelak para surgawan akan BERZINA dengan bidadari cantik di dalam Surga?

Kamu faham betul kan, apa yang namanya berzina dan yang bukan berzina?

Berzina adalah persetubuhan tanpa adanya nikah yang suci. Dan menikah adalah persetubuhan yang dilakukan setelah adanya nikah yang suci. Coba Kamu periksa Alquran. Alquran menjelaskan bahwa kelak para Surgawan AKAN DINIKAHKAN dengan para bidadari tersebut; dan di dalam hal ini Allah sendirilah Yang akan bertindak sebagai penghulunya.

[52:20] mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

Lantas dari mana Kamu bisa mendapatkan kata zina untuk apa yang dilakukan para Surgawan dan para bidadari di dalam Surga??

Dari point ini saja Kamu sudah salah, dan salah fatal! Dan kemudian Kamu masuk Kristen??

_________________

Crusader,

  • Pada waktu Muhammad dan pengikut-pengikutnya tiba di Medinah karena terpaksa Hijrah dari Mekah, di kota itu terdapat banyak bangsa Yahudi yang walaupun tidak berupa kelompok mayoritas namun punya pengaruh besar khususnya di bidang pemerintahan, ekonomi dan sosial budaya. Bangsa Yahudi ini dengan fanatik beragama dan setiap harinya melaksanakan ibadah sembahyangnya dengan kiblat ke YERUSALEM.
  • Karena posisi Muhammad dan pengikut-pengikutnya pada waktu itu masih lemah dan berstatus “menumpang” di negeri orang, maka arah kiblat shalat mereka ditetapkan oleh Muhammad juga ke arah YERUSALEM sebagai satu taktik penyesuaian, karena Muhammad mengklaim Agama Islam yang dibawanya itu adalah AGAMA kelanjutan dari Agama Yahudi dan Agama Kristen.
  • KIBLAT ke arah YERUSALEM ini berjalan bertahun-tahun lamanya sampai pada satu saat Muhammad + pengikut-pengikutnya merasa cukup kuat untuk mendominasi kota Medinah dengan mengusir bangsa Yahudi ke luar dari sana yang memang betul-betul dapat di laksanakan dengan kekuatan pedang (perang).

Serentak dengan terusirnya bangsa Yahudi ke luar dari Medinah, dengan alasan mendapat wahyu dari Allah, KIBLAT Sholat ke arah Yerusalem di batalkan oleh Muhammad dan digantinya dengan arah baru yaitu ke arah MEKAH karena di sana ada BAITHOLLAH / RUMAH ALLAH yaitu apa yang kita kenal dengan KAABAH + BATU HITAMNYA sekarang ini ( Qs 2 Al Baqarah 142-145 dan 149-150).

_________________

Sophislam,

Pernyataan kamu bahwa kiblat pertama Muslim ke Yerusalem di saat Muslim masih lemah, dan kemudian pindah ke Kabah pada saat Muslim sudah kuat sembari mengusir Yahudi dari Madinah, hanyalah sebatas pandangan subjektif. Tidak ada yang istimewa dengan pernyataan  tersebut. Muslim mengklaim bahwa kiblat pertama ke Yerusalem, kemudian pindah kiblat ke Kabah sebagai perintah Tuhan. Sementara kaum kapirit mengklaim bahwa pindahnya kiblat ke Kabah dari Yerusalem setelah Muslim menjadi kuat, hanyalah klaim juga.  Berarti tidak ada titik temu. Kalau sudah begini, sebaiknya tidak usah dibahas.

Sebenarnya ini massalah klaim iman. Iman itu subjektif. Jerit-jerit kaum Muslim berkata bahwa perpindahan kiblat dari Yerusalem ke Kabah adalah perintah Tuhan, toh tetap saja kaum anti-salam (anti Islam) akan mengatakan hal yang negatif tentang hal tersebut. Begitu juga sebaliknya. Jerit-jerit kaum antisalam berkata bahwa perpindahan kiblat dari Yerusalem ke Kabah sebagai tanda kelicikan Muhammad, toh tetap saja kaum Muslim akan mengatakan bahwa kaum anti-salam itu keliru karena jauh dari iman dan petunjuk Allah.

Kalau sudah begitu, apa mau dikata?

Yang harus kita bahas di sini, justru pada wacana mana yang benar, Islam atau Kristen?

Kristen, apakah agama yang benar?

Kristen adalah agama yang mengajarkan manusia bahwa bugil ria itu DIPERBOLEHKAN.

Kristen adalah agama yang membolehkan makan daging apa saja.

Kristen adalah agama yang membolehkan freesex dengan siapa saja.

Kristen adalah agama yang membolehkan makan riba.

Kristen adalah agama yang mengarahkan manusia untuk hidup dalam sekulerisme.

Kristen adalah agama yang membolehkan umatnya untuk kumpulkebo sesuka hati.

Kristen adalah agama yang tidak mengajarkan umatnya taharah alias bersih-bersih, kebersihan badan, baju, lingkungan, dst.

Dari pembahasan ini, maka apakah terbukti Kristen sebagai agama yang Illahiah? Apakah mungkin Illahi mengajarkan umatNya kelakuan dan perangai yang bertentangan dengan keagungan manusia itu sendiri? Kalau Tuhan yang Illahiah mengajarkan manusia untuk berbuat yang bertentangan dengan keagugan, maka APA BEDANYA ANTARA TUHAN ITU DENGAN SHAITHON????

Bisa kamu menjawabnya?

_________________

Crusader,

  1. Selain adanya perobahan KIBLAT ini, juga di tetapkan oleh Muhammad bahwa sholat dilakukan 5 kali sehari-semalam dengan total 17 X ruku dan sujud dan sholatnya harus dilakukan dalam BAHASA ARAB.

_________________

Sophislam,

Apakah ada yang salah dengan itu?

Mengapa bangsa Kristen beribadah seminggu sekali di Gereja?

Mengapa bangsa Kristen membuat tanda salib saat mereka hendak makan?

Mengapa bangsa hindu selalu pergi ke pura untuk beribadah pada hari-hari tertentu? Dan melakukan pedupaan setiap pagi dan sore di tempat-tempat yang mereka anggap keramat?

Mengapa kamu tidak pernah mempersalahkan bangsa Kristen yang selalu beribadah ke Gereja dengan rajinnya, nyanyi-nyanyi di sana? Dan ketika kamu mengetahui bahwa Muslim harus salat 5x sehari semalam, kamu serta-merta mempersalahkan hal itu??

Dan sekarang kamu mempermasalahkan penggunaan bahasa arab dalam sistem peribadatan kaum Muslim? Apa yang salah dengan hal itu? Selama kaum Muslim dapat memahami makna dari semua ucapan bahasa arab itu, lantas mengapa kamu menganggapnya sebagai sesuatu hal yang merugikan?

Apakah kamu telah melihat aspek kerugian yang diderita suatu bangsa karena bangsa itu beribadah dalam bahasa arab???? Coba sebutkan di sini, bangsa manakah yang telah menderita kerugian yang amat besar lantaran bangsa itu selalu beribadah dalam bahasa arab. Bisa kah???

Shalat yang dilakukan kaum Muslim 5x sehari semalam TERBUKTI telah SUKSES membuat bangsa Muslim sebagai satu-satunya bangsa di Dunia ini yang TIDAK BISA DISEKULERKAN. Atau kita balik: tidak ada bangsa Muslim yang hidup dalam sekuler atau terjerumus dalam sekulerisme, itu LANTARAN MEREKA SALAT 5X SEHARI SEMALAM. Untuk lebih lengkap mengenai hubungan antara muslim dengan shalat beserta efeknya, baca di,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/shalat-allah-minta-disembah-umatnya/

Kristen telah melakukan pengalihan bentuk pribadatan dari sistem yang biasa yang dilakukan bangsa Yahudi. Di banyak kesempatan kapirit-kapirit Kristen menyumpahi kaum muslim karena telah mengubah kiblat dari Masjid Aqsa di jerusalem ke kabah di mekah. Mereka kaum Kristen telah lupa bahwa kaum mereka pun telah mengubah begitu banyak sistem peribadatan keyahudian. Mengapa bisa curang begini??

Siapa yang menyuruh bangsa Kristen itu untuk mengubah sistem peribadatan Yahudi tersebut?

Jesus? Mengapa harus Jesus? Bukankah jesus melakukan hal itu supaya semua orang tunduk kepada kemauan jesus, bukan?? Lantas mengapa semua manusia mau saja dibodoh-bodohi oleh jesus??

Kalau kita semua menjadi orang Hindu dan ikut peribadatan agama Hindu, bukankah itu berarti kita BERHASIL dibodoh-bodohi supaya ikut membela kepentingn bangsa Hindi di India? Kalau kita ikut agama Yahudi, dan kita beribadah menurut agama Yahudi, bukankah itu berarti kita telah berhasil diperbodohi oleh kepentingan Yahudi yang rendah itu??

Siapa yang menyuruh Nabi-Nabi Yahudi untuk mentaati bentuk-bentuk peribadatan sedemikian rupa? Tuhan? Tuhan yang mana? Bukankah Nabi-Nabi nya Yahudi itu sedang akal-akalan saja supaya semua manusia mau diperbodohi oleh trik-trik bangsa Yahudi tersebut??

_________________

Crusse,

Juga ditetapkan bahwa setiap orang Islam yang mengaku dirinya “MUKMIN” diwajibkan melaksanakan IBADAH HAJI ke Mekkah dengan kewajiban mengelilingi KAABAH + BATU HITAM yang ada di dalamnya sebanyak 7 X putaran dan pada setiap selesainya satu putaran harus Ruku dan Sujud menyembah serta mencium BATU HITAM di Kaabah itu sembari mengucapkan doa “ALLAHUMA LABAIK BISMILLAHILAHU AKBAR” yang artinya: “KAMI MEMENUHI PANGGILANMU YA ALLAH !!!.

Note :

  1. Bilamana ketentuan 7X mengelilingi KAABAH dengan melaksanakan ritus ruku sujud menyembah serta mencium BATU HITAM disertai dengan kata-kata doa tersebut di atas, tidak dilaksanakan oleh para calon-calon Haji, maka berarti bahwa pelaksanaan rukun-nya tidaklah lengkap.
  2. Setiap umat Islam harus dan wajib melaksanakan sholat 5X sehari-semalam dengan total 17X Ruku dan Sujud dengan Kiblat ke arah Kaabah / baithollah di Mekkah itu dengan memakai bahasa Arab, karena bilamana mereka mengabaikannya maka tanpa ampun lagi mereka akan diganjar dengan hukuman API NERAKA, karena sholat 5X sehari-semalaman ini adalah Tiang-Utama atau SOKO GURU dari Agama Islam itu sendiri.

_________________

Sophislam,

Kristen telah melakukan pengalihan bentuk pribadatan dari sistem yang biasa yang dilakukan bangsa Yahudi. Di banyak kesempatan kapirit-kapirit Kristen menyumpahi Muhammad karena telah mengubah kiblat dari Masjid Aqsa di jerusalem ke kabah di mekah. Mereka kaum Kristen telah lupa bahwa kaum mereka pun telah mengubah begitu banyak sistem peribadatan keyahudian. Mengapa bisa curang begini??

Siapa yang menyuruh bangsa Kristen itu untuk mengubah sistem peribadatan Yahudi tersebut?

Jesus? Mengapa harus Jesus? Bukankah Jesus melakukan hal itu supaya semua orang tunduk kepada kemauan jesus, bukan?? Lantas mengapa semua manusia mau saja dibodoh-bodohi oleh jesus??

Kalau kita semua menjadi orang Hindu dan ikut peribadatan agama Hindu, bukankah itu berarti kita BERHASIL dibodoh-bodohi supaya ikut membela kepentingn bangsa Hindi di India? Kalau kita ikut agama Yahudi, dan kita beribadah menurut agama Yahudi, bukankah itu berarti kita telah berhasil diperbodohi oleh kepentingan Yahudi yang rendah itu??

Siapa yang menyuruh Nabi-Nabi Yahudi untuk bentuk-bentuk peribadatan sedemikia rupa? Tuhan? Tuhan yang mana? Bukankah Nabi-Nabi nya Yahudi itu sedang akal-akalan saja supaya semua manusia mau diperbodohi oleh trik-trik bangsa Yahudi tersebut??

_________________

Crusse,

Sekarang mari kami sampaikan kepada uraian dan dalil-dalil kenapa kami menolak ajaran ALQURAN tersebut di atas sebagai satu ajaran yang tidak di WAHYUKAN oleh ALLAH melainkan hanya sebagai buah pikiran, bikin-bikinan dan rekaan dari Muhammad + kawan-kawannya saja dengan maksud tertentu dengan diselubungi sebagai “WAHYU cq. PERINTAH ALLAH”.

_________________

Sophislam,

Saya sebagai Muslim JUGA BISA memBALIK kalimat tersebut:

…………….Sekarang mari kami sampaikan kepada uraian dan dalil-dalil kenapa kami menolak ajaran Kristen / Alkitab tersebut di atas sebagai satu ajaran yang tidak di WAHYUKAN oleh ALLAH melainkan hanya sebagai buah pikiran, bikin-bikinan dan rekaan orang-orang di sekitar Jesus + Paulus + Bapa-bapa Gereja awal saja dengan maksud tertentu dengan diselubungi sebagai “WAHYU cq PERINTAH ALLAH”……………….

Sekarang wahay kamu kapirit Kristen crusse, bagaimana tanggapan kamu mengenai tulisan saya ini?

Apakah kamu berfikir apa yang ada dalam Alkitab adalah SUDAH PASTI merupakan ajaran Allah surgawi? Mengapa kamu lupa bahwa Alkitab adalah hasil PEMELINTIRAN yang menyedihkan yang berlangsung selama berabad-abad?? Apa usaha kamu sekarang untuk membuktikan bahwa Alkitab adalah MURNI FIRMAN ALLAH sehingga apa pun yang diajarkan dalam Alkitab SUDAH PASTI BENAR??

_________________

Crusader,

  1. Mulut umat Islam minimal 5X sehari komat-kamit, bahkan adakalanya dengan suara yang keras-lantang dibantu dengan loundspeaker pula, mengumandangkan “BAHWA TIADA TUHAN SELAIN DARI ALLAH – LAILAHAILALLAH DAN KEPADANYA SAJALAH MEREKA WAJIB SUJUD MENYEMBAH” (kalau dalam Alkitab seturut Yesaya 45:5a dan 21b dan Matius 4:10), namun beberapa saat kemudian mereka Ruku, Sujud menyembah kepada Allah yang sudah berubah wujudnya menjadi BATU HITAM yang ada dalam bangunan tersebut dari batu-bata sebelumnya dengan kain hitam yang diberi predikat BAITULLAH / KABAH yang ada di Mekah itu.

_________________

Sophislam,

Mulut kapirit Kristen saban minggu dan saban malam komat kamit memuja Jesus yang narsis abis itu. Bahkan dalam Gereja komat kamit mereka amat lantang disuarakan. Mengapa tidak ada yang salah dengan itu? Dan tiba-tiba kamu katakan salah kalau Muslim komat-kamit memuja Allah Tuhan semesta alam.

Kabah adalah bangunan suci tempat menyembah Allah peninggalan Nabi Ibrahim.

>>Bersumber dari Ibnu Ishak, kita mendapatkan informasi dari tangan pertama bahwa Ka’bah adalah ‘milik agama yahudi’. Dengan kata lain, kabah itu 100%  adalah samawi.

Baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/kabah-dan-ke-yahudi-an/

>Kalau Ka’bah memang sesat, mengapa Jesus tidak pernah memperingatkan umat manusia mengenai bahayanya Ka’bah itu bagi keesaan Tuhan? Tidak ada satu pun ayat dalam Perjanjian Lama mau pun Perjanjian Baru yang menyinggung Ka’bah apalagi yang mengutuk Ka’bah supaya semua umat manusia menjauh dari bahaya yang amat mengerikan yang ada pada Ka’bah.

Baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/01/03/jika-kabah-racun-dunia/

>Banyak kaum kapirit yang tuduh bahwa Muslim sembah Ka’bah. Sudah terdapat ribuan artikel di internet yang menjelaskan bahwa Muslim tidak menyembah Ka’bah. Yang Muslim lakukan hanyalah bersujud ke arah Ka’bah sebagai persatuan arah. Dengan demikian, Ka’bah bukanlah berhala sembahan.

Baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/mari-sembah-kabah/

>Sejarah yang meliputi Ka’bah justru adalah sejarah yang melukiskan kekramatan Ka’bah itu sendiri. Raja-Raja yang hidup di sekitar kota Mekkah, di sekitar Ka’bah adalah Raja-Raja yang telah menyaksikan langsung bukti bahwa Ka’bah adalah rumah dan kuil Allah.

Baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/04/02/kabah-adalah-peninggalan-hindu/

>>Semua Nabi Alkitab adalah Nabi-Nabi yang setia kepada Ka’bah ini. Jadi bukan Muhammad dan kaum Muslim saja yang menghubungkan spiritualitas mereka kepada Ka’bah. Sejarah Nabi-Nabi Alkitab (Nabi Nabi Perjanjian Lama, seperti Ibrahim, Musa, Daud, Habakuk, Amos, Salomo, Johanes delele) pasti juga melibatkan Ka’bah yang agung ini. Namun toh kisah mereka bersama Ka’bah tidak terdapat dalam kitab Perjanjian Lama mau pun Perjanjian Baru. Allah telah memastikan bahwa semua kisah kehidupan para Nabi pra-Muhammad yang berhubungan dengan Ka’bah ini tidak akan dimaktubkan dalam Alkitab. Mengapa?

Jawabannya adalah, kalau dalam Alkitab terdapat kisah mengenai Nabi-Nabi Alkitab dengan Ka’bah, maka AKIBATnya pastilah Ka’bah akan menjadi rebutan antara kaum Yahudi, kaum Kristen dan kaum Muslim.

Tidak ada penyebutan atau referensi Ka’bah dalam Alkitab, bukan berarti Ka’bah itu adalah sesuatu yang sesat.

Baca di sini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/04/06/mengapa-informasi-kabah-di-blur-di-alkitab/

_________________

Crusse,

  1. Mulut umat Islam selalu kumat-kamit mengakui bahwa Allah itu pada satu titik yang bersamaan ada di-mana2 di setiap sudut dan penjuru dimensi dunia dan alam semesta ini, namun kenyataannya minimal 5 x dalam sehari-semalam. Allah hanya berada di Mekah dalam Kabaah dalam bentuk BATU HITAM itu saja.

_________________

Sophislam,

Bicara sama kamu sama saja bicara dengan anak kecil yang sok tahu. Seperti nya kamu lah yang harus banyak belajar tentang filosofis agama.

