Alquran Yang Injili

alquran-yang-injili

Gabrielon September 3, 2011 at 3:44 pm said: 

Saudara Lena benar sekali (HaleluYAH, puji Tuhan)

Dalam Al Imran ayat 45 ditulis seperti itu, bahwa Isa Putra maryam, seorang yang terkemuka di bumi dan akhirat.. Jadi kalau penulis artikel ini mengatakan Al -kitab palsu, maka Al quran pun palsu.

Dalam Surat Al Imran ayat 45 yang ada di “Al Quran terjemah Indonesia” yang disusun oleh TIM DISBINTALAD dan diberi kata sambutan oleh ketua MUI tersebut, tertulis sebagai berikut :

idz qaalatil malaa-ikatu yaa maryamu innallaaha yubasysyiruki bi kalimatimminhus muhul masiihu’ iisabnu maryama wajiihan fid dun-yaa wal aakhirati wa minal muqarrabin.

Dalam terjemahan bahasa indonesianya tertulis sbb:

(ingatlah) ketika malaikat berkata, “Hai maryam, sesungguhnya Allah memberi kabar gembira kepada engkau dengan perkataan (perintah) dari Allah namanya Almasih Isa putra maryam, seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan salah seorang daripada orang-orang yang dekat(kepada Allah).

Saya hanya mau memberi penjelasan kepada anda mengenai firman Allah di surat Al Imran tersebut saudara ku IsmaIL….

kami orang2 Kristen di seluruh dunia menyadari benar, bahwa Alkitab memiliki derajad di bawah AlQuran. “AL QURAN LEBIH TINGGI DERAJAD NYA DARI ALKITAB”, itu sudah pasti!! Kami orang kristen di seluruh dunia mengetahui bahwa saudara2 IsmaIL menganggap bahwa Al quran adalah Firman Allah yang nuzul (turun) ke dunia, sehingga Al Quran mutlak adalah suci.Sehingga anda tidak akan pernah meletakan alquran di tempat yang rendah, atau di bawa masuk ke WC atau tulisan2 Alquran di coret-coret, karena Al Quran adalah suci bagi saudara2 IsmaIL.

Sebaliknya saudaraku….. Alkitab kami, sering kali kami baca di dalam WC selagi, maaf, kami sedang buang hajat, atau Aklitab sering kami tinggal di lantai sementara kami duduk diatas sofa menonton TV. Alasan kami melakukan hal tersebut, adalh karena Al kitab bukan barang atau sesuatu yang suci bagi kami. karena kami orang Kristen di seluruh dunia, mengetahui, bahwa Alkitab di buat oleh tangan2 manusia. Dicetak oleh tangan2 manusia, sehingga apa yang tertilis didalamnya bisa saja sesuai dengan kemauan orang yang menuliskan ayat2 tersebut SAAT itu. Bagi kami Isa Almasih (yesus Kristus) itulah yang suci. Dia lah Firman Allah (kalimatuloh- seperti yang tertulis di AL Imran ayat 45). FIRMAN ALLAH yang hidup yang nuzul dan yang terpenting adalah yang ACTION!!. Bukan hanya tulisan saja, tapi dia memberi contoh dengan perbuatannya.

Nah saudara ku, terimakasih untuk pembelajaran ini.

Shalom aleichem ( damai besertamu)

Hormat saya,

wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

____________________________________________

Sophislam,

Pertama.

Anda tahu ahmadiyah kan?

Ahmadiyah adalah ‘sekte’ di dalam Islam yang menyatakan bahwa mirza ghulam ahmad (MGA) adalah seorang Nabi sesudah Nabi Muhammad. Tentu saja hal ini bertentangan dengan akidah Islam yang diterima secara universal. Islam mainstream telah memvonis bahwa sekte ini adalah sekte sesat. Muslim mainstream telah menyatakan bahwa kaum ahmadiyah bukanlah Muslim, melainkan kaum di luar Muslim / Islam. Dengan demikian maka jemaat ini tidak diterima di Mekah.

