Kabah Adalah Peninggalan Hindu

peninggalanhindu

Kapirit >>

Kaabah dulu adalah kuil Hindu ?

By P.N. Oak (Historian)

Ternyata didalam Kabah, ada sebuah inskripsi yg merujuk kpd raja Vikramaditya. Ini membuktikan tanpa ragu bahwa jazirah Arab dulu merupakan bagian dari Kerajaan Vikramaditya dari India.

Teks inskripsi Vikramaditya yg ditemukan dlm piring emas yg digantung didalam kuil Kabah di Mekah ini, dicatat pada halaman 315 dari buku yg berjudul ‘Sayar-ul-Okul’ yg disimpan dlm perpustakaan Makhtab-e-Sultania di Istanbul, Turki. Terjemahan inskripsi tsb:

(Sayar ul Okul berarti ‘Kata2 Berkesan’)

“Beruntunglah mereka yg lahir (dan hidup) selama kuasa raja Vikram. Ia seorang penguasa penuh kasih, terhormat dan berbakti pada penduduknya. Namun pada saat itu, kami Arab, tidak peduli pada Tuhan, tenggelam dlm kenikmatan sensual. Komplotan dan penyiksaan merajalela … Kami, Arab, terjerat dlm kegelapan (jahiliyah)… namun pendidikan yg disebar raja Vikramaditya tidak mencampakkan kami, orang2 asing. Ia menyebarkan agama sucinya diantara kami dan mengirimkan ahli2 yg kepitanrannya bersinar spt matahari dari negaranya kenegara kami…”

Ini bahasa Arabnya :

“Itrashaphai Santu Ibikramatul Phahalameen Karimun Yartapheeha Wayosassaru Bihillahaya Samaini Ela Motakabberen Sihillaha Yuhee Quid min howa Yapakhara phajjal asari nahone osirom bayjayhalem. Yundan blabin Kajan blnaya khtoryaha sadunya kanateph netephi bejehalin Atadari bilamasa- rateen phakef tasabuhu kaunnieja majekaralhada walador. As hmiman burukankad toluho watastaru hihila Yakajibaymana balay kulk amarena phaneya jaunabilamary Bikramatum”.

(Page 315 Sayar-ul-okul).

Analisa :

Kerajaan2 India purbakala kemungkinan besar melebarkan sayap sampai ke Arab dan Vikramaditya-lah yg pertama merebut kawasan Arabia. Karena inskripsi itu mengatakan bahwa Raja Vikram menghilangkan jahiliyah dari Arabia. Dan, apapun agama mereka sebelumnya, orang2nya Vikrama sukses dlm menyebarkan ajaran Vedic (dari kitab2 Weda, buku suci Hindu) kedlm way of life Arabia.

Pengetahuan seni dan sains India disebarkan kpd dunia Arab lewat sekolah2, akademi dan pusat2 budaya. Jadi, kepercayaan bahwa orang2 Arab yg membawa ajaran ini kpd negara2 mereka lewat upaya mereka sendiri tidak berdasar.

Juga bisa disimpulkan bahwa Kutub Minar di Delhi bisa saja merupakan menara Vikramadiya memperingati keberhasilannya merebut Arabia. Kesimpulan ini dikuatkan oleh dua hal:

Pertama, inskripsi pada menara tinggi dari besi didekat Kutub Minar merujuk pada perkawinan raja Vikramaditya kpd permaisuri Balhika. Balhika tidak lain dari nama kawasan Balkh di Asia Barat. Kemungkinan, Arabia direbut Raja Vikramaditya dari penguasa Balkh yg mengadakan perjanjian damai dgn memberikan puterinya sbg pengantin.

Kedua, kota disebelah Kutub Minar bernama Mehrauli, dari nama Mihira, seorang astronomer-mathematician dari keraton Raja Vikram. Mehrauli adalah kependekan Sansekerta dari kata2 ‘Mihira-Awali’ yg menunjukkan barisan rumah bagi Mihira dan staf asistennya yg bekerja sbg pengamat bingang yg dilakukan dari menara tsb

ARSIP DI TURKI !

Di Istanbul, Turki, ada perpustakaan termashur bernama Makhatab-e-Sultania, yg terkenal mempunyai koleksi terbesar dari literatur Asia Barat. Di bagian Arab perpustakaan tsbI ada sebuah

antologi sajak2 Arab purbakala. Antologi ini disusun dari karya sebelumnya dr thn 1742M dibawah perintah Sultan Salim.