_________________

Crusse,

(3). ALQURAN cq ajaran Agama Islam – DALAM TEORINYA, tegas2 melarang umatnya menyembah PATUNG dan BERHALA karena hal itu berarti SYIRIK / MENDUAKAN ALLAH dan bertentangan diametral dengan inti syahadad “LAILAHAILALLAH ” namun dalam praktek kenyataannya dalam melaksanakan ibadah haji, berjuta2 umat Islam telah melakukan syirik dengan ruku, syujud menyembah Kaabah dan mencium BATU HITAM yang ada di dalamnya sambil mengucapkan doanya “ALLAHUMA, BISMILAHILAHU sebanyak 7 x ber-turut2.

(4). Hal atau kenyataan yang di kemukakan dictum 3 diatas, adalah sekaligus membantah alasan umat Islam yang menyatakan: “Memang adalah benar bahwa kami melaksanakan 5 x sholat sehari dengan 17 x ruku dan sujudnya dengan kiblat ke Kabaah / Baitullah di Mekah itu, namun itu hanya manifestasi dari “TITIK PERSATUAN ARAH SHOLAT UMAT ISLAM SEDUNIA” saja, dan pada waktu kami melaksanakan sholat tersebut sama sekali tidak terlintas dalam fikiran kami untuk sembah sujud kepada Kaabah + Batu hitam di dalamnya itu karena Kaabah + Batu kayu hitam tsb hanya benda atau materi yang tiada manfaat dan melarat belaka” (lihat buku tafsir Alquran karangan Mahmud Yunus), dan di samping itu umat percaya dan iman bahwa Allah itu di satu detik yang bersamaan ada di-mana2 seantero muka bumi dan jagat.

Di samping bantahan di dictum 3 di atas kalau seandainya belum diaggap cukup, ada lagi 2 dalil bantahan dari kami bahwa alasan umat Islam tersebut di atas adalah teori yang di-cari2 dan di-buat2 saja seumpamanya menegakkan “BENANG BASAH” sebagai berikut:

  • Berdasarkan TEORI, bila seekor ayam jantan yang seluruh bulunya hitam, kawin dengan seekor ayam betina yang juga seluruh bulunya hitam (tanpa ada perkawinan dengan ayam jantan lain) maka pastilah anak ayam hasil perkawinan itu juga berbulu hitam. Eeh, sesudah telur menetas ternyata anak ayam itu bukan berbulu hitam tetapi merah. Sekarang tentu timbul pertanyaan yang mana yang benar “TEORI-nya atau KENYATAANNYA? Jawabannya sudah pasti “KENYATAAN-NYA-LAH YANG BENAR”, karena kenyataannya bulu anak ayam itu merah, bukan hitam. Kalau hal ini dikaitkan dengan pernyataan atau alasan umat Islam tersebut di atas yang teorinya tidak Ruku, Sembah Sujud ke Kaabah / baitullah + Batu Hitam yang ada di dalamnya di Mekkah itu, melainkan hanya semata-mata satu manifestasi dari TITIK persatuan ARAH Sholat saja, jelaslah bahwa teori ini tidak benar atau TER-HUJAH, karena dalam PRAKTEK KENYATAANNYA yang dapat dilihat dengan mata kepala setiap orang pada setiap waktu dan setiap harinya bahwa umat Islam minimal 5 X dalam sehari semalam melakukan 17X ruku dan sembah Sujud kearah Kaabah / baitullah + Batu Hitam yang ada di Mekkah itu. Ini kenyataan dan bukan teori !!!

_________________

Sophislam,

Baca lagi artikel ini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/mari-sembah-kabah/

_________________

Crusse,

  • Pernyataan umat Islam bahwa mereka beriman dan percaya bahwa Allah pada satu detik yang bersamaan berada dimana-mana di seantero sudut dan dimensi dunia dan alam semesta ini, kami anggap hanya teori belaka saja, karena dalam PRAKTEK KENYATAANNYA yang dapat dilihat dengan mata kepada setiap orang setiap harinya ALLAH selama 5X jangka waktu sholat hanya berada di Mekkah saja, yaitu kalau tidak berubah bentuk menjadi Kaabah + Batu Hitamnya, sekurang-kurangnya dia berdiam di dalamnya, karena disujud-sembahi sebanyak 17X rakaat oleh umat Islam. Dan kalau kenyataan inipun di bantah juga, maka sekali sentuhan, seluruhnya dunia dan jagad raya ini menjadi kosong ditinggalkan oleh Allah, karena Allah hanya berada di Mekkah saja yaitu telah berubah wujud menjadi Batu Hitam yang ada di Kaabah / baitullah itu, berdasarkan kenyataan yang dapat dilihat jutaan orang secara langsung di tempat dan ratusan juta secara tidak langsung lewat siaran TV-Satelit di mana umat Islam sembah sujud dan mencium Batu Hitam itu dengan dibarengi doa “KAMI MEMENUHI PANGGILANMU YA ALLAH !!!”.

_________________

Sophislam,

Baca https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/mari-sembah-kabah/

Jawaban untuk kebingungan kamu ada di artikel itu. Terlepas dari kalau kamu keras kepala.

_________________

Crusse,

Dengan mengucapkan doa / kata-kata seperti ini masih adakah orang yang berfikiran waras dapat menyangkal bahwa ALLAH yang Maha Kuasa dan Esa itu tidak / berubah wujud menjadi Batu Hitam tersebut? Ini adalah kenyataan dan bukan teori!!

_________________

Sophislam,

Kenyataannya adalah, bahwa semua Nabi Alkitab adalah jiwa-jiwa yang tertambat kepada Kabah. Dan bagaimana kamu bisa mengajukan teori untuk menyangkal kenyataan bahwa semua Nabi Alkitab itu adalah jiwa-jiwa yang tertambat kepada Kabah?

Kalau kamu sekarang menghujat Kabah, dan menghujat ‘hobby’ kaum Muslim yang selalu berkiblat ke Mekkah, maka sebenarnya kamu telah meghujat Nabi-Nabi Tuhan dalam Perjanjian Lama. Apakah kamu mempunyai keberanian yang unggul untuk menghujat para Nabi suci jaman Alkitab???

Tugas kamu sekarang adalah, bisakah kamu membantah fakta bahwa Kabah adalah kuil sesembahan para Nabi Alkitab? Bisakah kamu membantah bahwa semua Nabi Alkitab sujud dan berziarah ke Kabah karena Tuhan Alkitab memang memerintahkan yang demikian??

_________________

Crusse,

(3). Bahwa Muhammad dengan Al qurannya mewajibkan umatnya melakukan doa dan sholat dalam bahasa Arab berdasarkan wahyu Allah yang diterimanya dari Allah, adalah satu hal yang diragukan. Apakah benar bahwa Allah itu hanya mengerti bahasa Arab saja? Bukankah Allah itu bersifat universal milik semua bangsa di dunia ini sehingga dengan sendirinya tidak terbatas pada satu bahasa saja? Kenapa berdoa-sholat harus mutlak menggunakan bahasa Arab dan kenapa Sholatnya harus berkiblat ke Mekkah saja, sepertinya Allah hanya ada di situ saja?

_________________

Sophislam,

Siapa yang bilang ke kamu bahwa Muslim harus berdoa dalam bahasa arab sehingga seolah Allah tidak dapat berbicara dalam bahasa lain di Dunia ini? Muslim mana pun bisa dan boleh berdoa dalam bahasa mana pun, dan Allah akan mengerti bahasa setiap Muslim tersebut. Tidak ada larangan untuk beribadah dan berdoa dalam bahasa bukan arab.

Di samping itu, salat dan mengaji memang harus dalam bahasa arab. Hal itu adalah sebagai persatuan. Persatuan itu penting. Persatuan berarti ukhuwah, persaudaraan.

Gereja vatican dalam peribadatannya juga menggunakan bahasa latin. Mengapa kamu tidak menghujat Gereja vatican yang berperilaku seperti itu? Apakah Tuhan Gereja tidak dapat mengerti bahasa lain selain bahasa latin?

Kalau kamu memang sudah ditakdirkan sesat oleh Allah (masya Allah!), maka subjektivise murahan lah yang tampak dari semua tulisan kamu.

_________________

Crusse,

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah hanya satu dan singkat yaitu “INI ADALAH POLITIK DOMINASI ARABISME” saja, karena harus di ingat bahwa Muhammad + rekan-rekannya yang menulis dan menerbitkan Alquran itu adalah orang-orang Arab sebagaimana kita ketahui bahwa Muhammad bukan saja menyatakan dirinya sebagai Nabi Rasul Allah, melainkan juga selama dasawarsa-dasawarsa bagaimana akhir hidupnya adalah Raja atau Amirul Mukminin seluruh Jazirah Arab (Saudi Arabiah sekarang ini).

_________________

Sophislam,

Demi ambisi dominasi arabisme?

Lantas bagaimana dengan ruh Alkitab? Bukankah kaum ahlul kitab yaitu Kristen dan Yahudi mengusung ambisi dominasi israel atas seluruh Dunia? Ahlul kitab berkeyakinan bahwa bangsa israel lah yang berhak menjadi bangsa pilihan Tuhan, dan oleh karena itu semua bangsa di Dunia ini harus tunduk kepada bangsa israel, karena bangsa israel adalah bangsa pilihan Tuhan, ada tersebut dalam kitab perjanjian lama. Bagaimana, kawan saya yang gendeng??

Apakah sekarang kamu ingin bilang, bahwa bangsa israel berhak untuk melancarkan ambisi dominasi israelisme nya atas seluruh Dunia, namun di lain pihak bangsa arab tidak berhak sama sekali untuk melancarkan ambisi dominasi sejenis??

Subjektif lagi yaaa??

Apa-apa yang ada di tangan kamu, kamu anggap emas. Dan apa-apa yang ada di tangan musuh kamu, kamu anggap bangkai!

Nah sekarang, siapa yang memegang bangkai di tangannya, nek???

Islam tidak pernah mengemban ambisi dominasi arab atas seluruh Dunia. Terdapat ayat dalam Alquran yang menyatakan bahwa mereka yang arab tidak lebih baik dari yang bukan arab, karena Allah telah menggariskan bahwa yang bertaqwalah yang lebih baik di mata Allah. Allah tidak pandang kulit – ras – harta – keturunan – pangkat delele dalam menentukan keunggulan seorang anak manusia. Hanya ketaqwaanlah yang membuat Allah memandang ke seseorang dengan keridhaan. Faham?

Berbeda dengan Alkitab jelek mu itu. Alkitab menegaskan bahwa hanya orang israel lah yang unggul dan lebih baik di mata Allah, walau pun orang israel itu bejad dan tengik. Sementara orang dari ras lain yang lebih saleh dan sederhana tidak mendapat perhatian sama sekali dari Allah, Tuhan orang itu. Itulah Alkitab yang keji.

_________________

Crusse,

(4). Apakah masuk akal bahwa Allah yang Esa itu, Yang Maha Kuasa, yang Roh, Yang tidak ada persamaannya, Yang Kekal dan tidak berubah itu bahkan umat Islam sendiri mengklassifikasikan Allah itu dengan 20 sifat dan 90 predikat kok disamakan begitu saja dengan BATU HITAM yang ada dalam Kaabah/Baitullah di Mekah.

_________________

Sophislam,

Lihat, ada anak esde bertoga Profesor!!!

_________________

Crusse,

Tegasnya ALQURAN itu bersifat dualistis, kontradiksius dan oxiomolitis (berisi pertentangan-pertentangan dalam dirinya sendiri), karena disatu pihak ALQURAN itu menjunjung, mengkultus, memuliakan ALLAH sebagai satu oknum yang tidak ada setara-Nya, namun dilain pihak segera sesudah itu AL QURAN menghina ALLAH dengan menyamakan-NYA dengan BATU HITAM yang ada di dalam Kaabah / Baitullah di Mekah itu, terbukti pada waktu sang calon Haji mencium BATU HITAM itu dia melafazkan kata-kata doa: “KAMI MEMENUHI PANGGAILANMU YA ALLAH!”, jadi BATU HITAM itulah ALLAH !!!

(5). Apa masuk di akal bahwa Allah yang adalah pencipta langit dan bumi itu beserta segala isinya baik yang kelihatan maupun yang tidak, mempunyai rumah atau bait di dunia ini adanya khusus di Mekah saja dan harus di Sujud sembahi 5X dalam sehari-semalam yaitu waktu Subuh, Lohor, Asyar, Magrib dan Isya karena pada waktu-waktu itulah ALLAH ada di rumah-Nya ?

NOTE :

Ajaran ALKITAB ialah bahwa ALLAH tidak punya RUMAH di dunia ini, karena langit adalah TAHTANYA dan bumi adalah TUMPUAN KAKINYA …(Kis. 7:48-50), yang berarti bahwa ALLAH dalam satu detik yang bersamaan ada d mana-mana, ada di setiap milimeter ruang di muka bumi dan di jagad raya ini, sehingga bilamana kita berdoa kepada Allah tidak perlu ada kiblat-kiblatan, kearah mana saja kita berdoa di situ ada ALLAH, selain itu kita tidak perlu gerak-gerik jasmani tertentu (ruku) dan tidak perlu doa dilafalkan dengan suara-suara yang berirama, melainkan berdoalah dengan roh dan kebenaran karena Allah itu Roh adanya (Yoh. 4:21-24).

_________________

Sophislam,

Ajaran Alkitab? Ajaran Alkitab yang mana?

Toh yang jelas semua Nabi Alkitab bertaut kepada Kabah ini.

_________________

Crusse,

PENOLAKAN ke-2:

MENOLAK SURAT 72 AL’JIN SEBAGAI ANEH DAN TIDAK MASUK AKAL SERTA KONTRADIKSI.

Dalam Alquran ada terdapat satu SURAT No. 72 yang dinamakan “AL-JIN” yang isinya al:

  1. Bahwa di dunia ini ada jin jin yang SALEH / MUKMIN dan ada jin-jin yang kafir (Mukadimah Surat Al-Jin dan 72 Aljin 11-14).

_________________

Sophislam,

Bunyi dari surah Jin yang diributkan oleh Crusader,

[72:11] Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.

[72:12] Dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (daripada)Nya dengan lari.

[72:13] Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al Qur’an), kami beriman kepadanya. Barangsiapa beriman kepada Tuhannya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.

[72:14] Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang ta’at dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang yang ta’at, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.

Mari kita bahas.

Apakah yang dimaksud ‘jin’ di surah jin itu adalah para jin an-sich??

Kamu lupa, termasuk bangsa jin itu adalah hewan, gunung, batu, angin, roh-roh yang kita tidak pernah tahu hakikatnya, delele. Malaikat dan Iblis dan Setan pun termasuk bangsa Jin.

Jin berasal dari bahasa arab yang secara literal berarti ‘tertutup’, artinya jin itu ‘tertutup’ dari pandangan mata manusia. Surga dikatakan Jannah, artinya ‘tanah yang TERTUTUP oleh dedaunan’, bayi dalam kandungan dinamakan Janin, karena bayi tersebut ‘TERTUTUP’ dari pandangan manusia oleh perut ibu.

Ayam, adalah objek yang juga menyembah dan berzikir, plus shalat kepada Allah. Namun cara ayam itu melakukannya, DITUTUP oleh Allah dari pengetahuan manusia.

Ayam itu sebagai hamba Allah, adalah saleh. Awan, gunung, angin, dan semua mahluk, adalah saleh terhadap perintah Allah. Namun toh kesalehan mereka terhadap Allah itu, Allah TUTUP dari pandangan manusia. Yang demikian itu supaya manusia bisa berfikir secara mandiri mengenai hakikat iman.

Dengan demikian, arti sempit dari kata JIN adalah jin itu sendiri. Sementara arti luas dari kata JIN adalah semua mahluk, kecuali manusia.

_________________

Crusse,

  1. Bahwa manusia boleh atau dapat meminta pertolongan dan perlindungan pada Jin-Jin yang Saleh / Mukmin tersebut (Qs 72 AL-JIN 6).

_________________

Sophislam,

[72:6] Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

Dari bagian mana dari ayat tersebut yang memberika kamu informasi bahwa kaum muslim / manusia boleh meminta pertolongn kepada bangsa jin?

Ayat tersebut hanya menginformasikan adanya fenomena sosial di mana banyak manusia (yang sesat) mendatangi jin untuk meminta pertolongan. Dan pada bagian akhir dari ayat tersebut Allah tegaskan bahwa perbuatan manusia yang mendatangi jin itu berakhir dengan penambahan dosa. Kamu faham dosa, kan??

Arti lurusnya adalah, manusia yang beriman DILARANG UNTUK MENDATANGI JIN UNTUK MEMINTA PERTOLONGAN karena itu adalah dosa yang keji. Faham?

Kemudian, Islam tidak pernah MEMPERKENALKAN ISTILAH JIN KAPIR DAN JIN ISLAM. Adalah sesat bagi muslim mana pun untuk mengatakan bahwa jin anu adalah jin Islam atau jin kapir. Semua jin adalah kapir. Itu jelas.

Adapun ayat pada surah Jin,

[72:11] Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda………….

……….., Tidak serta-merta menjadi perintah kepada kaum muslim untuk menyatakan bahwa ada segolongn jin yang saleh dan yang lain adalah jin kapir. Ayat tersebut hanya mengindikasikan bahwa semua mahluk di luar manusia adalah jin jua adanya. Mereka adalah gunung, awan, udara Malaikat delele.

Kalau pun memang ada jin yang saleh, maka kesalehan tersebut tidak ada hubungannya dengan umat manusia. Manusia mana pun (apalagi kaum muslim) DILARANG UNTUK MENDATANGI JIN untuk keperluan apa pun. Itu tegas, seperti yang sudah dijelaskan pada ayat 6 surah Jin.

Terlebih, kalau memang ada jin yang saleh, maka apakah itu salah, dan Alquran harus dipersalahkan? Ketahuilah, semua mahluk adalah mahluk kepunyaan Allah Swt jua adanya, dan semua mahluk itu HARUSLAH tunduk dan saleh terhadap Allah. Dan kita sebagai manusia harus ingat, bahwa di luar bangsa manusia, ada mahluk lain yang juga tunduk dan saleh kepada Allah. Dan kalau Alquran menyatakan keberadaan mereka lengkap dengan kesalehan mereka terhadap Allah, maka apakah itu berarti Alquran jadi salah dan sesat?

_________________

Crusader,

  1. Bahwa Jin-jin dapat memberi rezeki yang banyak kepada manusia (Qs.72 AL-JIN 16)

_________________

Sophislam,

[72:16] Dan bahwasanya: jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezki yang banyak).

Kamu memang sesat.

Dari bagian mana dari ayat tersebut yang menginformasikan kepada kamu bahwa Jin dapat memberi rezki yang banyak kepada manusia?

Di ayat tersebut, kata KAMI merujuk kepada Allah, bukan Jin. Jadinya, Allah lah Yang memberi rejeki yang banyak kepada bangsa Jin itu, kalau jin-jin tersebut menempuh jalan saleh.