Kaum ahmadiyah, karena fikiran mereka semua sudah ‘terkooptasi’ dengan ide bahwa mga adalah seorang Nabi, mereka JADI begitu mudahnya untuk menyatakan maupun meyakini bahwa SEMUA AYAT YANG ADA DI DALAM ALQURAN merupakan nubuat atas kedatangan si mga ini.

Padahal faktanya, TOH TIDAK ADA SATU AYAT PUN di dalam Alquran yang merupakan nubuat atas kedatangan sang durjana ini yaitu si mga. Pertanyaannya adalah, mengapa JADI begitu mudahnya setiap individu ahmadiyah menyatakan bahwa semua ayat Alquran merupakan nubuatan atas mga ini? Jawabannya adalah mudah, yaitu karena FIKIRAN MEREKA SUDAH DICEKOKI dengan faham SESAT bahwa mga adalah Nabi Tuhan. DICEKOKI, adalah sama dengan TELAH TERRACUNI.

Nah begitu jugalah halnya dengan kaum Kristen ini. Karena semua individu Kristen telah TERKOOPTASI dengan ide gila –karangan Paulus binti Iblis- bahwa Jesus adalah anak Tuhan, maka ketika mereka membaca ayat Alquran dan kemudian menemukan ali imran 45 ini, mereka jadi lantas berfikir bahwa Alquran sendiri MENSAHKAN iman Kristen. Hebat kan??

Fren ….

Tidak ada satu pun bagian di dalam Islam, baik itu ayat Alquran, maupun peri kehidupan Muhammad Saw, maupun Alhadis, yang dapat dijadikan nubuat akan kebenaran ketuhanan Jesus. Kalau pun ada individu Kristen yang berfikiran bahwa ADA AYAT ALQURAN yang merupakan nubuat akan ketuhanan Jesus, maka fikiran itu HANYA DISEBABKAN karena si Kristen itu telah DICEKOKI oleh Paulus binti Iblis yang berfaham sesat, yaitu bahwa Jesus adalah anak Tuhan.

Kedua.

Ali imran 45 ini telah Anda (dan semua orang Kristen) anggap sebagai PEMBENARAN dari Alquran bagi iman Kristen. Dengan kata lain, Anda orang Kristen berkata bahwa TOH ALQURAN SENDIRI MENGAKUI bahwa Jesus itu adalah anak Tuhan (atau, Kristen adalah agama yang benar dan illahi).

Kalau lah memang benar bahwa Alquran ini khususnya ali imran 45 mengarahkan seluruh Muslim untuk berkeyakinan bahwa Jesus adalah anak Tuhan, maka pertanyaannya adalah, MENGAPA MUHAMMAD SENDIRI DAN PARA SAHABATNYA tidak pergi ke gereja? Mengapa Muhammad dan seluruh sahabatnya tidak menjadi orang Kristen? mengapa Muhammad dan sahabatnya tidak makan babi? Mengapa Muhammad Saw dan para sahabatnya tidak bawa-bawa salib kemana-mana? Bahkan sejarah melihat bahwa Muhammad dan semua sahabatnya MEMUSUHI KRISTEN DAN KEKRISTENAN.

Ingat dengan kisah mubahalah antara Muhammad (di pihak Islam) dengan kaum Kristen dari Najran? Bukankah di dalam kisah itu dijelaskan bahwa MUHAMMAD MENENTANG IMAN KEKRISTENAN??

Lantas mengapa tiba-tiba Anda berfikir bahwa Muhammad maupun Alquran maupun Alhadis ‘menyuruh’ umat Muslim untuk meyakini bahwa Jesus / Isa as adalah anak Tuhan??