Halaman2 volume itu terbuat dari Harir – semacam sutera yg dibuat utk menulis. Setiap halaman memiliki pinggiran yg dihias dgn kertas emas. Antologi itu dikenal dgn nama Sayar-ul-Okul, dan dibagi dlm 3 bagian. Bagian pertama mengandung detil2 biografi dan komposisi puisi2 penyair2 Arab PRA-Islam. Bagian kedua terdiri dari kesaksian dan sajak2 penyair dari periode yg dimulai tidak lama setelah Muhamad, sampai akhir dinasti Bani Ummayyah. Bagian ketiga adalah ttg penyair2 sampai jaman Khalif Harun-al-Rashid.

Abu Amir Asamai, penyair Arab yg merupakan penyair utama keraton Harun-al-Rashid, menyusun dan mengedit antologi tsb. Edisi modern pertama ‘Sayar-ul-Okul’ terbit di Berlin th 1864. Edisi berikutnya diterbitkan di Beirut th 1932.

Koleksi ini dianggap sbg antologi paling penting dan berotoritas dlm sajak2 Arab purbakala. Koleksi ini menujnukkan adat, tata tertib dan hiburan Arabia dijaman purbakala. Buku ini juga mengangund penjabaran deskripsi ttg kuil purbakala Mekah, kita dan bazar tahunan yg dikenal sbg OKAJ disekitar kuil Kabah di Mekah. Ini berarti bahwa kumpul2 di Mekah setiap tahun utk naik haji berasal dari tradisi pra-Islam.

Bazar OKAJ bukan sebuah karnaval tempat anak muda bermarijuana. Ini merupakan kesempatan kaum elit dan terpelajar utk membahas aspek2 sosial, religius, politis, literatur dan aspek2 budaya Hindu lainnya yg menyebar di Arabia.‘Sayar-ul-Okul’ mengatakan bahwa kesimpulan yg didapatkan dari diskusi2 disana diterima dan sangat dihormati diseluruh Arabia. Mekah, oleh karena itu, mengikuti tradisi Varanasi (dari India), yi tradisi kaum elit mendiskusikan hal2 penting sementara kaum awan berkumpul utk mencapai kenikmatan spiritual. Kuil2 utama di Varanasi (India) dan di Mekah (di Arvasthan / Arabia) adalah kuil2 dewa SIWA. Bahkan sampai sekarang, emblem2 Mahadewa Siwa masih nampak.

Dan emblem Siwa paling nampak adalah batu Shankara (Siwa) yg dihormati para pehijrah Muslim sampai disentuh dan dicium di Kabah.

Raja Vikramaditya memang terkenal cinta pada Mahadewa Siwa. Di Ujjain (India), ibukota Vikramaditya, ada kuil terkenal Mahankal, yi milik Dewa Shankara (Siwa) yg di-asosiasikan dgn Vikramaditya. Karena menurut inskripsi Vikramaditya, dialah yg menyebarkan agama Hindu, siapa lagi kalau begitu yg mendirikan kuil Kabah di Mekah ?

TRADISI JUBAH di MEKAH

Sebelum para pehijrah masuk Mekah, mereka diminta utk mencukur kepala dan jenggota serta megnenakan jubah khusus yg terdiri dari dua lembar kain putih yg tidak dijahit. Satu disarungi di pinggang dan yg lainnya dililitkan sekitar bahu. Ini merupakan tradisi Hindu purbakala bagi mereka yg ingin masuk kuil2 Hindu dlm keadaan bersih dan murni.

Kuil utama di Mekah, yg menyimpan lambang2 Siwa, dikenal sbg KA’BAH. Kotak ini dilapisi kain hitam. Ini adalah tradisi jaman dahulu kala ketika orang menganggap penting utk meng-kamuflase tempat suci itu (Ka’bah) agar tidak dicaplok atau direbut bangsa lain.

PATUNG DEWA- DEWI

Menurut Encyclopaedia Britannica, kotak Ka’bah memilikii 360 patung.

Tradisi mengatakan, ketika tempat itu diserang, salah satu dewa didalamnya adalah dewa Saturnus; satunya lagi adalah dewa Bulan dan ada lagi yg disebut Allah.

Ini butki bahwa orang2 Arab jaman pra-Islam itu memuja 9 planet. Di India, praktek puja ‘Navagraha’, yi praktek pemujaan bagi ke 9 planet, termasuk Saturnus dan Bulan masih eksis sampai sekarang.

Di India, bulan sabit selalu digambarkan diatas lambang dewa Siwa. Karena itulah, lambang Siwa dlm Ka’bah juga menjadi lambang bendera Islam.

ZAMZAM / AIR GANGGA ?