_________________

Crusse,

  1. Pada waktu Muhammad sedang sholat, dia dikerumuni oleh banyak Jin-Jin (Qs. 72 Al-JIN 19).

_________________

Sophislam,

[72:19] Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya.

Apa yang salah dengan peristiwa di mana ketika Muhammad shalat, maka para jin mengerumuni Muhammad Saw? Apakah menurut kamu ada yang salah dari kasus tersebut?

_________________

Crusader,

Hal yang seperti inilah contoh dari apa yang telah kami jabarkan dalam PENOLAKAN ke-1, Diktum 6 – terdahulu, bahwa ALQURAN atau tegasnya ajaran agama Islam itu bersifat kontradiktif, dualistis dan axiomalistis (berisi pertentangan2 dalam dirinya sendiri), karena di satu pihak ALQURAN mengajarkan TAUHID / Meng-ESA-kan ALLAH (Lailahhailallah) dan hanya kepada DIA-lah umat Islam boleh sujud menyembah dan minta pertolongan (Qs 1 Al Fatihah 5), namun di lain pihak segera sesudah itu dalam ALQURAN yang sama di Surat 72 Al-JIN 6 dan 16, ALQURAN memerintahkan bahwa umat Islam boleh sujud menyembah JIN JIN untuk meminta pertolongan, perlindungan dan rezeki-rezeki (meskipun diselimuti dengan predikat Saleh / Mukmin).

Apakah hal ini tidak kontradiktif? Apa serendah inikah Wahyu Allah itu??

Apakah hal ini tidak berarti “Menyekutukan” ALLAH YANG MAHA ESA itu??

_________________

Sophislam,

Tidak ada yang kontradiktif dalam Islam. Kamu saja yang akal dan pemahamannya sangat rendah.  Sudah pun rendah pemahaman kamu, sok  tahu lagi!

_________________

Crusader,

Kita mengetahui bahwa alam roh atau alam gaib hanya ada dua kekuatan atau golongan saja, yang dipisahkan oleh satu jurang yang tak terseberangi (Luk 16:26) laksana satu “TEMBOK BERLIN” yang tak terjangkau tingginya, yaitu:

  1. ALLAH + ribuan malaikat-malaikat Suci yang setia kepada-Nya di bawah pimpinan Malaikat Akhbar : Mikhael, Jibril, Rufail dan lain-lain.
  2. Iblis + ribuan malaikat-malaikat jahat sebagai pengikut-pengikutnya yang telah ALLAH usir / lempar ke luar dari sorga karena memberontak terhadap-Nya, yang dipimpin oleh setan-setan dan JIN-JIN antara lain: Baal, Moloch, Legion, dll.

Karena adanya tembok atau jurang pemisah secara TOTAL antara golongan ALLAH dan golongan IBLIS tersebut di atas, apakah masuk di akal sehat dan logis bahwa di antara pengikut-pengikut IBLIS ada terdapat JIN-JIN yang Saleh dan Mukmin? Tidak mungkin dan tidak masuk di akal bukan?? Oleh karenanya maka Surat 72 Al-JIN ini tidak mungkin wahyu ALLAH, melainkan hanya buah pikiran Muhammad sendiri saja, karena dia melihat di sekelilingnya banyak sekali orang-orang Arab minta pertolongan, perlindungan dan rezeki-rezeki kepada JIN-JIN sebagaimana jelas terungkap di Surat 72 Al jin 6 dan catatan kaki No. 1524 dari nash tersebut (Alquran terjemahan Departemen Agama R.I. tahun 1978).

_________________

Sophislam,

Lukas 16:23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Lukas 16:24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Lukas 16:25 Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Lukas 16:26 Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.

Lukas 16:27 Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,

Lukas 16:28 sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dengan sungguh-sungguh, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.

Lukas 16:29 Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.

Lukas 16:30 Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.

16:31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati.”

Crusader, kamu memang memalukan!

Mana pada ayat Perjanjian Baru Lukas di atas yang menjelaskan bahwa terdapat jurang antara golongan Allah dengan golongan iblis? Ayat Lukas di atas justru hanya menceritakan jurang pemisah antara surga yang berisi penghiburan, dengan neraka yang berisi penderitaan.

Baca yang benar!

_________________

Crusader,

Selanjutnya dengan adanya Surat 72 Al jin 6 ini, sama saja artinya bahwa Muhammad memberi peluang atau “lampu hijau” kepada umatnya untuk berbuat SYIRIK, menyekutukan ALLAH yang mereka agung-agungkan MAHA-ESA dengan JIN-JIN / IBLIS dan dalam PRAKTEK KENYATAANNYA sehari-hari memanglah demikian adanya, karena bukan rahasia umum lagi dan adalah logis dan pantas berjuta-juta umat Islam memanfaatkan idzin Muhammad + ALQURAN nya itu dengan sujud menyembah serta bersekutu dengan JIN-JIN tersebut untuk mendapat: Kekebalan tahan tembak, tahan bacok, mendapat ilmu santet dan ilmu pelet, mendapat kekuatan sexual-exstra strong, memperoleh kekayaan-kekayaan, kenaikan pangkat dan lain sebagainya.

_________________

Sophislam,

Karena pemahaman kamu yang rendah mengenai Islamlah, yang mengakibatkan kamu jadi murtad! Pertanyaannya adalah, mengapa sampai terjadi kamu menjadi Muslim yang rendah pengetahuannya? Apakah karena menjadi orang yang rendah pengetahuannya, maka lantas itu berarti Islam jadi salah dan kekapiran (kristen) jadi benar?

Apakah kamu tidak pernah sekolah untuk menuntut ilmu Islam dari lembaga-lembaga pendidikan Islam? Itu salah kamu! Kalau kamu menjadi Muslim, seharusnya kamu menuntut ilmu keislaman, bukan apatis! Kamunya yang tidak pernah menuntut ilmu keislaman, lantas mengapa Islamnya yang harus dipersalahkan hanya karena kamu memiliki pengetahuan yang rendah mengenai Islam?

Coba kamu pahami audiensi saya dengan seorang kapirit di salah satu thread saya mengenai umat Muslim dengan perdukunan:

>>>>

Asal kamu tahu bahwa Islam melarang praktek perdukunan. Mereka yang pergi ke dukun dan percaya dengan semua apa yg dikatakan si dukun, maka orang Muslim itu telah kafir dari apa yg dibawa Muhammad Saw.

Kamu harus melihat kepada ajaran / bawaan Muhammad Saw, yaitu Alquran dan Alhadis. Kamu salah besar kalau kamu melihatnya ke dukun-dukun atau kyai-kyai itu…

Bukan kyai-kyai dukun itu yang menentukan suatu agama.

Ingat, dukun atau kyai-kyai itu adalah manusia biasa, seperti  kamu dan saya. Apakah  dengan menjadi kyai / dukun maka mereka otomatis menjadi orang benar??

Kamu belum mendengar berita, bahwa di Kuwait atau negara Timur tengah lainnya, berlaku hukuman mati kepada seseorang, KALAU HAKIM BERHASIL MEMBUKTIKAN bahwa orang tersebut telah menggunakan nama ALLAH – QURAN DAN MUHAMMAD dalam praktek perdukunannya.

Intinya, orang itu kalau mau praktek perdukunan, SILAHKAN SAJA. Namun jangan pernah menggunakan nama ALLAH ALQURAN DAN MUHAMMAD SAW.

Supaya lebih jelas, kamu baca di sini,

@ https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/islam-dan-perdukunan/

@ https://sophislam.wordpress.com/2017/04/02/empat-penjelasan-islam-tentang-jin/

>>>

Wahai crusader, banyak yang kamu bisa dapat renungkan dari dialog saya di atas itu. Kalau kamu memang cerdas, pasti kamu sudah mengetahui akan keagungan Islam.

_________________

Crusader,

Apakah arti dan makna kumandang 5X sehari “LAILAHAILALLAH” dari umat Islam itu dan apakah dengan Surat 72 Al Jin dalam ALQURAN masih ada seorang Muslim yang jujur pada diri dan suara hati nuraninya untuk masih percaya bahwa ALQURAN itu berisi 100% Wahyu ALLAH??

Ajaran ALKITAB milik umat Kristen itu, tentang hal dan masalah yang sama, dengan tegas dan tuntas menyatakan: TIADA TUHAN LAIN SELAIN DARI ALLAH YANG ESA ITU-LAILAHAILAHLLAH” (Yes 45:5a, 21b; Kel 20:2-3, Ul 4:35; Ul 6:4; Yoh 17:3; I Tim 1:17 dan banyak lagi nash-nash yang meng-ESA-kan ALLAH), dan tegas serta tuntas pula MELARANG MENYEMBAH PATUNG, BERHALA, SETAN-SETAN, dan JIN-JIN dalam bentuk, kwalitas atau predikat apapun (Kel 20:4-5; Kel 34:17; Im 26:1; Ul 4:15-19; Yes 44:9-20 dan banyak lagi nash-nash lain yang serupa dengan itu), dan khusus mengenai JIN-JIN yang oleh ALQURAN boleh disujud-sembahi dan minta pertolongan serta perlindungannya.

ALKITAB (Yaitu, Bible) milik umat Kristen itu tegas-tegas melarangnya dalam Im 17:7 demikian: “Janganlah mereka (Umat Israel) mempersembahkan lagi korban mereka kepada JIN-JIN, sebab JIN-JIN itu adalah zinah dan inilah ketetapan yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun”. Tegas dan tuntas bukan!

ALKITAB menyatakan dengan tegas dan tuntas pula bahwa hanya kepada ALLAH yang ESA itu sajalah kita sujud-sembah dan berbakti (Matius 4:10), dan hanya kepada Dialah satu-satunya Oknum atau Alamat tempat kita minta pertolongan, perlindungan, rezeki dan apa saja yang kita butuhkan dalam hidup ini (Mzm 121:8; Mat 7; Mat 11:28, Luk 12:22-23).

Dan terhadap IBLIS + JIN-JIN pengikutnya, ALKITAB dengan sangat tegas pula menyatakan bahwa mereka itu adalah: Pendusta / Bapa segala Pendusta (Yoh 8:44), mempunyai malaikat-malaikat jahat (Matius 25:41), sehingga kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga karena iblis juga adalah PENIPU (II Korintus 2:11) bahkan sedemikian hebat tipunya sehingga iblis bisa merayu seolah-olah dia adalah Malaikat terang yang suci (II Korintus 11:14), jadi bertentangan secara diametral dengan ajaran ALQURAN yang membenarkan kita bersekutu dengan JIN-JIN dan meminta rezeki, pertolongan serta perlindungan dari padanya.

Oleh karena itu, siapapun yang masih berpikiran sehat dan secara jujur mengikuti suara hati nuraninya – seperti halnya kami selagi masih Islam tempo hari – tidak mungkin dapat mengakui lagi bahwa ALQURAN dengan Surat 72 AL-JIN nya itu, sebagai Wahyu ALLAH.

_________________

Sophislam,

Mulai sekarang kamu jangan salah lagi.

Islam tidak membenarkan umat Muslim untuk pergi ke dukun dan berhubungan dengan jin.

Dan Islam telah memerintahkan bahwa semua mahluk hanya bersujud kepada Allah, tidak ada yang lain di sisiNya, termasuk Jesus dan roh kudus, apalagi Bunda Maria. Faham?

Tulisan / coletah kamu di atas hanya refleksi dari kurangnya pengetahuan kamu mengenai Islam. Salah sendiri! Kamu yang rendah pengetahuannya mengenai Islam, lantas mengapa Islamnya sekarang yang dipersalahkan????

_________________

Crusader,

PENOLAKAN KE-3

PENOLAKAN ATAS PERINTAH MELAKSANAKAN DOA “SHALAWAT NABI” PADA SETIAP KALI SELESAI MELAKSANAKAN SHOLAT

Dalam ALQURAN ada terdapat Surat No.33 yang dinamakan AL-AHZAB yang antara lain dalam ayat 56 menyatakan demikian: “Sesungguhnya ALLAH dan Malaikat-malaikat-Nya BERSHALAWAT untuk Nabi (Muhammad). Hai orang yang beriman (umat Islam), ber-Shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkan salam penghormatan kepadanya”.

NOTE :

(1). Dalam catatan “kaki / footnote” No. 1230 dan 1231 atas nash 33-AL AHZAB-56 ini ditafsir ALQURAN Departemen Agama R.I tahun 1978 dikatakan sbb :

(a). Bershalawat artinya,

(i). Kalau dari ALLAH artinya adalah: Memberi Rahmat

(ii). Kalau dari Malaikat2 artinya adalah: Meminta Ampunan (Dosa??).

(iii). Kalau dari umat Islam / Mukmin artinya adalah: Berdoa supaya kepada Nabi Muhammad diberi Rahmat (dan kemuliaan) seperti misalnya “ALLAHU-MA SHALLIALA MUHAMMAD”

(b). Dengan mengucapkan perkataan seperti “ASSALAMU ALAIKA AYYUHAN NABI” artinya ialah “Semoga keselamatan tercurah kepadamu Hai Nabi (Mohammad).

(2). Konsekuensi atau tindak lanjut dari perintah : “SHALAWAT NABI” ini, maka ALQURAN mewajibkan semua umat Islam menutup Sholatnya yang 5X sehari-semalam itu dengan mengucapkan / melafazkan Doa “SHALAWAT NABI” ini yang isinya bermacam-macam, namun intisarinya adalah mendoakan agar ALLAH melimpahkan kepada Nabi Muhammad Kemuliaan, Kebesaran dan Keselamatan, yang untuk sekedar contoh kami ambil tentang apa yang tiap-tiap hari ditayangkan di TV Malaysia yang berstatus NEGARA ISLAM itu, bunyi doa SHALAWAT NABI” ini adalah demikian : “Ya-ALLAH, karuniakanlah kepada junjungan kami Nabi Muhammad keselamatan, kemuliaan dan tempat serta derajat yang tinggi yang telah ENGKAU janjikan”.

Kalau seandainya nash 33-AL AHZAB-56 ini benar-benar Wahyu ALLAH, segera nampak beberapa kejanggalan-kejanggalan yang fatal bagi umat Islam sendiri yang mau mempelajari ALQURAN-nya memakai akal budi dan rasio yang sehat dan mau berlaku jujur untuk mendengarkan bisikan hati nuraninya sendiri (seperti halnya dengan kami selagi masih Islam tempo hari) sebagai berikut :

(1). Seorang Nabi yang benar-benar diutus ALLAH seperti misalnya Nabi Musa (Bapak TAURAT) dan ISA AL-MASIH (Bapak INJIL), jika mereka mati, sudah pasti beroleh Rahmat dan Keselamatan masuk Sorga, kembali kepada ALLAH yang mengutusnya dan tidak perlu di doakan keselamatan mereka.

Oleh karena itulah seantero isi ALKITAB tidak ada secuilpun terdapat nash dimana Nabi Musa meminta kepada umatnya untuk melakukan doa SHALAWAT bagi dirinya, lebih-lebih lagi Isa. Jangankan meminta umatnya ber-Doa SHALAWAT bagi Dia, malahan Dia-lah yang mendoakan keselamatan umat-Nya (Yoh 17:1-26), bahkan Isa sendirilah yang memberikan keselamatan itu (Yoh 14:1-3). Dari fakta ini saja, sudah jelas bahwa nash 33-AL AHZAB-56 tersebut mustahil WAHYU ALLAH adanya dan lebih fatal lagi ialah bahwa nash “SHALAWAT NABI” ini secara tidak disadari oleh Muhammad, secara langsung atau tidak langsung mengungkapkan suatu dalil yang meragukan ke-Nabian dan ke- Rasulan Muhammad itu sendiri sebagai Nabi atau Rasul yang benar-benar disuruh / diutus oleh ALLAH.

(2). Dengan adanya perintah melaksanakan Doa-SHALAWAT NABI ini, timbul kesan atau kesimpulan sbb:

  1. Bahwa Muhammad sendiri ragu atau tidak yakin bahwa kalau dia mati akan beroleh Rahmat Keselamatan Sorgawi (hal ini ternyata memang demikian, lihat nash 46-AL AHQAAF-9, sehingga perlu melalui nash-33 AL AHZAB-56 dengan mengatas-namakan ALLAH dan Malaikat2-Nya, dia memerintahkan kepada umatnya untuk mendoakan keselamatan dirinya dalam bentuk apa yang disebut Doa-SHALAWAT NABI itu.
  2. Bahwa Muhammad dengan sendirinya tidak mampu dan tidak kuasa menjamin keselamatan umatnya, bahkan keselamatan anak tunggalnya FATIMAH sendiripun dia tidak bisa jamin dihadapan ALLAH (Hadits Shahih BUCHORI). Dengan demikian, berarti bahwa Muhammad sama sekali tidak perduli apakah umatnya, pengikut yang setiap hari minimal 5X mendoakan keselamatannya, beroleh keselamatan sorgawi atau tidak. Yang pokok / utama baginya ialah: DIA SELAMAT (dengan adanya Doa SHALAWAT itu) sedangkan apakah ratusan juta umat pengikutnya beroleh selamat atau tidak itu soal ke dua dan terserah saja kepada ALLAH nantinya (Insya-Allah).
  3. Dengan tidak tahunya Muhammad sendiri apakah dia nanti setelah mati beroleh selamat atau tidak (nash 46-AL AHQAAF-9) dan ditambah pula bahwa dia tidak mampu menyelamatkan anak satu-satunya FATIMAH di hadapan ALLAH (Hadits Shahih BUCHORI), bagaimana nasib ratusan juta umat yang hanya merupakan pengikut-pengikutnya saja, maka dengan sendirinya akan timbul pertanyaan di hati setiap Muslim yang mau berpikir dengan tenang dan jujur serta yang mau mendengarkan suara hati nuraninya yang paling dalam (seperti halnya kami dulu selagi masih Islam) sbb : Pantesan seluruh umat Islam di dalam masalah “KESELAMATAN SORGAWI” ini hanya berani mengucapkan kata-kata : INSYAALLAH / MUDAH-MUDAHAN” Kamu diselamatkan oleh ALLAH dan diberi-Nya tempat yang layak di sisi-Nya di Sorga nanti”, dan kesan yang pasti muncul sebagai kelanjutannya ialah : “Buat apa kami tetap mau ikut Agama Islam yang jelas-jelas tidak dapat menjamin keselamatan Sorgawi kami, bahkan Muhammad sampai-sampai meminta kepada umatnya untuk ber-Doa SHALAWAT bagi dirinya, apa lagi kami yang hanya pengikut-pengikutnya saja”.