Untuk lebih jelas mengenai kisah mubahalah Nabi Muhammad versus kaum Kristen Najran ini (yang memuat kisah di mana Muhammad Saw dan pengikutnya BERSEBERANGAN dengan kaum Kristen), klik di sini untuk baca artikelnya,

https://sophislam.wordpress.com/2017/08/13/mubahalah-dalam-hukum-islam/

Ketiga,

Anda kaum Kristen berkeyakinan bahwa Alquran atau Alhadis mempunyai ayat yang mengarahkan kaum Muslim supaya meyakini bahwa Jesus adalah anak Tuhan. Dengan kata lain, kaum Kristen berkeyakinan bahwa Alquran (maupun Alhadis) sendiri memerintahkan kaum Muslim untuk pergi ke Gereja dan menjadi penganut Kristen.

Kalau memang demikian, maka mengapa Alquran mau pun Muhammad Saw sendiri TIDAK MENYATAKANNYA dengan tegas di dalam Alquran?? Seharusnya, Alquran mempunyai ayat yang kira-kira berbunyi demikian,

Hai manusia…. Sungguh kebaikan bagi kamu itu adalah bahwa kamu memasuki Gereja Almasih dengan mengharapkan keridhaanKu, dan kamu mengambil Trinitas itu sebagai pelindung kamu di dalam taqwa. Maka itulah sebaik-baik orang yang mengharapkan pertemuan dengan Allah dan SurgaNya …. (Alquran Surah Aldodol 21 / QS Aldodol : 21).

“Ayat Alquran” demikian dengan tegas menganjurkan dan mengajarkan semua Muslim untuk MENJADI PENGANUT AJARAN ALMASIH, bukan? Tidak perlu lagi ada interpretasi macam-macam, jelaslah bahwa (bunyi) ayat tersebut mengisyaratkan bahwa Trinitas adalah benar.

Namun toh kenyataannya ayat dengan bunyi dan susunan redaksi demikian (Aldodol : 21) tidak ditemukan di dalam Alquran.

Yang ada hanya lah ayat seperti ali imran 45 ini. Bukankah ali imran 45 ini TERLALU DIPAKSAKAN untuk dianggap sebagai rekomendasi dari Allah supaya seluruh manusia beriman kepada Jesus sebagai anak Tuhan??

Apa salahnya bagi Allah jika Dia menurunkan ayat seperti itu, QS Aldodol : 21 di atas, KALAU MEMANG BENAR BAHWA Allah menginginkan seluruh umat Muhammad untuk menjadi penganut ajaran Almasih?? Kalau kenyataannya di dalam Alquran tidak ada ayat seperti bunyi Aldodol : 21 tersebut di atas, maka itu seharusnya berarti bahwa Allah sama sekali memusuhi dan melaknati ajaran Trinitas. Itu pasti!

Keempat.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim makan bangke – daging – babi – anjing buaya – tikus – dll.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim berzina.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim mengkonsumsi arak.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim makan riba.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim sekulerisme.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim menyembah Trinitas / Tuhan lain selain Allah.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim menyembah patung.

Islam / ajaran Muhammad melarang kaum Muslim  berjudi.

Muslim yang melanggar larangan tersebut, PASTILAH Allah akan mengazab mereka dengan keras di dalam Neraka.

Sementara, karena kebodohannya, banyak kaum Kristen berfikir bahwa Alquran mempunyai ayat yang membenarkan ajaran Almasih. Artinya, Kristen berfikir bahwa seharusnya Muslim itu menjadi Kristen alias MURTAD, karena itu adalah perintah Alquran. Menjadi Kristen, artinya hidup sesuai dengan nilai-nilai Gereja. Nilai-nilai Gereja itu adalah ….

Gereja / Alkitab membolehkan manusia makan bangke – daging – babi – anjing – buaya – tikus dll

Gereja / Alkitab membolehkan manusia berzina

Gereja / Alkitab membolehkan manusia mengkonsumsi arak.

Gereja / Alkitab membolehkan manusia makan riba

Gereja / Alkitab membolehkan manusia menempuh sekulerisme

Gereja / Alkitab membolehkan manusia menyembah Trinitas / Tuhan lain selain Allah.