Satu lagi tradisi Hindu lainnya adalah sungai suci Gangga. Menurut tradisi Hindu, aif Gangga tidak pernah dapat dipisahkan dari lambang Siwa (bulan sabit). Dimanapun ada lambang Siwa, disanalah ada air Gangga. Dan memang! Didekat Ka’bah ditemukan sebuah sumber mata air suci yg disebut ZAMZAM. Sampai sekarang, Zamzam dianggap suci karena tradisi jaman pra-Islam itulah!

TAWAF

Tidak ada mesjid lain di dunia yg dikelilingi sampai 7 kali. Hanya orang Hindu yg ber’tawaf’ mengelilingi dewa-dewi mereka. Lagi2 bukti bahwa Ka’bah adalah tempat ibadah Hindu jaman pra-Islam. Praktek mengambil 7 langkah yg dikenal sbg Saptapadi diasosiasikan dgn upacara perkawinan Hindu dan pemujaan api. Upacara klimaks dlm perkawinan Hindu yg menggabungkan pasangan pengantin mengelilingi api suci sebanyak empat kali (tapi kemudian di-salah artikan dgn 7 kali). Mengingat “Makha” berari API, ketujuh tawaf itu membuktikan bahwa MEKAH ADALAH PUSAT PEMUJAAN DEWA API.

KATA ‘ALLAH’

Jangan kaget bahwa kata ‘ALLAH’ sendiri berasal dari bhs Sansekerta.

Allah, Akka dan Amba adalan sinomin. Nama2 ini berarti : DEWI atau Ibu. Istilah ‘ALLAH’ merupakan bagian dari stanza2 Sansekerta yg memuja2 Dewi Durga, yg juga dikenal sbg Bhavani, Chandi dan Mahishasurmardini. Islam mencaplok penggunaan kata ‘Allah’.

Satu ayat Quran merupakan terjemahan persis dari sebuah stanza dlm Yajurveda. Spt dijelaskan oleh pakar Hindu terbesar, Pandit Satavlekar dari Pardi, dlm salah satu artikelnya.

[Note: Pakar lain menunjukkan bahwa ayat Quran dibawah ini mirip persis dgn ajaran Kena Upanishad (1.7).

Quran:

“Sight perceives Him not. But He perceives men’s sights; for He is the knower of secrets, the Aware.”

(Karena tidak disertai dgn nomor ayatnya, gua nggak bisa kasih terjemahannya sesuai dgn Quran. Tapi intinya :’Indera mata tidak bisa melihatNya. Tapi IA melihat indera manusia; karena IA maha tahu segala rahasia’)

Kena Upanishad:

“Apa yg tidak dapat dilihat dgn mata namun bisa ditembus dgn mata, itulah Brahma (Tuhan) dan bukan apa yg dipuja manusia (didunia).

(That which cannot be seen by the eye but through which the eye itself sees, know That to be Brahman (God) and not what people worship here (in the manifested world).”

(Arti ayat diatas : Tuhan berada diluar indera perasa manusia.]

Identitas sistem2 Unani & Ayurveda menunjukkan bahwa Unani adalah istilah Arab bagi sistim penyembuhan Ayurveda yg dibawa ke Arabia saat wilayah itu masih merupakan bagian dari kerajaan India.

Tradisi2 Hindu lainnya yg diterima Islam:

Hindu memiliki pantheon 33 dewa-dewi. Bangsa2 pra-Islam di Asia Minor juga memuja 33 dewa/i. Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kpd Asia Barat selama kekuasaan India.

Bulan Muslim ‘Safar’ menunjukkan bulan ‘extra’(Adhik Maas) dlm kalender Hindu.

Bulan Muslim ‘Rabi’ berasal dari kata Ravi yg berarti ‘matahari’ karena huruf Sansekerta ‘V’ dirubah Prakrit ‘B’(Prakrit merupakan versi sehari2 bhs Sansekerta).

Rasa hormat Muslim pada Gyrahwi Sharif tidak lain dari Ekadashi milik Hindu (Gyrah = elevan or Gyaarah). Keduanya sama artinya.

IDUL FITRI

Praktek ini berasal dari upacara kurban Go-Medh dan Ashva-Medh Yagnas. Id dlm Sansekerta berarti ibadah/pemujaan. Id dlm Islam juga menandakan hari2 pemujaan. Kata MESH dlm zodiak Hindu berarti DOMBA.

Dijaman dulu, setiap tahun dimulai dgn masuknya matahari kedalam lingkup bintang Aries. Kesempatan ini ditandai dgn pesta bakar kambing Inilah asal usul festival Bakari Id.

[Note: Kata Bakari adalah kata Hindu bagi kambing.]

Karena Id berarti ibadah dan Griha berarti ‘rumah’, kata Islam Idgah berarti ‘Rumah ibadah’ yg sama persis dgn arti Sansekritnya.