Nash ALQURAN 33 AL AHZAB-56 yang kami jabarkan di atas tadi inilah salah satu contoh konkrit dari puluhan bahkan ratusan nash-nash yang terdapat dalam ALQURAN yang kami kategorikan : Bahwa isi ALQURAN itu sifatnya dualistis, kontradiktif, axiomalistis yaitu mengandung pertentangan-pertentangan dalam dirinya sendiri, karena misalnya di dalam masalah Doa SHALAWAT NABI ini disatu pihak ALQURAN dengan segala daya dibarengi dengan segala jenis sumpah menyakinkan umat Islam bahwa Muhammad itu Nabi dan Rasul yang benar-benar diutus / disuruh Allah (bukan Nabi / Rasul aku-akuan), namun di pihak lain dalam waktu yang hampir bersamaan – misalnya nash 33-AL AHZAB-56 ini keluarlah Wahyu ALLAH yang memerintahkan agar umat Islam minimal 5X sehari pada waktu selesai sholat memanjatkan Doa SHALAWAT yang memohon kepada ALLAH agar TUHAN memberikan keselamatan, kemuliaan dan kebesaran kepada Nabi Muhammad.

Apakah hal ini tidak kontrakdiktif dan aneh? Kalau Muhammad benar-benar seorang Nabi atau Rasul yang ALLAH sendiri utus, maka dengan sendirinya pada waktu Muhammad mati, dia pasti masuk keselamatan Sorgawi – dipanggil kembali ke sisi ALLAH yang menyuruh / mengutusnya dan tidak perlu pakai Doa SHALAWAT NABI segala, seperti halnya NABI MUSA dan SAYIDINA ISA / NABI ISA yang tidak pernah meminta umat / pengikutnya untuk mendoakan keselamatan dirinya.

NOTE :

Pada penjabaran-penjabaran kami berikutnya nanti kami akan merinci lebih dalam lagi tentang sifat Dualistis, Kontradiksi dan Axiomalistis dari isi ALQURAN ini, yang membuat kami akhirnya memutuskan bahwa kami tidak percaya lagi bahwa isi ALQURAN itu adalah Wahyu ALLAH.

_________________

Sophislam,

Terbukti lagi, bahwa kamulah yang kekurangan informasi. Kamu nya yang mempunyai Pengetahuan yang rendah mengenai Islam, lantas mengapa Islamnya yang kamu persalahkan? Tidakkah itu hebat untuk orang dungu seperti kamu ini?

Tentang shalawat Nabi, sudah saya jabarkan dan jelaskan melalui beberapa artikel saya di blog Sophislam ini. Kesepuluh artikel yang saya rekomendasikan ini kepada kamu harus kamu baca dengan seksama, KALAU KAMU MEMANG INGIN MEMBUKTIKAN BAHWA ISLAM ADALAH SALAH DAN SESAT. Kamu baca dengan baik, dan kalau ternyata masih terdapat hal-hal yang membingungkan, silahkan sampaikan kepada saya. Insya Allah akan saya bantu untuk menjelaskannya.

1. https://sophislam.wordpress.com/2017/06/04/shalawat-muhammad-neraka/
2. https://sophislam.wordpress.com/2017/04/05/jaminan-surga-untuk-muhammad/
3. https://sophislam.wordpress.com/2017/04/02/mari-bersalawat-secara-bible/
4. https://sophislam.wordpress.com/2017/06/04/allah-tidak-pasti-menjamin-surga-untuk-muhammad/
5. https://sophislam.wordpress.com/2016/12/30/muhammad-banyak-istighfar-banyak-dosa/
6. https://sophislam.wordpress.com/2017/06/04/misteri-shalawat-nabi/
7. https://sophislam.wordpress.com/2017/06/19/memperkarakan-shalawat-kepada-nabi/
8. https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/shalawat-nabi-dan-menziarahi-makam/\
9. https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/muhammad-tidak-tahu-masuk-surga-atau-neraka/
10. https://sophislam.wordpress.com/2017/09/23/mengapa-muhammad-ragu-ke-surga/

_________________

Crusader,

Lain halnya dengan Isa Al-Masih Nabinya umat Kristen, Dia tidak pernah memerintahkan umatnya memanjatkan Doa SHALAWAT memohon Keselamatan, Kebesaran dan Kemuliaan bagi diri-Nya, malahan Dia-lah yang mendoakan keselamatan bagi umat-Nya (Yoh 17:1-26), bahkan Dia sendirilah yang memberikan keselamatan Sorgawai itu (Yohanes 14:1-3).

_________________

Sophislam,

Baca lagi artikel ini,

https://sophislam.wordpress.com/2017/04/02/mari-bersalawat-secara-bible/

Jesus, seperti Muhammad Saw, juga minta shalawat dari umat manusia.

Yohanes: 14

14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

14:23 Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.

14:24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.

Yohanes: 14

14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

>> Apa yang menjadi maksud dari kata MENGASIHI dari ayat Yohanes di atas yang diucapkan Jesus? Tidak lain adalah salawat. Kalau bukan salawat, so artinya apa??

Jesus yang mendoakan keselamatan bagi umatnya, adalah tugasnya sebagai Nabi. Dan Muhammad Saw pun juga telah mendoakan umatnya. Terdapat begitu banyak doa yang telah dilantunkan Nabi Muhammad untuk umatnya, dan itu semua terekam dalam banyak Alhadis.

Faktanya, selain umat Islam bershalawat untuk baginda Rasulullah, semasa hidupnya Rasulullah juga banyak berdoa untuk umatnya. Misalnya, doa panjang beliau dalam sebuah hadits untuk memohon tiga kebaikan bagi umatnya, antara lain:

1)     Berdoa memohon kepada Allah supaya Dia tidak membinasakan umatnya dengan musim paceklik yang berkepanjangan.

2)     Berdoa memohon kepada Allah supaya umatnya jangan dibinasakan dengan bencana tenggelam –seperti banjir bandang yang melanda umat Nabi Nuh.

3)     Berdoa memohon kepada Allah supaya umatnya tidak dibinasakan karena perselisihan sesama Muslim.

Doa tersebut dikabulkan, kecuali doa yang ketiga.

Selain berdoa semasa hidupnya, kelak di Akhirat, Rasulullah juga akan memberi syafaat kepada umatnya, sebagaimana dinyatakan dalam sebuah hadits:

“Aku adalah pemimpin semua anak Adam dan kau adalah orang pertama yang kuburannya terbuka. Dan aku adalah orang pertama yang memberi dan diberi syafa’at” (HR Muslim).

Rasulullah memprioritaskan doa mustajabnya yang pamungkas untuk syafaat di Hari Akhir. “Semua Nabi mempunyai doa yang mustajab dan semua nabi mempercepat doanya. Sedangkan aku menyimpan doa mustajabku sebagai syafaat untuk umatku di hari Akhirat” (HR Bukhari & Muslim).

Mengenai keselamatan Rasulullah di hari Akhir tak perlu disangsikan lagi, karena berdasarkan hadits shahih riwayat Muslim, beliau adalah orang pertama yang masuk ke dalam surga bersama umatnya.

_________________

Crusader,

Dan kalau Muhammad ragu-ragu dan bimbang bahkan tidak mengetahui apakah dia sendiri nanti akan ALLAH selamatkan atau tidak, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan masalah “KESELAMATAN SORGAWAI” diembel-embeli dengan kata-kata “INSYA-ALLAH” atau MUDAH-MUDAHAN”, sebaliknya Isa yang dalam ALQURAN disebut Nabi Isa Almasih itu, dengan tegas dan tuntas mengatakan :

AKU-lah Jalan dan Kebenaran dan Hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah) kalau tidak melalui Aku (Yohanes 14:6).

Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia (Allah) yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal/keselamatan Sorgawai (Yoh 5:24).

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau (yaitu penjahat yang disalibkan disebelah kanan Isa) akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus/Sorga (Lukas 23:43).

Janganlah kamu heran akan hal ini (sabda Isa kepada murid-murid pengikut-Nya), sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang ada di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal (Keselamatan Sorgawai) tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum” (Yohanes 5:28).

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa) supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Dan berpuluh-puluh nash lagi bisa kami sitir yang serupa dengan ini, bahwa Isa itulah satu-satunya Nabi yang Allah utus membawa Syariat Injil yang bisa menjamin keselamatan Sorgawi bagi siapa saja yang percaya dan beriman kepada-Nya. Kita boleh pilih antara dua, ikut Isa + Alkitab yang menjamin keselamatan Sorgawai kita atau Muhammad + Alquran yang disamping tidak menjamin keselamatan sorgawi kita, malahan dia sendiri belum tentu selamat (nash 46-AL AHQAAF-9) sehingga lewat Alquran-nya 33-AL AHZAB-56 perlu mengeluarkan perintah kepada kita untuk memanjatkan Doa-SHALAWAT NABI untuknya. Jangan salah pilih, karena kalau kita salah pilih akan berakibat penyesalan yang tidak terkoreksi lagi untuk selama-lamanya.

_________________

Sophislam,

Muhammad Saw tidak pernah ragu akan kebenaran dan jalan keselamatan dari Allah. Hal lain yang harus kamu perhatikan adalah bahwa Muhammad Saw dan Nabi lainnya adalah jiwa-jiwa yang berjiwa tawadhu’. Dan kamu harus faham benar tentang tawadhu itu. Muhammad dan Nabi lainnya berjiwa tawadhu, bukan berarti Muhammad dan Nabi lainnya tidak tahu apakah akan masuk Surga.

Penyebutan Insya Allah, tidak ada hubungannya dengan nasib Muhammad akan masuk Surga atau Neraka. Insya Allah adalah salah satu dari kalimah tayibah yang diajarkan dalam Islam. Ungkapan insya Allah mengisyaratkan akan kerendahan manusia.

>>AKU-lah Jalan dan Kebenaran dan Hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah) kalau tidak melalui Aku (Yohanes 14:6).

>> mana pada ayat injil yg kamu sitir itu yang menunjukkan bahwa Jesus adalah Tuhan? Mana pada bagian ayat itu yang membuktikan bahwa Jesus adalah anak Tuhan? Ayat itu HANYALAH AYAT SAHADAT biasa. Dan Muhammad Saw pun juga datang dengan membawa sahadat. Tentu saja sahadat Muhammad dan sahadat Nabi isa berbeda, karena masing-masing berbeda budaya. Kamu terlalu lancang kalau sampai berfikir bahwa ayat itu adalah TANDA bahwa Jesus adalah anak Tuhan.

>> Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia (Allah) yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal/keselamatan Sorgawai (Yoh 5:24).

>> mengapa ayat sederhana seperti itu kamu jadikan dasar akan trinitas? Ayat itu adalah ayat benar, berasal dari Allah, kepada Nabi Isa. Dan ayat itu tidak sedikit pun bertentangan dengan Islam. Makna yang sama dari ayat itu juga telah dinyatakan oleh Muhammad Saw dalam Alquran dan Alhadis.

Artinya, kalau Nabi Isa beroleh keselamatan karena ayat tersebut, maka Muhammad Saw pun juga beroleh keselamatan dari ayat tersebut. Bunyi dan redaksinya saja yang berbeda.

>> Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Isa) supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

>> tidak ada satu bagian pun dari ayat tersebut yang mengindikasikan trinitas. Pada ayat tersebut terdapat kata ANAKNYA YANG TUNGGAL, tidak serta merta membuat semua orang harus  berfikir bahwa Alkitab membawa trinitas. Ingat, semua manusia saleh di jaman Alkitab akan diperkatakan sebagai anak Tuhan. Para saleh, para Nabi, para Rasul, para Malaikat delele akan diperkatakan sebagai anak Tuhan.

Intinya, kamu sesat kalau kamu berpegangan pada teori bahwa Alkitab mengusung trinitas. Kamu sesat kalau kamu berpegangan bahwa semua apa yang ada dalam kehidupan Nabi Isa selalu dikaitkan kepada trinitas.

Nabi isa dan semua keterutusannya tidak ada hubungannya apa pun dengan trinitas. Dan kalau sudah jelas bahwa Nabi Isa tidak mempunyai hubungan apa pun dengan trinitas, maka jelaslah bahwa Nabi Muhammad dan Nabi Isa SAMI MAWON (dan Nabi-Nabi lainnya dalam sejarah).  Kalau Muhammad Saw menganjurkan salawat untuknya, maka Nabi Isa pun mengajarkan hal yang demikian.

_________________

Crusader,

KE-4

MENOLAK HUKUM SYARIAT ISLAM SEBAGAI TIDAK ADIL, KEJAM DAN KETINGGALAN ZAMAN / OUTDATED.

Berdasarkan penelitian kami, dalam ALQURAN yang terdiri dari 30-JUZ, 114 Surat dan 6666 ayat itu yang berkaitan dengan ke-Imanan, Hukum dan Syariat Agama Islam, secara umum dapat ditarik 3 (tiga) inti dari pokok yaitu :

(1). Kewajiban penyebaran Agama Islam oleh pemeluk2nya adalah dengan tujuan mendirikan NEGARA ISLAM sejagad, dimana Hukum Syariat Islam sajalah yang diberlakukan di negara tersebut. Hal ini dapat kami simpulkan dari nash 5-ALMAIDAH-52 yang berbunyi: “Hai orang-orang beriman (umat Islam) janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi Wali (pemimpin)-mu ….” Dan “Mengapa kau angkat orang-orang kafir menjadi pemimpin-pemimpinmu” (Hadist Nabi Muhammad).

Hal ini berarti bahwa bilamana umat Islam mendiami sesuatu Negara yang belum berbentuk NEGARA TEOKRASI ISLAM, misalnya satu Negara yang rajanya atau Presidennya + anggota2 pemerintahannya beragama non Islam (misalnya Pilipina atau Muang Thai) atau suatu negara yang meskipun rajanya atau Presidennya + anggota-anggota pemerintahannya beragama Islam namun Hukum yang diberlakukan bukan Hukum Syariat Islam (misalnya republik Indonesia), maka adalah kewajiban suci dari umat Islam untuk mengupayakan agar Negara tersebut cepat atau lambat menjadi suatu NEGARA TEOKRASI ISLAM.

_________________

Sophislam,

Mengapa kamu menjadi orang yang sangat tidak proporsional begitu?

Hanya karena Muslim ingin mendirikan negara Islam berdasarkan Alquran dan Alhadis, SERTA-MERTA kamu jadi berfikiran bahwa Islam adalah salah, dan agama Kristen jadi benar? Apakah karena Muslim ingin mendirikan negara Islam berdasarkan Alquran dan Alhadis, lantas tiba-tiba …………………

@ trinitas jadi benar?

@ iman yang menyatakan bahwa Jesus adalah anak Tuhan jadi benar?

@ Kristen yang membolehkan manusia makan babi dan tikus, jadi benar?

@ Kristen yang membenarkan manusia makan riba, jadi benar?

@ Kristen yang membenarkan manusia hidup dalam sekulerisme, jadi benar?

@ Kristen yang membenarkan freesex, jadi benar?

@ Kristen yang membenarkan manusia mabuk2an, jadi benar??

Kaum Muslim yang mengadopsi keyakinan bahwa negara mereka harus lah negara Islam, lantas mengapa kamu nya yang murtad dan menyatakan bahwa Kristen adalah agama yang benar?

Kebalikannya, bagaimana dengan Kristen?

Mengapa kaum Kristen tidak ingin membuat negara mereka sebagai negara Kristen yang berdasarkan Alkitab?

Tidak ada satu pun ayat dalam Alkitab yang memerintahkan orang Kristen untuk menjadikan negara mereka negara Alkitab. Itu menandakan bahwa ALKITAB pun mengakui bahwa Alkitab bukanlah kitab yang sempurna. Alkitab bukanlah kitab pamungkas. Alquran lah yang merupakan kitab pamungkas. Itulah sebabnya Alquran menegaskan bahwa umat manusia harus menjadikan Alquran sebagai dasar negara, karena Alquran adalah kitab yang sempurna.

Kamu harus ingat, bahwa hanya 5 hal yang membuat seseorang itu Muslim. Kelima hal itu adalah,

@ membaca dua kalimat sahadat.

@ shalat fardu 5 kali sehari.

@ puasa di bulan ramadhan.

@ membayar zakat.

@ naik haji ke mekah jika mampu.

Di luar kelima hal itu, adalah relatif. Artinya, kewajiban mendirikan negara Islam yang berdasarkan Alquran dan Alhadis, adalah relatif; tidak fundamental.

>>ALMAIDAH-52: “Hai orang-orang beriman (umat Islam) janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi Wali (pemimpin)-mu.

>> ayat Almaidah 52 tersebut di atas TIDAK SERTA MERTA mewajibkan kaum Muslim untuk mendirikan negara Islam. Ayat itu hanya mengimplikasikan, bahwa komunitas Muslim dilarang MENGANGKAT PEMIMPIN yang non Muslim. Memang terbukti, bahwa pemimpin non Muslim untuk kalangan Muslim pasti hanya akan mencelakai umat Muslim saja.

Lihat saja ketika Soedomo dan LB Moerdani plus Radius Prawiro menjadi pemimpin di NKRI ini. Yang terjadi adalah perang saudara. Ingat??

…………….

Telah 157 orang yang dibantai di Jawa Timur. Sebagian besar dari korban adalah ulama atau guru mengaji. Sementara itu banyak pimpinan pondok pesantren di Banyuwangi, Jember, Semarang, dll yang diteror oleh komplotan “ninja.”

Sementara diketahui ada 4 anggota militer yang terlibat. Selain itu ada beberapa “ninja” yang berhasil ditangkap dan dikeroyok massa serta diserahkan ke polisi, tapi ketika ditunjukkan oleh polisi ke wartawan ternyata orangnya lain, cuma orang gila, sedangkan bekas luka sama sekali tak ada.

Nampaknya ada keterlibatan anggota militer dalam pembantaian para ulama di Banyuwangi. Mungkin anggota militer ini tak ada kaitannya dengan Wiranto.

Kemungkinan besar yang terlibat adalah anak buah Jenderal Leonardus Benny Murdani. Jenderal Kristen ini ketika jadi Panglima ABRI mempunyai pengalaman yang panjang dalam membantai ummat Islam berikut ulamanya di Lampung, Tanjung Priok dan Jawa Timur. Ketika menjadi Pangab, Leonardus ini mengangkat banyak perwira2 Batak Kristen menjadi pejabat di ABRI, karenanya tak heran jika Kadispen Polri Brigjen Togar Sianipar juga berbohong dengan menyatakan hanya 1 (baca: satu) guru mengaji yang terbunuh di Jawa Timur. Benar2 kebohongan yang transparan.

Sebaiknya sikat saja LB Murdani yang sekarang aktif di CSIS ini, niscaya keadaan jadi aman….

Dari sini sudah terbukti akan nubuat Allah dalam Alquran, bahwa mengangkat pemimpin non Muslim untuk kalangan non Muslim adalah bahaya!