Gereja / Alkitab membolehkan manusia menyembah patung

Gereja / Alkitab membolehkan manusia berjudi.

Intinya, AMAT BERTOLAK BELAKANG antara ajaran Islam yang agung dengan ajaran Gereja / Alkitab yang menjijikkan dan rendah.

Nah sekarang mana mungkin, Alquran / Islam yang melarang umat manusia melakukan hal-hal yang menjijikkan dan rendah, tiba-tiba dianggap memerintahkan manusia itu sendiri untuk masuk ke dalam agama yang membolehkan manusianya untuk melakukan hal-hal yang menjijikkan dan rendah tersebut??

Buat apa Muhammad / Allah capek-capek melarang umat Muslim berbuat ini-itu, kalau toh akhirnya, ujug-ujugnya, memerintahkan manusia untuk melakukan itu semua kelak sebagai warga Gereja Almasih??

Capek-capek Muhammad melarang kaum Muslim jangan makan bangke. Lantas apa mungkin tiba-tiba kita harus yakin bahwa Muhammad suruh Muslim harus murtad dan kemudian makan bangke?

Berbusah-busah mulut Muhammad Saw melarang kaum Muslim jangan mengkonsumsi miras. Lantas apa mungkin tiba-tiba kita harus mendengar bahwa Alquran (yang merupakan bawaan Muhammad) memerintahkan Muslim untuk murtad dan kemudian minum miras??

Tumpah darah Muhammad dan para sahabatnya untuk melarang Muslim jangan berzina. Lantas apa mungkin sekarang kita harus percaya bahwa Muhammad dan para sahabatnya menganjurkan Muslim untuk murtad dan kemudian bebas berzina di dalam Gereja-Gereja sebagai warga Kristen??

Lantas buat apa, Muhammad dan para sahabatnya (dan juga Allah Swt) CAPEK-CAPEK DAN SAMPAI MULUT BERBUSAH-BUSAH DAN ITU PUN SAMPAI SABUNG NYAWA MENUMPAHKAN DARAH ketika melarang ini-itu — KALAU TOH AKHIRNYA Muslim DIIJINKAN bahkan “diperintahkan” untuk murtad ke agama Kristen DAN MELAKUKAN SEMUA HAL YANG DILARANG DI DALAM ISLAM TERSEBUT??

Singkatnya, apa mungkin ali imran 45 (dan ayat lainnya di dalam Alquran) merupakan sinyal dari Allah Swt dan Muhammad Saw supaya Muslim menjadi pengikut ajaran Gereja yang mesum dan rendah, yang bertolak belakang sama sekali dengan ajaran Islam?

Sebenarnya siapa di sini yang tidak mempunyai otak sama sekali????

Gambarannya, seperti seorang ibu yang memandikan anaknya bersih-bersih pada sebuah sungai yang airnya begitu bening, menggunakan sabun yang terbaik dan termahal. Setelah mandi, sang anak dipakaikan baju yang terbagus dan sudah dicuci bersih, disetrika dengan baik, dan dipakaikan sang ibu dengan sambil dibacakan doa tulus supaya sang anak menjadi anak yang baik. Setelah selesai memandikan sang anak dan memakaikan baju sang anak dan mendoakan sang anak supaya menjadi anak yang baik, eh tiba-tiba sang ibu mencampakkan si anak  tersebut ke sungai yang hitam dan berlumpur!!! Apakah ada ibu segila itu???

Kalau toh memang pada akhirnya sang anak akan dilemparkan ke sungai yang hitam dan berlumpur penuh dengan bangai tikus dan anjing PLUS BELATUNG, maka mengapa SANG IBU CAPEK-CAPEK memandikan sang anak sejak semula? Kemudian memakaikan baju sang anak dengan baju yang terbaik dan terwangi? Dan kemudian mendoakan sang anak supaya menjadi anak yang baik??

