Perbudakan Dalam Kristen

perbudakan-dalam-kristen

Kristen memiliki hubungan majikan/budak dalam ketuhanan mereka pula. Kristen memakai injil untuk membenarkan perbudakan, pelecehan wanita dan pelanggaran HAM lainnya. Hal ini karena kekaburan injil dalam masalah politik sehingga memungkin berbagai penafsiran.

Perjanjian lama memperbolehkan perbudakan, dengan sangat jelas, namun tidak semuanya terbatas pada perjanjian lama. Yesus merangkum makna perjanjian lama sebagai aturan emas: Apakah ada yang berpikir kalau perbudakan itu mungkin lewat aturan emas? Sebagian besar Kristen dalam sejarah berpikir demikian. Yesus terus melanggar hukum perjanjian lama dan memerintahkan sahabatnya melakukannya pula.

Walau begitu petunjuk perbudakan dalam ajaran Kristen dapat ditemukan dalam ayat berikut:

Ephesians (Efesus) 6:5

Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus,

Leviticus (Imamat)

25:44 Tetapi budakmu laki-laki atau perempuan yang boleh kaumiliki adalah dari antara bangsa-bangsa yang di sekelilingmu; hanya dari antara merekalah kamu boleh membeli budak laki-laki dan perempuan.

25:45 Juga dari antara anak-anak pendatang yang tinggal di antaramu boleh kamu membelinya dan dari antara kaum mereka yang tinggal di antaramu, yang dilahirkan di negerimu. Orang-orang itu boleh menjadi milikmu.

25:46 Kamu harus membagikan mereka sebagai milik pusaka kepada anak-anakmu yang kemudian, supaya diwarisi sebagai milik; kamu harus memperbudakkan mereka untuk selama-lamanya, tetapi atas saudara-saudaramu orang-orang Israel, janganlah memerintah dengan kejam yang satu sama yang lain.

Eksodus (Keluaran)

21:20 Apabila seseorang memukul budaknya laki-laki atau perempuan dengan tongkat, sehingga mati karena pukulan itu, pastilah budak itu dibalaskan.

21:21 Hanya jika budak itu masih hidup sehari dua, maka janganlah dituntut belanya, sebab budak itu adalah miliknya sendiri.

Luke (Lukas)

12:46 maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia.

12:47 Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.

1- Timotius

6:1 Semua orang yang menanggung beban perbudakan hendaknya menganggap tuan mereka layak mendapat segala penghormatan, agar nama Allah dan ajaran kita jangan dihujat orang.

6:2 Jika tuan mereka seorang percaya, janganlah ia kurang disegani karena bersaudara dalam Kristus, melainkan hendaklah ia dilayani mereka dengan lebih baik lagi, karena tuan yang menerima berkat pelayanan mereka ialah saudara yang percaya dan yang kekasih. (6-2b) Ajarkanlah dan nasihatkanlah semuanya ini.

Sebuah gelombang revivalisme yang disebut kebangkitan besar kedua menginspirasi semangat reformasi di Utara AS. Revivalis berpendapat kalau amerika perlu regenerasi moral oleh umat Kristen yang berdedikasi. Mereka membuat sederetan kebijakan untuk menghilangkan kejahatan dalam masyarakat amerika. Reformasi ini termasuk hak wanita, pendidikan, perilaku, perilaku manusiawi pada orang yang sakit mental, dan penghapusan perbudakan. Walau tidak semua revivalis menentang perbudakan, pada pertengahan abad ke19 gerakan penghapusan perbudakan mendapat kekuatan dan energi karena dukungan mereka.

Saat ini tinggal dua negara di dunia kristen yang mempraktekkan perbudakan:

  1. Venezuela (walau ini tidak semuanya berkaitan dengan kristen, tapi karena hubungan kuat Hugo Chavez dengan organisasi teroris dan kejahatan internasional)
  2. Guinea Khatulistiwa

Referensi:

God Is Not Great by Christopher Hitchens

McCormick, M. Origins of the European Economy: Communications and Commerce AD 300-900. Retrieved from

http://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=w_qk37HzM7wC&oi=fnd&pg=PR15&dq=Michael+McCormick+European+Economy&ots=AM2RRmJn-v&sig=SAIrQn-RpgKEIsFGfx1YILChGMg#PPP1,M1

>>

Access from,

http://ateisindonesia.wikidot.com/perbudakan-dalam-kristen

Access date,

5 Nopember 2010.

Penutup.

Inikah yang dimaksud dengan agama Kristen sebagai agama yang penuh kasih dan damai untuk segenap bangsa?? Dan inikah yang ingin ditunjukkan kaum kapirit Kristen ketika mereka begitu gencarnya menuduh dan mencaci maki Islam dan kaum Muslim sebagai agama dan umat yang gemar memperbudak manusia???

Betapa munafiknya manusia-manusia Kristen itu!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s