_________________

Crusader,

(2). Penyebaran agama Islam dan Syariatnya tidak dilakukan dengan landasan KASIH melainkan dilakukan berlandaskan PERANG DAN TOTALITER, yang sebagai bukti kami sitir nash ALQURAN terkait antara lain sbb :

  1. Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, kobarkanlah semangat para Mukmin untuk berperang … (Qs.4-AN NISSAA-84)
  2. “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang beriman kepda Allah dan RasulNya (Muhammad) dan kemudian mereka tidak ragu-ragu untuk berjihad / berperang ….” (Qs.49-AL HUJURAAT-15).
  3. “Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal, Kamu akan diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah masuk Islam. Maka jika kamu penuhi ajakan ini niscaya Allah akan memberikan pahala kepadamu ….”(Qs.48-AL FATH-16)
  4.  Dan banyak lagi nash-nash yang serupa dengan itu misalnya antara lain: Qs.2-AL BAQARAH-216; 8-AL ANFAAL 15-16; 9-AT TAUBAH-29,38-55,123 dan lain-lain.

_________________

Sophislam,

Sekarang kamu lihat saja secara faktual yang ada di sekitar kamu. Apakah kaum Muslim bengis di mana pun mereka berada?

Coba lihat pejabat-pejabat Indonesia. Coba lihat dokter-dokter Muslim Indonesia. Coba lihat profesional-profesional Muslim Indonesia. Coba kamu lihat pelajar-pelajar Muslim Indonesia. Coba kamu lihat pengacara-pengacara Muslim Indonesia ….

Apakah mereka semua adalah manusia-manusia yang bengis? Apakah mereka adalah manusia-manusia yang selalu menyerukan perang di tengah siang bolong???

Dan coba kamu lihat ulama-ulama, para ustadz, para guru mengaji, pengurus Masjid, kyai-kyai pesantren …… apakah mereka semua adalah manusia manusia yang selalu meneriakkan perang melawan kaum kafir????

Kalau memang benar bahwa mereka selalu meneriakkan perang, tolong buktikan di sini…

>>Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, kobarkanlah semangat para Mukmin untuk berperang … (Qs.4-AN NISSAA-84)

>>“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang beriman kepda Allah dan RasulNya (Muhammad) dan kemudian mereka tidak ragu-ragu untuk berjihad / berperang ….” (Qs.49-AL HUJURAAT-15).

>>Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal, Kamu akan diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah masuk Islam. Maka jika kamu penuhi ajakan ini niscaya Allah akan memberikan pahala kepadamu ….”(Qs.48-AL FATH-16)

Saya ingatkan, seperti yang sudah biasa dijelaskan oleh pengajar Islam lainnya, ayat-ayat tersebut di atas adalah ayat mengenai perang. Kamu terlalu dungu untuk menempatkan ayat tersebut sebagai ayat pada saat damai.

_________________

Crusader,

(3). Hukum / Syariat Islam (Pidana + Perdata) tidak berlandaskan KASIH, melainkan berdasarkan IN-TOLERANSI, KERAS / KEJAM dan TIDAK ADIL, yang sebagai buktinya kami sitir antara lain :

  • Potong tangan dan kaki serta bunuh dan tumpas (Qs. 5-AL MAIDAH-33) bagi orang2 yang melawan Muhammad.
  • Potong tangan bagi pencuri-pencuri (Qs. 5-ALMAIDAH-38)
  • Kerangkeng-kan seumur hidup (adakalanya diganti dengan dirajam dengan batu) bagi wanita-wanita WTS (Qs.4-AN NISSAA-15).
  • Sesah dengan 100X pukulan rotan atau pentungan bagi mereka yang ketangkap basah berzinah (Qs. 24-AN NUUR-2).
  • Paksaan untuk tetap memeluk agama Islam (walaupun sudah tidak betah lagi) dengan membatalkan HAK HARTA WARISAN bagi orang-orang yang murtad / keluar dari agama Islam (Hadits Nabi Muhammad).

_________________

Sophislam,

Sekarang kamu lihat, apakah mainstream Muslim di Dunia ini menerapkan Hukum itu?

Hanya 5 hal yang membuat seseorang dikatakan Muslim, yaitu (1) sahadat (2) shalat 5x (3) puasa ramadhan (4) zakat dan (5) berhaji ke mekah. Di luar ke lima hal itu, termasuk menerapkan Hukum kisas, tidak mempengaruhi keislaman seseorang.

Coba kamu tengok ke Alkitab sendiri. Alkitab pun juga menerapkan Hukum serupa itu. Hanya saja kaum Kristen banyak yang mengabaikannya. Kamu harus  ingat, bahwa Alkitab adalah kitab paling ganas yang ada di Dunia ini. Dibanding Alkitab, Alquran belum ada apa-apanya dalam hal keganasan. Lantas mengapa kamu tiba-tiba mendeskreditkan Alquran??

_________________

Crusader,

  1. Tidak adil, dengan menetapkan pembagian harta warisan antara laki-laki yang mendapat dua bagian dan satu bagian untuk wanita (Qs.4-AN NISSAA-11). Lebih-lebih lagi ketidakadilan ini nampak dengan jelas sekali dengan adanya Hukum POLYGAMI, dimana seorang laki-laki / suami boleh beristri sampai 4 istri sekaligus + sekian banyak selir kalau mampu, sedangkan si wanita / istri jangankan main-main dengan laki-laki lain, salah atau lalai sedikit saja memenuhi kewajibannya terhadap suaminya, bisa dengan serta merta ditalaq suaminya. Dan disamping itu si suami bisa saja meninggalkan istrinya begitu saja tanpa memberikan surat talaq, sedangkan si istri sama sekali tidak punya hak untuk mentalaq suaminya. Sehingga sering terjadi di sistri sampai seumur hidupnya tidak bisa bersuami baru lagi karena belum ditalaq / dicerai oleh suaminya yang sudah tidak mau tahu dengannya (status si istri: dibilang istri bukan dan dibilang janda juga bukan).

_________________

Sophislam,

Islam mengajarkan waris kepada umat manusia lengkap sampai pada bagian yang terperinci. Dan sekarang kamu menghujat Islam, bahwa Islam diperkatakan TIDAK ADIL dalam hal hukum warisan ini.

Pertanyaannya adalah, apakah agama Kristen juga mengajarkan Hukum waris kepada manusia? Dan bagaimana Hukum waris itu dalam Kristen?

Tidak! Tidak sama sekali! Agama Kristen tidak pernah mempunyai ajaran mengenai Hukum waris ini. Mengapa? Karena agama Kristen adalah agama paling bathil yang ada di Dunia ini.

Dan sekarang kamu!

Sudah pun agama pujaan kamu (yaitu Kristen) tidak mempunyai ajaran mengenai waris, lantas sekarang kamu menghujat Islam yang lengkap dalam hal ajaran Hukum waris ini. Lancangnya kamu dengan kebodohan kamu!

Kalau lah agama Kristen mempunyai ajaran Hukum waris, bolehlah seterusnya orang Kristen menghujat Hukum waris dalam Islam ini. Namun bukankah Kristen BUNGKAM1000BASA mengenai Hukum waris ini??

Cerewet!!!!

_________________

Crusader,

  1. Penuh ancaman-ancaman api neraka bagi mereka-mereka yang alpa Sholat, menolak ikut perang, menolak berpuasa, menolak memberikan zakat, melarikan diri dari medan perang, menolak mengkafirkan orang2 yang bukan Islam termasuk orang2 Kristen yang walaupun dalam Qs. 5-AL MAAIDAH-82 jelas dan tegas dikatakan bahwa orang-orang Kristen itu adalah sahabat-sahabat umat Islam yang terdekat dan ditambah pula pengakuan Muhammad / umat Islam bahwa agama mereka itu adalah kelanjutan dari agama Taurat dan Injilnya umat Kristen itu.

Tegasnya Hukum / Syariat Islam itu bertentangan secara diametral dan antagonis dengan HUKUM KASIH yang diajarkan oleh Isa dalam Matius 22:39 yang berbunyi: “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI” dengan penjabarannya yang lebih rinci lagi terdapat dalam : Mat 5:1-12; Mat 5:21-43; Luk 6:27-41

_________________

Sophislam,

Penuh dengan ancaman Neraka?

So what?

Lantas bagaimana dengan Kristen? Apakah manusia-manusia yang menolak firman Tuhan, tidak diancam dengan siksa api Neraka?

Tidak ada Hukum kasih dalam ajaran Nabi Isa Almasih. Ajaran Muhammad Saw dan ajaran Nabi Isa Almasih sama yaitu dua kalimat sahadat. Hanya orang orang Kristen saja yang mengarang-ngarang indah seolah agama Isa Almasih adalah agama kasih dan damai.

_________________

Crusader,

Note:

Karena panjangnya rincian HUKUM KASIH itu, kami persilahkan Kamu membaca nash-nash diatas di dalam ALKITAB.

Bahwa terdapat satu perbedaan atau pertentangan yang bersifat diametral atau antagonis itu antara ALQURAN + Hukum Syariatnya dengan ALKITAB + HUKUM Syariatnya itu adalah satu hal yang logis dan memang senang atau tidak, begitulah konsekwensinya, karena antara keduanya terdapat satu perbedaan yang pokok dan fundamentalis yaitu :

(a). Yang hendak didirikan oleh Muhammad dengan ALQURANNYA sebagai sarananya adalah satu KERAJAAN DUNIAWI, yaitu satu IMPERIUM TEOKRASI ISLAM yang dia harapkan akan meliputi seluruh muka bumi ini, dimana oleh Muhammad sendiri telah dimulai realisasinya dan pada waktu dia meninggal dunia tahun 632 dapat diwujudkannya sebagai langkah awal dimana seluruh zajirah Arab telah dia jadikan satu Kerajaan Teokrasi Islam yang pertama, dimana dia sendiri adalah Raja atau Amir atau Amirul Mukminimnya. Karena yang menjadi tujuan atau target akhir adalah IMPERIUM TEOKRASI ISLAM di dunia ini, maka realisasinya adalah dengan sendirinya mengikuti cara-cara duniawi pula yaitu: perang, kekerasan, pemaksaaan, ancaman, pemisahan umat manusia dalam dua blok yaitu blok Islam dan blok Kafir yang harus ditumpas kalau tidak mau masuk Islam, pengkultusan individu seperti pemberian titel-titel Amirul Mukminin, Uliil Amrie, Khalifah dll, pengaturan POLEKSOSBUDHANKAM dll hal terkait dengan penegakkan suatu kerajaan duniawi yang lazim diperlukan (Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Ke-tatanegaraan dan lain sebagainya).

Kesemuanya inilah pada hakekatnya isi dari ALQURAN itu yang dinamakan Hukum Syareat Islam tersebut, sedangkan bilamana ada hal-hal yang berkaitan dengan ke-Imanan, ke-Rohanian dan ke-Tuhanan itu adalah hasil jiplakan yang lihai dari Muhammad + kawan-kawan dari isi Kitab TAURAT dan Kitab INJIL yang memang sudah ratusan tahun beredar di tanah Arab itu seperti ALKITAB terjemahan Paman Walinya sendiri yaitu WAROKAH bin NAUFAL, sehingga bila diambil secara prosentase isi ALQURAN itu adalah kurang lebih 75% hasil jiplakan dari ALKITAB (Taurat dan Injil) + kurang lebih 25% hasil pemikiran, rancangan, idea, kreasi dari Muihammad dan kawan-kawan serta sekretaris-sekretarisnya.

_________________

Sophislam,

Kamu boleh tuduh Muhammad Saw ingin mendirikan negara teokrasi Islam di atas bumi ini. Namun toh di lain pihak, bukankah israel juga ingin membangun negara teokrasi Yahudi di muka bumi ini?? Daud dan Salomo telah memulainya dengan melakukan begitu banyak penyerangan keji ke negara lain di sekitar Tiimur tengah. Kristen dengan Alkitabnya mempunyai keyakinan bahwa hanya israel lah yang merupakan bangsa pilihan Tuhan. Dan semua bangsa di dunia ini harus tunduk kepada bangsa israel. Mengapa bisa begitu?

Mengapa kamu begitu nyinyir kalau Muhammad / Islam ingin mendirikan imperium teokrasi Islam di bumi ini, namun di lain pihak kamu merasa nyaman saat israel dengan Alkitab nya mendirikan imperium teokrasi Yahudinya di muka bumi ini? Apa jawaban kamu, wahay cerewet??

Islam / Muhammad Saw tidak pernah mempunyai ambisi untuk mendirikan imperium apa-apa di muka bumi ini. Allah menurunkan agamaNya supaya manusia terbebas dari perbuatan dosa. Sekarang kamu lihat, sejak awal agama Hindu berkembang hanya di sekitar sungai Shindu. Namun kini agama itu menjadi agama yang menguasai hampir 100% India dan banyak negara di sekitarnya. Bali telah 100% Hindu. Apakah itu berarti para reshi mempunyai ambisi untuk mendirikan imperium Hindu di muka bumi ini, hanya berdasarkan penglihatan bahwa india dan Bali telah menjadi Hindu 100%?

Kamu akan sampai pada masa tua kamu di mana kamu akan sadar bahwa fikiran kamu memang kotor Terhadap hak-hak Islam. Kalau kamu tidak pernah keberatan israel ingin mendirikan imperium Yahudi di muka bumi ini, maka mengapa kamu jerit-jerit ketika kamu melihat bahwa Muslim mempunyai negara dan masyakat sendiri? Hindu telah mempunyai negara dan masyarakatnya sendiri. Mengapa kamu tidak pernah tuduh para reshi sebagai manusia-manusia ambisius yang ingin menguasai Dunia ini???

_________________

Crusader,

(b). Sebaliknya yang hendak didirikan oleh ISA dengan ALKITAB sebagai sarananya adalah satu KERAJAAN SORGAWI dan bukan Kerajaan duniawi di atas muka bumi ini sebagaimana ditegaskan-Nya dalam Yoh 18:36: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Jika kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan supaya Aku jangan diserahkan kepada orang-orang Yahudi, akan tetapi kerajaan-Ku bukan dari sini” (maksudnya Kerajaan Sorga).

_________________

Sophislam,

Kerajaan Surgawi vs kerajaan Duniawi. Merek dari mana itu?

Kamu klaim ini adalah kerajaan Surga, dan itu adalah kerajaan Duniawi.

Apa seeh maksud kamu?

Yang penting adalah agama. Dan yang penting adalah, agama itu benar atau salah?

Dan sekarang, apa buktinya bahwa agama Kristen adalah agama yang benar? Dengan cara apa kamu bisa membuktikan bahwa Kristen adalah agama yang benar?

Bagaimana bisa benar, kalau Kristen saja sudah mempunyai kitab suci yang tidak murni. Bagaimana mungkin Kristen adalah agama yang benar, bahkan credo nya saja ditentukan oleh manusia-manusia, bukan Tuhan dari agama tersebut. Bagaimana mungkin Kristen menjadi agama yang benar, bahkan Jesus nya sendiri tidak pernah sebut nama dari agama Kristen. Bagaimana mungkin Kristen menjadi agama yang benar, bahkan agama ini tidak mempunyai aturan moral yang agung dan luhur, karena toh agama ini membolehkn freesex, bugilria di tengah kota, mabukmabukan, judi, hidup sekuler, aborsi, kumpul kebo, makan bangkai, makan tikus delelelelelelelelel …. Apakah itu yang dinamakan agama yang benar??

Dan sekarang kamu kbotbah-khotbah mengenai kerajaan Surgawi? Apa kamu ini????

Muak saya dengan istilah kerajaan surgawi. Apakah kamu pikir ini dongeng Cinderella? Kamu sudah gede, nek!

_________________

Crusader,

Karena Kerajaan yang akan didirikan oleh ISA itu adalah KERAJAAN SORGA yang penghuni-penghuninya adalah roh orang-orang yang sudah beroleh keselamatan sorgawi – maka dengan sendirinya untuk mewujudkannya tentu saja tidak dengan cara-cara duniawi yang lazim seperti perang, kekerasan, ancaman2 dll seperti yang diuraikan di butir a diatas, melainkan dengan cara KASIH, KELEMAH LEMBUTAN, PERSUASI dan lain-lain sebagaimana dirincikan dalam Mat 5:1-12; 21-34 serta Luk 6:27-41, dan inilah pada hakekatnya seluruh isi dari ALKITAB yang dinamakan INJIL KERAJAAN ALLAH itu (Luk 16:16).

Pengikut-pengikut ISA yang dinamakan umat Kristen / Nasrani itu, memang dibebani tugas oleh ISA untuk “meng-Kristen-kan” semua bangsa di muka bumi ini sebagaimana yang tersurat dalam Matius 28:19-20, namun pelaksanaannya tidak dengan mendirikan IMPERIUM TEOKRASI KRISTEN di seantero muka bumi ini, karena kerajaan yang didirikan Isa adalah Kerajaan Sorga dengan cara-cara persuasi, lemah lembut dan kasih memberitakan kebenaran Injil Al-Masih kepada setiap orang, setiap suku dan bangsa bahwa tidak ada nama lain di bawah kolong langit ini yang diberikan kepada umat manusia yang bisa menyelamatkannya selain dari nama ISA AL-MASIH (Kis 4:12).

Apakah orang, suku dan bangsa yang di-Injili itu mau menerimanya atau menolaknya, itu adalah 100% hak azasi dari mereka sendiri untuk memutuskannya karena Allah memang menghendaki manusia itu bebas dan merdeka.

_________________

Sophislam,

Pertama, kamu tulis “Karena Kerajaan yang akan didirikan oleh ISA itu adalah KERAJAAN SORGA yang penghuni-penghuninya adalah roh orang-orang yang sudah beroleh keselamatan sorgawi”.

Benarkah demikian?

Kamu tehe dari mana bahwa kerajaan Surga dihuni oleh roh orang-orang yang sudah beroleh keselamatan Surga?

Mereka kaum Kristen adalah kaum yang bugilria di tengah kota. Mereka mabukmabukan sepanjang malam. Mereka makan riba sepanjang tahun. Mereka freesex dengan siapa pun yang mereka jumpai di jalan. Mereka sembah patung-patung berhala. Mereka makan babi dan segala jenis bangkai. Mereka berbuat aborsi. Mereka bersuka ria dalam pornoaksi dan pornografi. Mereka kumpulkebo sampai beranakpinak. Mereka menjalani kehidupan yang sekuler dan atheis. Bahkan mereka mengatakan apa yang paling dibenci oleh Jesus. Mereka melakukan apa-apa yang Jesus tidak pernah ajarkan.

Dan sekarang kamu bilang bahwa mereka semua adalah roh yang beroleh keselamatan Surga?? Sedemikian rendahkan Surga itu?? Surga yang manah tuhh????

Kamu sakit! Allah lah Yang telah menggariskan, bahwa dalam diri kamu ada penyakit. Dan Allah tambahkan parah dari sakit kamu itu. Sehingga inilah yang kamu sebut-sebut: kerajaan Surga dihuni oleh orang Kristen yang rohnya telah beroleh keselamatan!! Ruar biassssssaa …..