Nah itulah cara berfikir kaum Kristen yang memang sudah ditakdirkan hidup tanpa otak sama sekali!

Kelima.

Ada satu gambaran yang amat menarik untuk digunakan di dalam pembahasan pembenaran Trinitas di dalam Alquran ini.

Sebuah keluarga berencana berpiknik ke sebuah pulau, dan menginap di villa di pulau itu selama 4 hari. Dari sekian anak yang lahir di keluarga itu, salah satunya bernama dodi. Si dodi adalah satu-satunya anggota keluarga YANG TIDAK DIAJAK / DIBAWA ke acara piknik keluarga tersebut, PALING TIDAK belum pasti diajak / dibawa piknik ke pulau bersama-sama. Dodi pun mengetahui bahwa keluarga belum pasti membawa / mengajaknya piknik ke pulau.

Entah mengapa, dodi pergi ke rumah temannya, dengan keperluan untuk meminjam kamera digital dan pemutar musik digital milik sang teman. Kepada temannya itu dodi bilang bahwa dodi akan pergi piknik ke pulau dengan keluarganya selama 4 hari menginap di vila pulau tersebut.

Mengapa begitu?

Bukankah dodi BELUM TENTU pergi piknik ke pulau? Lantas mengapa dodi sudah berani pinjam-pinjam kamera dan pemutar musik digital ke teman tetangganya, SEOLAH DODI SUDAH YAKIN AKAN DIBAWA PIKNIK KELUARGA?? Dari mana dodi yakin bahwa dodi akan diajak piknik? Apa dasarnya bahwa dodi akan dibawa piknik? Bukankah keluarganya tidak pernah bilang bahwa dodi akan dibawa piknik ke pulau??

Begitulah perumpamaan kaum Kristen ketika mereka berfikir bahwa Alquran mempunyai ayat yang membenarkan ajaran Gereja.

Kaum Kristen berkata bahwa Alquran mempunyai ayat yang membenarkan bahwa Jesus adalah anak Tuhan. Lantas dari mana kaum Kristen itu tahu bahwa ajaran Alkitab sendiri PERNAH BERKATA BAHWA JESUS ADALAH ANAK TUHAN??

Sebenarnya, ADALAH BELUM PASTI ALKITAB ITU MENGAJARKAN bahwa Jesus adalah anak Tuhan. Tidak ada satu pun ayat Alkitab yang mengajarkan bahwa Jesus adalah anak Tuhan. Justru kebalikannya Alkitab mempunyai banyak ayat yang menjelaskan bahwa Jesus adalah Nabi biasa di antara Nabi-Nabi lainnya, dan pun Alkitab mempunyai ayat yang menegaskan bahwa Jesus pernah berkata bahwa celakalah dia yang mempertuhankan Jesus.

Kaum Kristen BOLEH-BOLEH SAJA mencomot ayat Alquran untuk dijadikan pembenaran bagi ketuhanan Jesus –ASALKAN—status ketuhana Jesus itu sendiri memang sudah pasti menurut Alkitab. Faktanya, toh ketuhanan Jesus di dalam Alkitab DIPERDEBATKAN OLEH BANYAK KALANGAN, baik kalangan agamawan, kalangan ilmuwan, kalangan atheist, kalangan sekuler, dan kalangan Muslim. Itu pun hasil akhir dari perdebatan tersebut PASTI BERBUNYI bahwa Jesus ternyata bukanlah Tuhan. Apa mungkin Tuhan menikah? Apakah mungkin Tuhan poligami? Apakah mungkin Tuhan mempunyai istri yang mantan pelacur? Apakah mungkin Tuhan dapat diseret oleh Setan ke padang pasir dan diperintah oleh Setan tersebut? Apakah mungkin Tuhan tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat?? Tuhan macam apakah itu??