Kedua, kamu tulis, “maka dengan sendirinya untuk mewujudkannya tentu saja tidak dengan cara-cara duniawi yang lazim seperti perang, kekerasan, ancaman2 dll seperti yang diuraikan di butir a diatas, melainkan dengan cara KASIH, KELEMAH LEMBUTAN, PERSUASI dan lain-lain sebagaimana dirincikan dalam Mat 5:1-12; 21-34 serta Luk 6:27-41, dan inilah pada hakekatnya seluruh isi dari ALKITAB yang dinamakan INJIL KERAJAAN ALLAH itu (Luk 16:16).”,

Benarkah demikian?

Bagaimana dengan perang salib?

Bagaimana dengan perang bosnia?

Bagaimana dengan inkuisisi 8abad?

Bagaimana dengan pemurtadan paksa orang Ambon di jaman belanda?

Bagaimana dengan pembantaian Raja dan rakyat atahualpa?

Bagaimana dengan pembantaian sabra dan shatila?

Bagaimana dengan perang dunia I dan II?

Bagaimana dengan perang Ambon dan poso?

Bagaimana dengan requincista nya ratu isabela spanyol?

Siapa yang mempunyai bom nuklir untuk memusnahkan umat manusia?

Dan tiba-tiba sekarang Gereja manis sekali bertutur bahwa Kristen adalah agama kasih dan damai, menyebarkan injil dengan damai, karena Jesus itu adalah damai (kentut!).

Kalau Jesus memang damai, so kenapa SEMPAT TERJADI pembantaian dan kekejian dalam sejarah seperti yang saya tulis di atas?? Kalau Jesus memang Raja damai mengapa sempat terjadi perang salib dan perang dunia 1 dan 2?

Kamu adalah orang kesekian yang berhasil DIBOHONGI oleh tipudaya Gereja, ketika Gereja dengan manisnya bertutur bahwa ajaran kristus adalah ajaran kasih. Bohong! Ajaran kristus adalah ajaran penuh dengan sadisme. Dan itu semua ada dalam Injil Agungnya.

_________________

Crusader,

PENOLAKAN ke-5

MENGANGGAP NASH 68-AL QALAM-10 SEBAGAI NASH YANG TELAH MEMBUKA KEDOK TENTANG APA ISI ALQURAN ITU SEBENARNYA.

Khusus membahas nash 68-AL QALAM-10 tersebut pada judul diatas, terlebih dahulu perlu kami ingatkan kembali kepercayaan dan ke-Imanan Islami bahwa:

Isi Alquran itu adalah 100% Wahyu Allah yang didiktekan / diimlakan langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad (atau dengan perantaraan Malaikat Jibrail) secara kalimat demi kalimat dan kata demi kata, sehingga oleh karenanya isi Alquran itu tidak ada secuilpun hasil pemikiran, rekayasa dan perbuatan tangan manusia termasuk Nabi Muhammad.

Kalau hal ini benar adanya (100% Wahyu Allah), pastilah tidak akan terdapat kejanggalan-kejanggalan, perbedaan-pertentangan antara nash / ayat yang satu dengan nash / ayat yang lainnya dalam ALQURAN itu, karena tidak mungkin ALLAH menurunkan WahyuNYA bertentangan dan lebih-lebih lagi kalau diingat bahwa Wahyu atau Firman-Nya itu ALLAH wahyukan lewat SATU ORANG saja yaitu Muhammad sendiri atau dengan kata lain “sumber Wahyu adalah satu Oknum (Allah) dan Penyampai Wahyu adalah juga satu orang (Muhammad) saja dan tidak 2, 4, 7, atau 10 orang”.

NOTE :

Terlalu sering umat Islam menuding umat Kristen, karena menemui nash-nash dalam ALKITAB yang satu dengan yang lainnya bertentangan dengan kata-kata: ”Alkitab yang umat Kristen anggap suci itu, tidak benar Wahyu Allah adanya, karena masakan Allah menurunkan Wahyu-Nya bertentangan / tidak sama??.

OK, anggaplah tudingan umat Islam ini benar adanya (Nanti di penutup Bab ini akan kami jelaskan bahwa tudingan tersebut keliru / tidak benar adanya), kemungkinan terdapat nash-nash / ayat-ayat dalam ALKITAB yang satu dengan lainnya bertentangan adalah wajar-wajar dan logis saja, karena Wahyu dalam Alkitab tidak Allah sampaikan dengan cara dikte / imla langsung kata demi kata kepada sipenerima Wahyu dan disampaikannya tidak melalui satu orang saja (seperti kepada Muhammad), melainkan lewat lebih dari 40 (empat puluh) orang yang satu dengan yang lainnya adakalanya tidak saling kenal-mengenal dan hidupnya pun tidak dalam satu masa / periode yang sama.

Sebaliknya, kalau ada terdapat pertentangan-pertentangan antara nash / ayat yang satu dengan nash yang lainnya dalam ALQURAN (di bawah ini nanti akan kami jabarkan pertentangan-pertentangan itu), inilah yang tidak wajar dan tidak logis serta tidak masuk akal, karena Wahyu yang ada dalam ALQURAN, Allah sampaikan dengan cara dikte / imla langsung kalimat demi kalimat dan kata demi kata lewat Muhammad sendiri saja, sehingga tudingan “MASAKAN ALLAH MENURUNKAN WAHYU BERTENTANGAN/TIDAK SAMA” itu paling tepat dialamatkan kepada ALQURAN itu sendiri dari pada dialamatkan kepada ALKITAB-nya umat Kristen!!!

Pada penolakan pertama, ke-2,3 dan ke-4 telah kami jelaskan dasar dan dalil-dalil kenapa kami menolak ke-4 thema tersebut sebagai tidak Wahyu Allah dan sekarang ini akan kami jabarkan sebab-sebab pokok kenapa “KAMI TIDAK PERCAYA LAGI BAHWA ALQURAN ITU WAHYU ALLAH” yang menjadi penyebab utama kenapa kami meninggalkan Muhammad + Alquran dan beralih memilih Isa + Alkitabnya sebagai junjungan dan Juruselamat kami.

(1). Nash 68- AL QALAM-10 yang berbunyi: DAN JANGANLAH KAMU IKUTI SETIAP ORANG YANG BANYAK BERSUMPAH LAGI HINA,yang menjadi judul PENOLAKAN ke-5 ini, sengaja kami pilih karena kami anggap adalah faktor inti yang secara disadari oleh Muhammad sendiri telah dia suruh masukkan dalam Alquran sebagai Wahyu Allah yang sekaligus mengungkapkan kedoknya sendiri dan sekaligus pula mengungkapkan bahwa Alquran itu tidak boleh dipercayai karena penuh dusta

Kenapa kami berkesimpulan demikian?.

(a). Terus terang saja, selama ini belum pernah kami menemui satu kitab pun yang beredar selain dari ALQURAN yang isinya penuh dengan segala jenis SUMPAH. Dari sejak awal sampai akhir dari 30 juz.114 Nash / Surat dan 6666 ayat yang ada dalam ALQURAN itu, tidak terhitung banyaknya kata-kata “SESUNGGUHNYA” (jumlahnya : 2257 kali atau ± 1/3 dari 6666 ayat2 ada terdapat kata “SESUNGGUHNYA” ini, dan kalau ditambah dengan sumpah secara langsung, jumlahnya menjadi kurang lebih 2/5 atau 40%) yang artinya bahwa ALLAH secara tidak langsung BERSUMPAH bahwa ayat yang Dia turunkan itu tidak bohong melainkan benar-benar dapat dipercaya adanya (alangkah ragu-ragunya Allah itu?).

Secara khusus pula – karena masih juga ragu-ragu meskipun sudah melafazkan ribuan kali kata-kata “SESUNGGUHNYA” ALLAH menurunkan satu Nash / Surat Khusus yaitu 52-ATH THUUR yang terdiri dari 49 ayat, yang isinya 99% atau hampir seluruhnya terdiri dari SUMPAH-SUMPAH dan BANTAHAN-BANTAHAN dari ALLAH terhadap umat manusia yang daif, hina dan kotor berdosa itu.(Alangkah rendahnya derajat dan integritas Allah yang harus menurunkan nash / Surat “SUMPAH” untuk meyakinkan manusia yang NOTA BENE adalah ciptaan-Nya sendiri).

(b). Apa yang Allah sumpahkan pada butir a. di atas, rupa-rupanya belum dianggap cukup memadai, sehingga perlu lagi Allah tambahkan dengan SUMPAH-SUMPAH jenis lain yang tersebar ke-30 Juz dari Alquran tersebut yaitu dengan kata-kata :“DEMI ALLAH (Allah yang mana lagi?),DEMI Alquran yang penuh hikmah, DEMI MALAIKAT-MALAIKAT,DEMI LANGIT, DEMI GUGUSAN BINTANG-BINTANG,DEMI  BINTANG-BINTANG,DEMI MATAHARI, DEMI ANGIN, DEMI AWAN,DEMI MALAM,DEMI SIANG,DEMI SUBUH,DEMI FAJAR,DEMI KIAMAT,DEMI BUMI,DEMI KOTA MEKAH,DEMI MASA,DEMI KALAM,DEMI JIWA MANUSIA (91-ASY SYAMS-7),DEMI BUAH TIN,DEMI BUAH ZAITUN,DEMI KUDA PERANG”

Dan lain-lain jenis “Demi” yang tidak perlu kami tambahkan disini lagi karena kami anggap deretannya sudah cukup panjangnya

Tegasnya dengan begitu banyaknya Allah bersumpah dalam Alquran seperti yang kami jabarkan diatas terhadap umat manusia yang daif, hina, kotor, berdosa yang notabene pula adalah hasil ciptaan-Nya sendiri, sama saja artinya bahwa ALQURAN telah menghina ALLAH dengan tidak tanggung-tanggung dan bagi setiap orang Muslim yang sedikit saja mau memakai akal budi dan rationya serta mau jujur mengikuti suara hati nuraninya (seperti kami pada waktu masih Islam dulu), pada hakekatnya sudah cukup alasan dan dalil untuk menolak Alquran itu Wahyu Allah, karena kalau kita toh masih tetap mau menerimanya sebagai Wahyu Allah, maka berarti kita mengakui bahwa Allah kita itu “TIDAK MAHAKUASA lagi, TIDAK MAHA MENGETAHUI lagi, TIDAK MAHA KONSISTENT lagi, melainkan sudah turun posisi dan integritasnya sebagai seorang oknum yang ragu-ragu dan hina”. Apakah benar begitu? PASTI TIDAK BENAR! Yang benar ialah bahwa Muhammadlah yang tidak maha mengetahui, yang ragu-ragu, yang inkonsistent, yang tidak percaya dirinya sendiri, yang plin-plan, sehingga untuk membela dirinya atas tudingan lawan-lawan dan musuh-musuhnya perlu dan harus bersumpah dengan 1001 macam “DEMI” untuk menyakinkan mereka dengan wahana ALQURAN ciptaannya sendiri yang dia nyatakan sebagai WAHYU ALLAH itu dan oleh karena saking bingungnya atau satu usaha untuk pembenaran yang tidak benar, dengan sadar diturunkannyalah dalam ALQURAN nash 68-AL QALAM-10 tersebut di atas.

NOTE :

Mungkin Kamu sebagai seorang Muslim akan menjawab : Jangan suka main tuduh, karena di dalam ALKITAB pun ALLAH juga BERSUMPAH!

Bagaimana ini?

Kamu benar sekali, memang di dalam ALKITAB ada ALLAH bersumpah namun hanya satu kali saja yang terdapat dalam Kej 22:16 yang bunyinya:

AKU BERSUMPAH DEMI DIRIKU SENDIRI demikianlah Firman Tuhan, karena engkau telah berbuat demikian …..-

…….dan sumpah Allah ini sifatnya jauh berbeda dengan ratusan SUMPAH ALLAH yang ada dalam ALQURAN itu yang sifatnya temporer / insidentil saja, karena sumpah ini adalah SATU PERJANJIAN KEKAL antara ALLAH dengan IBRAHIM + keturunannya Bangsa Israel yang dilakukan 1 X saja namun berlakunya untuk selama-lamanya (Kej 17:7-8) dan sebagai Kamu lihat sumpah-Nya adalah “DEMI DIRIKU SENDIRI” dan bukan “Demi Buah Tin, demi kuda perang, demi langit, demi fajar, dan lain-lain itu, sebagaimana yang terdapat dalam ALQURAN itu.

Di samping itu Kamu harus ingat bahwa ALKITAB yang hanya mengandung 1X sumpah ALLAH tersebut di atas adalah : tebalnya kurang lebih 5 X dari ALQURAN, natsnya kurang lebih 10 X lebih banyak (1.188 nash) dan ayatnya kurang lebih 5X lebih banyak (30.442 ayat) dari ALQURAN.

Agar perbedaan antara SUMPAH ALLAH dalam ALQURAN dengan SUMPAH ALLAH dalam ALKITAB menjadi tuntas, diinformasikan di sini bahwa, nash-nash lain dalam Alkitab memang ada muncul kembali ALLAH BERSUMPAH ini, namun kesemuanya mengacu kepada SUMPAH ALLAH yang 1 X tersebut di atas itu saja misalnya pada Ibrani 6:13-14 yang bunyinya demikian:

“Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya……”

Untuk lebih mentuntaskan lagi masalah BERSUMPAH ini, satu dan lain disebabkan rupa-rupanya bangsa Israel sudah ketularan kebiasaan bangsa-bangsa Kafir yang berdiam disekitar mereka, yaitu bila timbul sedikit saja persoalan atau ketidak sesuaian pendapat segera BERSUMPAH demi segala macam “DEMI” (seperti halnya yang ada dalam Alquran). KEBIASAAN BERSUMPAH telah dikecam dan dilarang oleh Isa dengan tegas, demikian:

“Tetapi Aku berkata kepadamu; Jangan sekali-kali BERSUMPAH baik demi langit karena langit adalah Tahta Allah, maupun demi bumi karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem karena Yerusalem adalah kota Raja Besar, janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun. Jika YA, hendaklah kamu katakan YA, jika TIDAK hendaklah kamu katakan TIDAK, karena apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat-iblis / setan”(Mat 5:34-37).

Ini baru namanya tegas – tuntas, tanpa tedeng aling-aling!

_________________

Sophislam,

Di mana salahnya kalau Allah bersumpah dalam Alquran?

Sekarang, okelah anggap saja Islam / Alquran adalah salah dan sesat bin keji karena di dalamnya Allah banyak bersumpah. Namun apakah lantas Kristen lah agama yang benar?

Mengapa Kristen tidak melarang zinabebas?

Mengapa Kristen membolehkan mabukmabukan??

Mengapa Kristen tidak melarang makan babi?

Mengapa Kristen tidak melarang bugilria di tengah kota?

Mengapa Kristen membolehkan manusia kenyang makan riba???

Apakah dengan fakta bahwa Allah banyak bersumpah, maka dengan serta-merta Jesus terbukti benar sebagai anak Tuhan?  Allah bersumpah dalam Alquran, maka apakah itu otomatis berarti Jesus telah pernah berkata dengan lisannya sendiri bahwa AKU ADALAH ANAK TUHAN MAKA SEMBAHLAH AKU …..?? Mana ayatnya? Allah telah (banyak) bersumpah dalam Alquran, maka apakah itu otomatis berarti Alkitab terbukti kemurnian dan kesuciannya JAUH DARI PEMELINTIRAN MANUSIA??

QS 68:10 DAN JANGANLAH KAMU IKUTI SETIAP ORANG YANG BANYAK BERSUMPAH LAGI HINA.

Ayat di atas adalah ayat tentang manusia. Ayat tersebut tidak MENGENA ke Tuhan. Faham? Sudah jelas di ayat tersebut diperkatakan SETIAP ORANG …..; orang ya orang. Mengapa Tuhan dilibatkan? Apakah Tuhan itu termasuk orang? Pun di sana diperkatakan LAGI HINA ….. apakah Tuhan itu hina? Sejak kapan Tuhan itu hina? Kalau Tuhan Kristen memang, HINA, karena mengajarkan bahwa freesex dan bugilria di tengah kota sebagai suci dan benar. Masya Allah!

Begitu banyak kata SESUNGGUHNYA dalam Alquran kamu permasalahkan. Apa-apaan kamu? Setelah ini, apa lagi yang akan kamu permasalahkan?

Apa kriteria yang kamu gunakan ketika kamu memvonis SALAH DAN KEJI  atas Alquran karena mempunyai banyak kata SESUNGGUHNYA?? Dan ngomong-ngomong, apakah kamu ini profesor dalam disiplin ilmu perbandingan kitab suci, yang sudah banyak memberi kuliah ilmiah di univ-univ di seantero Dunia ini?? Ohya, siapa nama kamu? Crusader? Prof. Crusader?

“Tetapi Aku berkata kepadamu; Jangan sekali-kali BERSUMPAH baik demi langit karena langit adalah Tahta Allah, maupun demi bumi karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem karena Yerusalem adalah kota Raja Besar, janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun. Jika YA, hendaklah kamu katakan YA, jika TIDAK hendaklah kamu katakan TIDAK, karena apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat-iblis / setan”(Mat 5:34-37).

Jesus sendiri telah menegaskan, bahwa langit, bintang, laut, kota-kota, Negeri, kesemua itu adalah milik Allah. Maka ADALAH HAK ALLAH untuk menggunakan nama-nama tersebut dalam sumpahNya. Jesus telah berkata JANGAN SEKALI2 KAMU BERSUMPAH BAIK DEMI LANGIT DST …. itu berarti Jesus telah mengajarkan bahwa kalau manusia dilarang bersumpah demi ini itu, maka Allah di lain pihak, BERHAK UNTUK BERSUMPAH dengan menyebut ini itu.

Kej 22:16 AKU BERSUMPAH DEMI DIRIKU SENDIRI demikianlah Firman Tuhan, karena engkau telah berbuat demikian …..

Toh buktinya di Alkitab Tuhan juga bersumpah!

Perkara sumpahnya Tuhan dalam Alkitab hanya sekali, sementara dalam Alquran Allah bersumpah ratusan kali, maka mengapa itu dipermasalahkan??

Kalau kamu mempermasalahkan Allah dalam Alquran karena bersumpahnya ratusan kali padahal di lain pihak Tuhan dalam Alkitab hanya sekali bersumpah, maka apa alasannya bahwa banyak bersumpah dalam Alquran itu salah? Toh intinya, baik dalam Alkitab dan Alquran Tuhan telah bersumpah! Kalau memang Tuhan Alkitab itu penuh dengan integritas, so ngepain bersumpah? Apakah hanya dengan berFIRMAN saja tidak cukup?

Tuhan Alkitab itu tidak pernah bersumpah (hanya sekali saja). Bukankah itu berarti Tuhan Alkitab TIDAK YAKIN dengan apa yang dia katakan? Sudah jelas, bahwa siapa pun kalau yakin dengan perkataan (atau perbuatannya), pasti dia bersumpah. Dan kalau dia tidak mau bersumpah, pasti dia ragu-ragu. Sekarang apakah mungkin Tuhan itu ragu-ragu? Kalah Tuhan Alkitab memang ragu-ragu….. terbukti bahwa dia tidak banyak bersumpah…..

Sekarang kamu mau bilang apa??

_________________

Crusader,

(1). Terus terang saja, selama ini belum pernah kami menemui kitab yang beredar yang isinya: campur aduk, tidak berurutan, simpang siur, temanya meloncat-loncat, tidak diketahui di mana awal dan di mana akhirnya sesuatu perikop selain dari isi Alquran ini. Dalam setiap nash / surat yang 114 banyaknya dalam Alquran itu, terdapat ayat-ayat yang meloncat-loncat dari tema / perikop yang dibicarakan, misalnya untuk sekedar contoh, kami ambil secara “jemputan saja”. Surat 59-AL HASYR (24 ayat) Perikop / tema : PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI Madinah.

Coba kita membaca seluruh isi ke-24 ayat yang ada dalam Surat tersebut. Dengan susah payah kita mencari di mana letak kisah pengusiran orang Yahudi dari Medinah itu yang ditonjolkan oleh perikop / tema tersebut di atas. Paling banter dapat kita simpulkan yang ada kaitannya dengan perikop / tema tersebut ialah apa yang ada tertulis di sebagian ayat-ayat saja yang berbunyi: “DIALAH (ALLAH) yang mengeluarkan orang2 kafir diantara Ahli Kitab dari kampung mereka ….”

Ini pun diragukan, karena berdasarkan puluhan nash-nash lain yang ada dalam Alquran, orang-orang Yahudi tidak digolongkan sebagai orang Kafir melainkan digolongkan sebagai Ahli Kitab seperti halnya dengan sebutan bagi orang Kristen dan Nasrani.

Sedangkan ayat-ayat yang lainnya (ayat-1, sebagian ayat-2 dan ayat-3 s/d.24) yang dibicarakan adalah tema / perikop lain yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH tersebut di atas, dan itupun sedemikian acaknya sehingga sukar untuk melacak tema apa yang sedang dibicarakan / dibahas sehingga siapapun yang membacanya akan menjadi bingung karenanya. Hal ini terdapat dihampir semua 114 Surat isi ALQURAN itu dan hal inilah yang membuat kami mengatakan bahwa isi Alquran itu campur aduk tidak berurutan dan simpang siur.

NOTE :

Lain halnya dengan Alkitab, isinya teratur, berurutan, kontinuitas, jelas-gamblang, tidak ada perikop / tema lain yang nyelonong masuk ke dalam perikop / tema yang dibicarakan atau dikisahkan. Oleh karena yang kami “jemput” dari Alquran adalah perikop / tema: PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH, maka kami ambil sebagai “jemputan” pula kisah PENGUSIRAN juga dari Alkitab yaitu:

Dari Perjanjian Lama : Hakim-hakim Perikop / tema : GIBEON MENGUSIR MUSUH.

Karena kisahnya panjang, mari kita baca ayat 1-25 dari Kitab Hakim-hakim 7 tersebut dengan teliti dan jelimet, jelas dan tuntas bahwa tidak ada satu ayat pun yang menyimpang dari perikop / tema yang dikisahkan / dibahaskan, semuanya teratur, berurutan, berkontinuitas dari sejak awal sampai ke akhir kisah.

Kalau contoh – imbangan ini belum memuaskan juga, mari kami ambil secara “jemputan” nash yang ada dalam Perjanjian Baru;

Yohanes 8:21-29, perikop / tema ISA BUKAN DARI DUNIA INI.

Coba Kamu baca seluruh ayat 21-29 tersebut yang kesemuanya berkaitan dengan masalah “Rohani”, tidak ada satu ayat pun yang keluar dari perikop / tema yang dibicarakan, semuanya jelas-tegas, gampang dimengerti, tidak berbelit-belit, teratur-berkesinambungan, meyakinkan tanpa perlu meraba-raba seperti seorang yang sedang mengisi teka-teki silang.

Jelas sekali perbedaan antara Alquran dan Alkitab itu bukan? Yang satu kabur, berbelit-belit sehingga untuk mengartikannya kita perlu belajar dulu “Teori relativitas”-nya Eistein, sedangkan yang lainnya jelas-gamblang, sederhana, blak-blakkan dan langsung kesasaran sehingga seorang yang tamat SD / SMP pun dengan mudah memahaminya!!

_________________

Sophislam,

Alkitab adalah kitab yang teratur dilihat dari pengorganisasiannya? Dan Alquran adalah kitab yang paling acak di Dunia ini??

Yeaah jelaslah…!

Alkitab itu adalah kitab suci di Dunia ini yang INTERVENSI tangan manusia begitu dominan dari tahun ke tahun sepanjang sejarah. Pada awalnya Alkitab itu srukturnya ngaco bin edan. Namun kelak Alkitab itu mengalami edit dan penyuntingan yang dilakukan oleh manusia sepanjang sejarah. Manusialah yang mengatur-atur susunan semua bab dalam Alkitab. Akibatnya? Struktur Alkitab menjadi begitu teratur dan rapi. Jelas?

Pertanyaannya adalah, mengapa tangan-tangan manusia begitu lancangnya meng-edit dan menyunting kandungan isi Alkitab?

Di lain pihak, Alquran adalah kitab suci yang strukturnya amat bebas. Itu menandakan bahwa Alquran sejak awal tidak mengalami edit dan penyuntingan oleh tangan manusia. Manusia hanya berhak untuk MENULIS ULANG (RE-WRITE) Alquran. Manusia-manusia di sekitar Alquran TIDAK ADA YANG BERANI mengutak-atik susunan Alquran.

Alkitab itu pada masa turunnya sudah acak, sama seperti Alquran. Dan adalah tidak mungkin bin mustahil kalau kita berfikiran bahwa Alkitab itu DARI SONONYA sudah beraturan menurut bab dan perikopnya. Babak berikutnya, pendeta-pendeta Yahudi tengik telah menyusun semua bab dalam Alkitab itu sehingga menjadi seperti yang sekarang ini. Itu artinya intervensi tangan manusia telah menodai kesucian Alkitab. Dan  sekarang tolong buktikan kepada saya, bahwa Alkitab pada masa turunnya itu sudah teratur menurut bab dan perikop. Bisakah???

_________________

Crusader,

(2). Kami selama ini tidak pernah menemui Kitab Agama lain selain dari Alquran yang isinya membeberkan bahwa Allah adalah satu oknum yang paling tidak percaya diri, paling ragu-ragu dan paling tidak konsisten sehingga perlu sampai ratusan kali harus meng-ulang2 Sabda-Nya.

  1. Bahwa Alquran itu benar-benar Wahyu Allah dan tidak bikin-bikinan manusia.
  2. Bahwa Muhammad itu adalah benar-benar Nabi Allah yang Dia utus / suruh dan tidak Nabi aku-akuan saja.

Sehingga entah dari mana asal-usulnya tudingan-tudingan itu, mendadak Allah menjadi kalap sehingga menurunkan dengan BERSUMPAH Wahyu-Nya: 81-AT TAKWIR 15-25 yang berbunyi demikian : “Sungguh, Aku (Allah) bersumpah demi: Bintang-bintang yang beredar dan terbenam, demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya dan demi subuh apabila fajar mulai menyingsing, SESUNGGUHNYA ALQURAN itu benar-benar Firman Allah yang dibawa oleh utusan yang mulia Jibrail yang mempunyai kekuatan dan mempunyai kedudukan tinggi disisi Allah yang mempunyai Arsy (Tahta), yang ditaati disana (alam Malaikat-malaikat) dan dipercaya, dan temanmu Muhammad itu bukanlah sekali-kali orang gila, karena SESUNGGUHNYA Muhammad itu melihat Jibrail (pembawa ayat-ayat Alquran) di ujuk yang terang dan Muhammad bukanlah seorang yang bakhil (pendusta) untuk menerangkan yang ghaib dan Alquran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk”.

Apa Kamu sebagai seorang Muslim yang berakal-budi, yang punya akal dan ratio sehat, yang jujur terhadap suara hati nurani Kamu yang paling dalam, masih dapat menerima bahwa Allah yang Mahabesar, yang Mahakuasa, yang Maha Esa, yang ada dengan sendirinya, yang Kekal dan tidak pernah berobah-obah menjadi begitu kecil, begitu lemah dan tidak berdaya, sehingga harus mengeluarkan pernyataan dengan SUMPAH seperti yang tersurat dalam 81-AT THAKWIR 15-25 tersebut diatas terhadap tudingan orang-orang yang tidak percaya bahwa Muhammad itu Nabi dan Alquran itu Wahyu Allah, sedangkan orang-orang yang menuding-nuding itu adalah notabene hasil ciptaan Allah itu sendiri???

_________________

Sophislam,

Tuhan Alkitab toh, di lain pihak, tidak berani bersumpah. Itu artinya Tuhan Alkitab adalah Tuhan yang ragu-ragu. Pertanyaannya adalah, mengapa Tuhan Alkitab itu ragu-ragu? Tuhan Alkitab ragu apakah iman kepada Alkitab dapat menyelamatkan manusia dari Neraka. Tuhan Alkitab ragu apakah semua firman dalam Alkitab benar-benar merupakan firman Allah.

Dan terbukti, bahwa semua teks yang ada dalam Alkitab BUKANLAH FIRMAN TUHAN. Itulah sebabnya Tuhan Alkitab ragu-ragu. Dan terbukti juga, bahwa iman kepada Alkitab tidak akan dapat menyelamatkan manusia dari Neraka, karena Alkitab justru membolehkan manusia bugilria, makan riba, makan bangkai, freesex, sekuler, aborsi dst ……

Itulah sebabnya Tuhan Alkitab TIDAK BERANI BERSUMPAH!!!!

Tuhan kok ragu-ragu!!!

_________________

Crusader,

Kami hakul-yakin bahwa Kamu dengan perasaan yang tersinggung berat dengan suara lantang akan menjawab “INI PENGHINAAN BERAT TERHADAP ALLAH, INI TIDAK MUNGKIN TERJADI, INI TIDAK MASUK DIAKAL, INI BEYOND REASON dan APA YANG TERSURAT DALAM 81-AT THAKWIR 15-25 TERSEBUT ITU BUKANLAH WAHYU ALLAH” AMIN, terkecuali tentunya kalau mendadak sontak telah terjadi penukaran STATUS POSISI antara ALLAH dan Muhammad, yaitu bukan Muhammad lagi yang pesuruh Allah melainkan Allah lah yang telah berobah menjadi pesuruh Muhammad. Hal ini tentu saja TABU dan MUSTAHIL karena mengarahkan pikiran kearah itu saja sudah merupakan raja-biangnya-Syirk !!! Jadi dengan sendirinya tertinggal satu solusi atau kesimpulan yaitu: “BAHWA ALQURAN ITU TIDAK WAHYU ALLAH !!”.

Yang benar tentang hal ini adalah bahwa berdasarkan logika dan ratio dari siapa saja yang mau berlaku jujur pada dirinya sendiri pasti berpendapat seperti terlukis di bawah ini: Pada waktu sebelum adanya nash 81-AT THAKWIR 15-25 tersebut, Muhammad telah dituding dan diolok-olokkan oleh orang Arab musuh-musuhnya, bahwa dia adalah seorang yang sinting dan gila serta pendusta dan ALQURAN yang katanya Wahyu ALLAH itu dicemooh sebagai perkataan / ayat-ayat setan belaka alias bukan Wahyu ALLAH.

Untuk membela dirinya dari tuduhan dan tudingan musuh-musuhnya tersebut, satu dan lain karena dia sendiri tidak mampu berbuat mujizat sebagai counter bukti; maka disuruhnya Sekretarisnya Zaid bin Tsabit untuk menulis bantahan yaitu nash 81-At THAKWIR tersebut dalam ALQURAN dengan diatas namakan Wahyu ALLAH agar menjadi BERBOBOT kelihatannya”.

_________________

Sophislam,

Beginilah isi coletah manusia yang terlambat kenal internet.

Coba kamu search di google. Kamu masukkan kata kuncinya “ANGKA 19 DALAM ALQURAN”.

Apa komentar kamu??

Baca dulu. Baru khotbah!

_________________

Crusader,

Skenario atau analisa seperti dijabarkan di atas inilah yang masuk diakal siapapun yang berpikiran sehat dan tidak tenggelam dalam fanatisme dan taktik buta, namun Muhammad pada waktu itu sudah berada dalam posisi apa yang kita sebut sekarang ini “sudah terlanjur basah” dan “sudah tidak ada jalan mundur lagi”, karena terlanjur menyatakan “SEMUA YANG TERTULIS DALAM ALQURAN ITU ADALAH 100% WAHYU ALLAH”, sedangkan sebenarnya adalah hasil pemikiran, rekaan, imaginasi, sangka-sangkaan dia sendiri sebagai seorang insan biasa yang tidak luput dari kesalahan-kesalahan, kekurangan-kekurangan, kekhilafan-kekhilafan dan kelemahan-kelemahan, walaupun harus diakui baik oleh kawan maupun oleh lawan bahwa dia adalah seorang yang Besar dan Briliant pada zamannya.

Dan hal inilah yang membuat isi Alquran itu penuh dengan sumpah-sumpah, penuh dengan pengulangan-pengulangan, penuh dengan dualisme dan kejanggalan-kejanggalan, kontroversial dan axiomalistis, ragu-ragu dan inkonsistent yang akibat lanjutnya ialah bahwa semua hal-hal negatif tersebut itu secara tragis dan menyedihkan seluruhnya terulang kepada ALLAH dan tanggung jawab ALLAH semata-mata, karena kata Muhammad bahwa seluruh isi Alquran itu adalah 100% Wahyu Allah dan tidak ada hasil buah pikirannya atau dengan perkataan lain yang tegas dan gamblang: “Adanya sumpah-sumpah, pengulangan-pengulangan, kejanggalan-kejanggalan, dualisme, kontardiksi-kontradiksi, axioma dan inkonsitensi-inkonsitensi dalam ALQURAN, itu bukanlah tanggung jawab Muhammad, melainkan tanggung jawab Allah semata-mata karena kesemuanya itu adalah Wahyu-Nya, sedangkan Muhammad hanya menulis dan menyampaikan saja.

Meskipun dengan sanggahan-sangggahan kami pada PENOLAKAN ke-1, 2, 3, 4, dan ke-5 tersebut di atas dianggap tetap cukup untuk menolak ke-Imanan Islami bahwa ALQURAN ITU WAHYU ALLAH, namun untuk lebih melengkapinya lagi di bawah ini kami tambahkan lagi hal-hal lain yang kami temui dalam ALQURAN yang sifatnya aneh dan tidak masuk di akal bilamana kita toh masih tetap percaya bahwa isi ALQURAN tersebut benar-benar 100% Wahyu ALLAH.

PERTAMA

ALLAH BUTA SEJARAH DAN MELESET BERNUBUAT

(1). Dalam Surat 19-MARYAM-28, dinyatakan bahwa MARYAM, ibu Isa adalah saudaranya Harun dan selanjutnya dalam Surat 3-ALI IMRAN 36-37 dikatakan bahwa MARYAM, ibu Isa tersebut diserahkan oleh ayahnya bernama IMRAN kepada ZAKHARIA untuk dipelihara dan dibesarkan. Hal ini tidak mungkin terjadi dan terlaksana, karena HARUN sesuai sejarah adalah abangnya Nabi Musa yang hidup kurang lebih 1500 tahun sebelum Isa dilahirkan oleh MARYAM dan HARUN tersebut memang punya seorang adik perempuan yang kebetulan pula bernama MARYAM (Kel 12:1-16), dan ayah dari ketiga bersaudara ini memang AMRAN (dalam lafaz bahasa Arabnya ALQURAN: IMRAN). MARYAM, ibu Isa dan MARYAM adik HARUN dan adalah tidak mungkin pula terjadi IMRAN dapat menyerahkan MARYAM anaknya itu kepada ZAKHARIA untuk dipelihara dan dibesarkan karena ZAKHARIA baru nongol / dilahirkan di dunia ini kurang lebih 1500 tahun kemudian yaitu sezaman dengan MARYAM, ibu Isa, sebagaimana tertulis dalam Surat 19-MARYAM 1-7.

_________________

Sophislam,

Yang jerit-jerit bahwa Maryam adalah saudara Harun dalam Alquran ADALAH ORANG YAHUDI nek! Bukan Alquran / Allah Swt yang bilang demikian! Alquran hanya MEREKAM apa yang diperkatakan oleh kaum Yahudi kala itu….. faham??

_________________

Crusader,

(2). Dalam Surat 30-AR RUUM 1-4, dinubuatkan oleh Allah lewat mulut Nabi Muhammad bahwa kerajaan Romawi yang pada waktu itu telah dikalahkan oleh Kerajaan Persia, nanti sesudah wafatnya Nabi Muhammad (jadi sesudah tahun 62), akan membalas dan mengalahkan kembali bangsa Persia. Lagi–lagi ALLAH yang Maha Tahu itu menjadi buta Sejarah, karena apa yang disebut “NUBUAT” itu bukanlah NUBUAT lagi melainkan hanya pencatatan sejarah saja oleh Nabi Muhammad, sebab dikalahkannya Bangsa Romawi oleh Bangsa Persia dan dikalahkannya kembali Persia oleh Bangsa Romawi SEMUANYA terjadi dalam kurun waktu Nabi Muhammad masih hidup.

Sejarah mencatat:

Tahun 614 , Bangsa Romawi dikalahkan oleh Bangsa Persia

Tahun 629, Bangsa Romawi mengalahkan kembali bangsa Persia

Tahun 632 , Nabi Muhammad meninggal dunia di Madinah.

_________________

Sophislam,

Baca nih.

Alif Laam Miim (1)

Telah dikalahkan bangsa Rumawi, (2)

di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang, (3) .

(Ar-Ruum 1-3).

Ibnu Abbas berkomentar tentang ayat ini yaitu; mengalahkan dan dikalahkan. Kaum musyrikin sangat senang dengan kemenangan bangsa Persia atas bangsa Romawi, karena mereka sama-sama menyembah berhala. Sedangkan kaum muslimin menyukai kemenangan Romawi karena mereka adalah ahli kitab. Dan oleh orang-orang musyrik hal itu diungkapkan kepada Abu Bakar ra, yang kemudian menyampaikannya kepada Rasulullah s.a.w. Lalu beliau bersabda:

“Adapun mereka bangsa Romawi akan memperoleh kemenangannya”. Maka Abu Bakar ra pun balik menyampaikan hal itu kepada orang-orang musyrik dan mereka berkata : “Kalau demikian, maka tetapkan batasan waktunya. Jika kami menang kami akan mendapatkan ini dan itu, jika kalian menang akan mendapatkan ini dan itu”.