Belum pasti Alkitab itu mengajarkan bahwa Jesus adalah Tuhan, e-eh tiba-tiba kaum Kristen mencomot ayat Alquran untuk digunakan sebagai bukti bahwa Alkitab itu benar karena mengajarkan bahwa Jesus adalah Tuhan.

Warning! Attention! Caution! Whatever!

Jangan pernah mau jadi jemaat Gereja. Satu-satunya efek dari menjadi jemaat Gereja adalah efek negatif yaitu:

Otak menjadi gila dan kacau!

Sudah terbukti!

Keenam.

Dari artikel Anda ini saya menangkap kesan bahwa Anda ingin menyatakan bahwa Alquran sendiri menyatakan bahwa Isa as adalah orang yang benar, dan MENGHUBUNGKAN BENARNYA ITU dengan iman Kristen. Mengapa bisa begitu?

Isa as memang benar! Dan benar jugalah para pengikutnya. Itu jelas. Dan hal itulah yang ingin disampaikan Allah di dalam AlquranNya.

Namun pertanyaan saya adalah, mengapa benarnya Isa as itu seolah otomatis menjadi BENARNYA IMAN KRISTEN BAHWA JESUS ADALAH ANAK TUHAN?

Ingatlah, bahwa Isa as adalah Nabi Tuhan. Dan Nabi Tuhan itu bukan Isa as saja. Daud Musa Yunus Zulkifli Ibrahim Ishak Ilyasa dan seterusnya mereka semua adalah Nabi Tuhan. Dan itu artinya mereka semua adalah benar! Benarnya Isa as SAMA DENGAN benarnya Nabi-Nabi yang lain, termasuk Muhammad Saw. Tidak mungkin Isa as benar sendirian, dan Nabi lain itu salah.

Jadi, ali imran 45 itu SAMA SEKALI BUKANLAH AYAT ALQURAN YANG MENYURUH UMAT MUSLIM UNTUK PERCAYA KEPADA TRINITAS.

Tidak mungkin bahwa benarnya Isa as di dalam Alquran itu berarti BENARNYA iman Kristen / Trinitas. Bahkan tidak ada ayat di dalam Alquran yang menyatakan bahwa Isa as adalah anak Tuhan. Kebalikannya, Alquran telah menegaskan bahwa Isa as bukanlah anak Tuhan – dan haramlah bagi siapa pun untuk menyatakan bahwa Allah mempunyai anak!

Tidak mungkin Alquran harus menyatakan bahwa Isa as itu salah. Sangat sangat sangat tidak mungkin – karena toh sebenarnya Isa as itu adalah Rasulullah. Kebenaran Isa as adalah kebenaran di dalam Islam.

Isa as memang benar, menurut Alquran. Namun benarnya itu BENAR YANG VERSI ISLAM, BUKAN VERSI GEREJA. Karena justru Alquran itu diturunkan ke Dunia ini untuk MEMBABAT HABIS ajaran Gereja yang menyatakan bahwa Isa as adalah anak Tuhan. Mohon baca paragraf ini dengan seksama supaya tidak nyinyir lagi besok-besoknya.

Ketujuh.

Ketika Alquran di dalam proses turun, agama Kristen telah berkembang (termasuk Yahudi) di dalam hal ini di Mekah. Agama Kristen adalah agama yang menyatakan bahwa Isa as adalah anak Tuhan. Kemudian turunlah Alquran yang menyatakan bahwa Isa as bukanlah anak Tuhan.

Spontan, publik kala itu jadinya berfikir, bahwa ALQURAN TELAH MENUDUH ISA ALMASIH telah BERKATA DUSTA, karena orang ‘tahu’-nya mereka diajarkan bahwa Isa as telah berkata bahwa dirinya adalah anak Tuhan.