Kemudian Abu Bakar ra menetapkan batas waktu kepada mereka yakni lima tahun. Namun nyata bangsa Romawi belum mendapat kemenangan. Kemudian Abu Bakar memberitahukan hal itu kepada Rasulullah saw dan bersabda ; “Kenapa tidak engkau katakan sampai dibawah?” Ibnu Abbas berkata; “Aku berpendapat bahwa apa yang dimaksud oleh beliau saw adalah di bawah sepuluh tahun”.

Tingkatan hadits: Hadis ini shahih sebagaimana di shahih kan oleh Tirmidzi, Hakim dan Dhahabi.

Kenyataan yang diramalkan :

Telah terbukti apa yang di ramalkan Rasulullah s.a.w yang jujur, dimana bala tentara Romawi memang telah mampu meraih kemenangan dan berhasil mengalahkan tentara Persia pada tahun kedua hijriah. Yakni sembilan tahun setelah ramalan Beliau saw. Kemenangan romawi tersebut sungguh bertolak belakang dengan kenyataan yang ada pada saat itu, dan berada diluar dugaan atau perkiraan manusia. Sebab, kondisi Romawi pada saat itu sedang dalam kondisi yang lemah akibat kekalahan terhadap pasukan Persia. Sebaliknya kondisi bangsa Persia sedang dalam puncak kejayaan. sehingga demikian terbuktilah apa yang diramalkan Al Quran dan pembawanya yang agung Rasulullah s.a.w.

Crusader, apa yang kamu lihat setelah baca paragraf di atas? Kamu punya mata, kan??

_________________

Crusader,

(3). Dalam Surat 17-AL ISRAA-1 terdapat Wahyu Allah yang berbunyi sebagai berikut: “Maha suci ALLAH yang telah memperjalankan (Miradj) hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram (di Mekah) ke Al-Masjidil Aksha ( di Yerusalem) yang telah KAMI berkahi sekelilingnya………”

Disini ternyata lagi Allah itu buta sejarah, karena tidaklah mungkin Allah me-miradj-kan Nabi Muhammad yang hidup diantara tahun 571-632 dari …..Masjidil Haram di Mekah dalam satu malam ke Masjidil Aksha di Yerusalem, karena pada waktu Nabi Muhammad masih hidup Masjidil Aksha belum ada, sebab baru dibangun tahun 701, jadi 69 tahun sesudah Nabi Muhammad mati dan dikuburkan di Madinah tahun 632.

_________________

Sophislam,

Karena kamu punya fikiran dan otak yang kacau lah yang mengakibatkan kamu jadi merasa sok pintar…. kalau kamu memang mempunyai otak yang bagus, pastilah kamu tidak terheran-heran dengan fakta di atas.

Kamu tidak tahu, bahwa TIDAK ADA satu MUSLIM pun yang terheran-heran dengan bunyi ayat Alquran surah al isra tersebut. Semua Muslim mafhum akan keadaan yang melatar belakangi ayat tersebut. Pun kebanyakan kaum kapir pun tidak segoblok-goblok kamu!

Masjid Aqsa. Masjid Aqsa itu sudah ada  sejak jaman Nabi Adam. Nabi Adam lah yang membangun Masjid Aqsa, setelah Adam membangun Kabah yang di Mekkah. Pada masa Muhammad Saw, Masjid Aqsa itu tentu saja tinggaL puing karena telah dihancurkan oleh bangsa kapir. Kamu harus fleksibel: Masjid Aqsa dalam kehidupan Alkitab disebut dengan Bukit Bait Suci. Yang penting, yang dimaksud dengan Masjid Aqsa dalam Alquran atau Bukit Bait Suci dalam Alkitab adalah tempat Adam membangun Masjid (kuil) yang kedua setelah Ka’bah, dan kemudian tempat suci ini dipermuliakan oleh Nabi Sulaiman dengan menjadikannya sebagai kuilnya.

Baca artikelnya di,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/22/dari-mekkah-ke-masjid-aqsa/

_________________

Crusader,

KEDUA

ALLAH TIDAK TERTIB DAN KACAU.

ALLAH yang Maha Tertib dan Maha Teratur itu telah menurunkan Kitab Wahyu-Nya yang dinamakan ALQURAN itu justru sangat kacau isinya dan kacau formulasinya. Untuk membuktikan hal ini, sebagai contoh kami petik disini satu SUB-SURAT yang terdiri dari 7 (tujuh) ayat saja dari 6666 ayat yang ada dalam Alquran itu yaitu:

Surat 5-AL MAAIDAH 94-100 (7 ayat) Perikop Sub-Suratnya adalah : “MENGHORMATI KAABAH SEBAGAI SOKO GURU KEHIDUPAN MANUSIA”

  1. Ayat-94 : Mempersoalakan korban binatang hasil perburuan.
  2. Ayat-95 : Mempersoalkan – idem –
  3. Ayat-96 : Mempersoalkan – idem –
  4. Ayat-97 :Mempersoalkan masalah Kaabah, jadi cocok / sesuai dengan yang dikehendaki oleh Perikop Sub-Surat di atas.
  5. Ayat-98 : Mempersoalkan tentang bentuk siksaan dari Allah bagi orang-orang yang menentang-Nya.
  6. Ayat-99 : Mempersolakan bahwa Rasul-rasul hanya penyampai Wahyu Allah saja.
  7. Ayat-100 : Mempersoalkan masalah tindakan baik dan buruk

Ini hanya satu contoh kecil saja (1 Sub-Surat dengan hanya 7 ayat) tentang betapa kacau dan simpang siurnya formulasi Wahyu Allah yang ada dalam Alquran itu, apapun pula kalau dibahas seluruh isi Alquran dengan cara / sistym seperti ini yang jumlahnya 114 Surat dengan ratusan Sub-Suratnya dengan total 6666 ayatnya, pastilah tidak dapat lain kesimpulannya ialah : ALLAH ITU KACAU.

_________________

Sophislam,

Alkitab itu adalah kitab suci di Dunia ini yang INTERVENSI tangan manusia begitu dominan dari tahun ke tahun sepanjang sejarah. Pada awalnya Alkitab itu srukturnya ngaco bin edan. Namun kelak Alkitab itu mengalami edit dan penyuntingan yang dilakukan oleh manusia sepanjang sejarah. Manusialah yang mengatur-atur susunan semua bab dalam Alkitab. Akibatnya? Struktur Alkitab menjadi begitu teratur dan rapi. Jelas?

Pertanyaannya adalah, mengapa tangan-tangan manusia begitu lancangnya meng-edit dan menyunting kandungan isi Alkitab?

Di lain pihak, Alquran adalah kitab suci yang strukturnya amat bebas. Itu menandakan bahwa Alquran sejak awal tidak mengalami edit dan penyuntingan oleh tangan manusia. Manusia hanya berhak untuk MENULIS ULANG (RE-WRITE) Alquran. Manusia-manusia di sekitar Alquran TIDAK ADA YANG BERANI mengutak-atik susunan Alquran.

Alkitab itu pada masa turunnya sudah acak, sama seperti Alquran. Dan adalah tidak mungkin bin mustahil kalau kita berfikiran bahwa Alkitab itu DARI SONONYA sudah beraturan menurut bab dan perikopnya. Babak berikutnya, pendeta-pendeta Yahudi tengik telah menyusun semua bab dalam Alkitab itu sehingga menjadi seperti yang sekarang ini. Itu artinya intervensi tangan manusia telah menodai kesucian Alkitab. Dan  sekarang tolong buktikan kepada saya, bahwa Alkitab pada masa turunnya itu sudah teratur menurut bab dan perikop. Bisakah???

_________________

Crusader,

KETIGA

ALLAH ITU TIDAK ADIL

ALLAH yang Maha Adil, justru digambarkan tidak adil atau sekurang-kurangnya menimbulkan kejanggalan-kejanggalan. Tentang soal apa ALLAH itu tidak adil?

KETIDAKADILAN ALLAH DI DUNIA

Kami hendak mempersoalkan kembali keadaan di dunia yang fana ini, dimana Allah sudah berlaku tidak adil dengan menetapkan perbedaan hak antara pria dan wanita (dengan menambahnya lagi dengan ketidakadilan-ketidakadilan jenis-jenis lain), yaitu pria dapat dua bagian harta warisan dan boleh ber-polygami sampai beristri empat, sedangkan wanita hanya dapat satu bagian dari harta warisan saja dan tidak ada hak men-talaq suaminya walaupun ditinggalkan, disia-siakan dan ditelantarkan oleh suaminya bertahun-tahun tanpa diberi surat talaq / diceraikan.

_________________

Sophislam,

Islam mengajarkan waris kepada umat manusia lengkap sampai pada bagian yang terperinci. Dan sekarang kamu menghujat Islam, bahwa Islam diperkatakan TIDAK ADIL dalam hal hukum warisan ini.

Pertanyaannya adalah, apakah agama Kristen juga mengajarkan Hukum waris kepada manusia? Dan bagaimana Hukum waris itu dalam Kristen?

Tidak! Tidak sama sekali! Agama Kristen tidak pernah mempunyai ajaran mengenai Hukum waris ini. Mengapa? Karena agama Kristen adalah agama paling bathil yang ada di Dunia ini.

Dan sekarang kamu!

Sudah pun agama pujaan kamu (yaitu Kristen) tidak mempunyai ajaran mengenai waris, lantas sekarang kamu menghujat Islam yang lengkap dalam hal ajaran Hukum waris ini. Lancangnya kamu dengan kebodohan kamu!

Kalau lah agama Kristen mempunyai ajaran Hukum waris, bolehlah seterusnya orang Kristen menghujat Hukum waris dalam Islam ini. Namun bukankah Kristen BUNGKAM1000BASA mengenai Hukum waris ini??

Cerewet!!!!

Poligami dan mentalaq istri dalam Islam.

Lantas bagaimana dengan Kristen?

Apakah Kristen juga mengajarkan umat manusia mengenai pernikahan ini sampai sedetil-detilnya?

Kamu bisa, boleh saja, jerit-jerit bahwa Islam tidak adil dalam hal munakahat (bab keislaman yang membahas pernikahan). Namun apakah itu diimbangi dengan fakta bahwa Kristen / Alkitab juga mengajarkan munakahat dengan lebih agung dan ramah?

Membahas munakahat saja Alkitab tidak! Membahas hukum waris saja Alkitab tidak!  Lantas mengapa sekarang kamu jerit-jerit tidak karu-karuan menghujat Islam?

Ibarat kata, si A mengkhotbahi B dengan rumahtangganya. Dengan kata lain A ikut campur urusan rumahtangga B. Padahal A ini belum menikah alias masih bujang. Mengapa bisa lancangnya A mengkhotbahi B perkara rumahtangga, sementara A sendiri tidak berumah tangga. Kalau A sudah berumahtangga tentulah pantas A mengkhotbahi B. Tapi toh kenyataannya A belum punya pengalaman apa-apa.

Seperti itulah kamu, hay crusader!

Tuhan Alkitab tidak coletah apa-apa tentang hukum waris, tentang munakahat, tentang mentalaq istri, tentang pengasuhan anak, tentang tatacara berperang, tentang muamalah, tentang toharoh, dan lain lain. Namun di lain pihak Tuhan Alkitab yang tengik ini menuntut manusia untuk selalu sembah dia, puja dia, agungkan dia. Apakah itu adil?

Kamu crusader jerit-jerit di sini bahwa Allah tidak adil dalam hal hukum waris dan hak kaum wanita. Namun kamu lupa, Tuhan Alkitab justru TIDAK ADIL SEKALEEEEEE….!!!

Apa adil namanya, Tuhan Alkitab tuntut untuk selalu disembah – dipuja – diagungkan – dipermuliakan oleh manusia. Namun di lain pihak Tuhan Alkitab ini tidak pernah urus semua kemaslahatan manusianya?????

Inilah Tuhan kebanggaan crusader! Tuhan yang egois. Ndablek!! Kekanak-kanakan! Mau enak sendirik! Ga perduli orang lain….. segala macemmm!!!

_________________

Crusader,

KETIDAKADILAN ALLAH DI AKHIRAT

Ketidak-adilan Allah di sorga sesudah orang-orang yang beriman (pria dan wanita muslim) mati dan beroleh keselamatan sorgawi nanti (kehidupan di alam Rohani). Berdasarkan Wahyu-Nya sendiri yang ada dalam Alquran, rupa-rupanya Allah hanya menyediakan SORGA BAGI KAUM PRIA SAJA, karena jelas-jelas tertulis dalam Alquran sbb :

  1. Di sorga disediakan makanan dan minuman (52- ATH THUUR-19).
  2. Di sorga mereka (kaum pria) mempunyai istri-istri (4-AN NISAA-57) karena dikawinkan dengan bidadari-bidadari yang cantik dan bermata jelita (52-ATH THUUR-20) dan disediakan divan2 untuk tempat mereka bersukaria dengan bidadari-bidadari istri-istri mereka itu.

Jelas dan gamblang bahwa ini adalah sorganya kaum pria saja, karena kami tidak menemukan satu ayatpun dari wanita-wanita Muslim yang juga masuk sorga.

Kesimpulan kami adalah: Tidak ada seorangpun wanita muslim walaupun dia super mukmi bisa masuk sorga karena mereka mau dikawinkan dengan siapa lagi disebabkan semua prianya ya bekas suaminya atau pacarnya, ya idolanya ketika dulu kesemuanya sudah dikawinkan dengan bidadari-bidadari yang 1000 X lebih cantik dan bermata jelita dari diri mereka. Dan di dalam Alquran kami tidak menemukan sepatah Wahyu Allahpun bahwa wanita-wanita yang beroleh keselamatan Sorgawi itu akan dikawinkan dengan Malaikat-malaikat. Apa ini tidak janggal !!!

Kalau toh Kamu karena fanatisme agama dan taklik buta tetap saja mengatakan bahwa hal ini tidak janggal, pastilah Kamu tidak dapat mengelak lagi kalau kami katakan bahwa ALLAHnya ALQURAN itu: TIDAK ADIL!!

_________________

Sophislam,

Baca penjelasan mengenai posisi kaum wanita dalam surga di ……….,

https://sophislam.wordpress.com/2017/09/22/adakah-wanita-saleh-dalam-surga/

_________________

Crusader,

Belum lagi, kalau kami mempertanyakan apakah masuk diakal yang sehat dan logis bahwa di Sorga yang notabene adalah satu tempat DI ALAM ROHANI – jadi berbeda 180 derajat dengan kondisi dan situasi yang fana ini – masih ada nafsu sex, masih perlu makan dan minum dan masih kawin mengawin???

NOTE:

Lain halnya dengan Sorganya umat Kristen, yang kondisi dan situasinya masuk di akal dan ratio dari siapapun yang membacanya dalam ALKITAB.

  1. Di Sorga / Kerajan Sorga terdapat satu tahta, yaitu tahta ALLAH (Why 7:15).
  2. Di atas itu duduklah Anak Domba ALLAH yaitu ISA AL-MASIH (Why 7:17).
  3. Di sekitar tahta, mahluk2 memuji Dia dengan kata2: “Kudus, Kudus, Kuduslah TUHAN ALLAH, yang Mahakuasa, Yang sudah Ada, dan Yang akan Datang (Why 4:8) dan di hadapan tahta terdapat orang2 Kudus yang tidak terhitung banyaknya dari segala Bangsa dan Suku dan Kaum dan Bahasa (Why 7:9).
  4. Di Sorga mereka (yang telah beroleh keselamatan Sorgawi) tidak kawin dan dikawinkan (Markus 12:25).
  5. Di Sorga mereka hidup seperti Malaikat-malaikat (Markus 12:25).

_________________

Sophislam,

Apa yang menarik dari surga Kristen? Tidak ada.

Hidup di surga Kristen adalah membosankan. Tidak makan.  Tidak minum. Tidak punya bidadari. Apa yang bagus dari agama Kristen?

Terlebih, seperti yang kamu bilang, semua surgawan KEBAGIAN TUGAS untuk terus memuja-muja Tuhan berketerusan tiada henti-hentinya. Apa tidak capek tuh??

Buat apa seeh, kita para surgawan dituntut terus oleh Tuhan untuk memuja dan menguduskannya bahkan sampai ke dalam surga? Terus di mana imbalan manusia saleh yang ketika di Dunia telah capek memuja dan menguduskan namanya?

Ibarat kata, ada TTS (teka teki silang) berhadiah. Siapa yang dapat mengisi TTS tersebut dengan benar, maka akan dapat hadiah. Nah hadiah itu SEHARUSNYA berbentuk seperti uang, mobil, voucher makan gratis, berlibur gratis dan lain hal yang menyenangkan ….

Bagaimana kalau keadaannya, ketika kita sudah capek-capek mengisi TTS dengan semua kemampuan kita, hadiah apa yang kita dapat? Hadiahnya adalah, se-kardus album TTS!!!

Hah!!??? Apa engga salah tuhh??

Kita capek-capek isi TTS berhadiah. Eh hadiahnya adalah album TTS lagi sebanyak 1 kardus! Artinya, kita akan mengisi TTS itu teruuuuuuuuuuuuussssss sampe tuakkkkkk!!!!

Percuma! Kalau begitu buat apa kita capek-capek isi TTS?? Mending nyemplung ke laut!

Nah seperti itulah agama Kristen.

Semua orang Kristen ketika hidup capek-capek memuja dan menguduskan nama Tuhan. Nanti imbalannya adalah masuk surga. Dan kalau sudah masuk surga, ngepain? Kalau sudah masuk surga, AKAN DIPERINTAH ALLAH UNTUK MEMULIAKAN DAN MENGUDUSKAN NAMA-NYA berketerusan sampeeeeeeeeeeeeeeee selama-lamanya ….

Itu pun sudah jelas Kristen TIDAK PUNYA SURGA sama sekali. Siapa saja yang memeluk agama Kristen kemudian mati dalam agama Kristen – pasti masuk neraka, kekal di dalamnya …..

Kecuali kamu hay crusader, bisa membuktikan kepada saya bahwa Kristen adalah agama yang benar. Bisanggakk????

 _________________

Crusader,

KEEMPAT

ALLAH BERTINDAK ANEH DAN JANGGAL

ALLAH yang Maha Suci itu telah bertindak aneh dan janggal. Kenapa?

Dalam sejarah Perjanjian Lama (TAURAT) dan Perjanjian Baru (INJIL) yang Kitab-kitab mana diakui oleh ALQURAN sendiri tentang keabsahannya sebagai satu Kitab Suci (2 ………………..->> text is missing – Pen.

_________________

Sophislam,

Hanya sampai di sini kamu kuatnya bikin  teori pepesan ya, crusader……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s