Benarkah demikian, bahwa Alquran telah menuduh Isa as berkata dusta, bahwa dirinya adalah anak Tuhan? Tentu saja tidak. Alquran tidak pernah menuduh bahwa Isa as telah berkata dusta (dengan menyatakan bahwa dirinya adalah anak Tuhan). Namun Alquran ingin menegaskan, bahwa,

  1. Isa as tidak pernah berkata dusta atau mengarang-ngarang ajaran yang liar yang tidak sesuai dengan kehendak illahi (yaitu: “aku adalah anak Tuhan maka sembahlah aku”.).
  2. Kalau toh ada kaum Kristen yang berkata bahwa Isa as adalah anak Tuhan, maka itu adalah KESALAHAN / KEDUSTAAN yang kaum Kristen adakan sendiri, bukan perkataan Isa as. Isa as TIDAK PERNAH BERKATA bahwa dirinya adalah anak Tuhan. Jadinya, Isa as tidak pernah berdusta di dalam pandangan Alquran. Orang Kristen awal lah yang telah berdusta tentang Isa as ini.

Nah itulah sebabnya REDAKSI dari ali imran 45 itu jadi demikian,

(Ingatlah) ketika malaikat berkata, “Hai Maryam, sesungguhnya Allah memberi kabar gembira kepada engkau dengan perkataan (perintah) dari Allah namanya Almasih Isa putra Maryam, seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan salah seorang dari pada orang-orang yang dekat (kepada Allah).

Kalau dibalik, bunyi dari redaksi itu MENGINDIKASIKAN bahwa telah terjadi SALAH-PAHAM di kalangan publik Mekah / Madinah kala itu berkenaan dengan pendirian Islam yang menyatakan bahwa Isa as bukanlah anak Tuhan. Kesalahpahaman tersebut adalah seolah Alquran menuduh bahwa Isa as telah berkata dusta.

Kedelapan.

Tentang kata /kalimat/.

Pada ayat ali imran 45 tersebut terdapat phrase bahwa isa adalah kalimat Allah, firman Allah. Phrase Alquran inilah yang “diincar gila-gilaan” oleh kaum Kristen untuk dijadikan pembenaran ajaran trinitas.

Isa adalah kalimat / firman Allah. Maka apakah itu otomatis berarti trinitas adalah benar, bahwa Jesus memang anak Tuhan?

Coba perhatikan.

Adakah di dalam kehidupan ini yang tidak berasal dari kalimat Allah?

Muhammad Saw pun tercipta dari kalimat / firman Allah. Nabi Adam, penciptaan bumi, penciptaan milyaran manusia, semua adalah tercipta dari firman Allah. Maka dari mana datangnya ide bahwa Jesus adalah Tuhan hanya karena Alquran menegaskan bahwa Jesus itu merupakan firman Allah??

Alquran pun juga firman Allah kok! Alhadits itu juga firman Allah kok! Perang badar pun juga merupakan firman Allah kok!

Kesembilan.

Anda sebagai penganut Kristen pasti diajarkan oleh gereja bahwa semua ayat Alquran adalah ayat palsu, alias bukan ayat Tuhan.

Tapi tiba-tiba anda sebagai orang Kristen SANGAT BERNAFSU mengklaim bahwa Ali Imran 45 (dan pastinya ayat lain dalam Alquran) adalah ayat pembenaran atas ajaran Trinitas.

Pertanyaannya adalah,

Apakah Ali Imran 45 itu BENAR-BENAR MERUPAKAN AYAT ALLAH SAMAWI??

Kalau Ali Imran 45 itu memang benar sebagai ayat dari Allah Samawi, maka bagaimana dengan ayat lain dalam Alquran?

Apakah anda sebagai orang Kristen ingin mengatakan, bahwa HANYA ALI IMRAN 45 saja yang merupakan ayat Alquran yang berasal dari Allah Samawi, dan selainnya adalah ayat bikinan Muhammad saw belaka??

Penutup.

Sebaiknya semua manusia di-WARNINGin saja supaya jangan mau jadi jemaat Gereja, karena efeknya cuma satu yaitu otak dan cara berfikir mereka jadi seruduk-sana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s