Kata ‘Namaz’ berasal dari kata Sansekerta ‘Nama’ & ‘Yajna’(NAMa yAJna) yg berarti menundukkan badan dan memuja/beribadah.

Istilah ‘Id-ul-Fitri’ berasal dari istilah ‘Eed of Piters’ yg berarti memuja nenek moyang, dlm tradisi Sansekerta. Di India, orang2 Hindu memperingati nenek moyang mereka selama dua minggu masa Pitr-Paksha. Sama juga dgn ‘Id-ul-Fitr’(pemujaan nenek moyang).

Praktek Islam utk memperhatikan gerak gerik bulan sama dgn adat Hindu utk buka puasa pada hari2 Sankranti dan Vinayaki Chaturthi setelah nampaknya bulan.

BULAN

Deksripsi kitab Weda ttg bulan, konstelasi bintang berbeda2 dan penciptaan alam semesta dicontek Quran dlm Surat 2, stanza 113, 114, 115, and 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 – 7.

Pembacaan Namaz lima kali sehari berasal dari tradisi Weda bernama Panchmahayagna (5 kali pujaan- Panch-Maha-Yagna) yg merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu.

Muslim membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat. Ini berasal dari aturan ‘Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah’.

BULAN-BULAN HARAM

4 bulan dlm setahun dianggap suci dlm tradisi Islam. Mereka tidak boleh menjarah atau melaukan tindakan kriminal selama periode tsb.

Ini berasal dari tradisi Chaturmasa yi, periode 4 bulan puasa dan menghindari kejahatan.

Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka’abah merupakan pusat penting dewa Siwa, festival

Shivaratri biasanya dirayakan disana dgn besar2an. Festival itulah yg disebut dlm Islam sbg Shabibarat.

Menurut sejumlah Encyclopaedia, memang ada ukiran2 tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dlm huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza2 dari Bhagavad Gita.

ORANG INDIA DI TIMUR TENGAH

Menurut Islam, pedagang2 India menetap di Arabia, khususnya di YAMAN. Di Ubla terdapat pemukiman2 besar orang India. Ini menunjukkan bahwa kehadiran orang India di Arabia & Yaman cukup berpengaruh terhdp penduduk setempat. Ini tidak dimungkinkan kecuali mereka berasal dari kelas penguasa.

Disebut dlm Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, JAT, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Malah ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil dokter Jat utk menyembuhkannya. Ini membuktikan bahwa orang India memiliki status tinggi di Arabia. Dan status macam ini tidak bisa melekat pada mereka, kecuali mereka memang penguasa. Bukhari juga berbicara ttg seorang raja India yg mengirim satu pot jahe (ginger pickles) kpd nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya shg mampu memberikan hadiah yg begitu sepele spt satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

Barah Vafat, festival Muslim utk memperingati mereka yg mati dlm pertempuran berasal dari tradisi Sansekerta. Kata ‘Phiphaut’ yg berarti ‘mati’. Hindu merayakan hari Chayal Chaturdashi utk menghormati para pahlawan perang.

KATA ‘ARAB’= KUDA

Kata Arabia sendiri berasal dari Sansekerta. Kata aslinya adalah ‘Arabasthan’. Karena Prakrit ‘B’ adalah Sansekerta ‘V’, maka nama Sansekerta aslinya adalah ‘Arvasthan’.‘Arva’ dlm bhs Sansekerta berarti KUDA. Arvasthan berarti : negara penuh kuda, dan spt kita tahu semua, Arabia memang terkenal karena kuda2nya.

Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Hindu taat dan penyembah Dewa Siwa. Ia menolak utk masuk Islam dan tewas sbg martir ditangan Muslim2 tulen yg ingin menghabisi non-Muslim. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak2 memuja Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dlm hal 235 Sair-Ul-Okul:

Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru

Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru

We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa

Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru

Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA

Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru

Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman

Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru

Massayaray akhalakan hasanan Kullahum

Najumum aja- at Summa gabul HINDU

TERJEMAHAN:

Seorang laki2 yg menghabiskan seluruh hidupnya dlm dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan

Jika ia bertobat dan ingin kembali kpd moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ?

Bahkan jika hanya sekali ia dgn tulus memuja Mahadewa, ia bisa mencapai posisi tertinggi dlm jalan kebenaran

Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sbg gantinya, berikan saya satu hari saja utk tinggal di Hind (india) sbg lelaki yg menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci

Dgn ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan utk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru2 Hindu yg mulia

*(MAHADEVA berarti Dewa SIWA )

ternyata agama eslam adalah bagian cult dari agama Hindu!!!

Sophislam >>

Mengapa manusia ini berfikir saya akan terkejut dengan adanya artikel / temuan seperti ini ..? Apakah manusia ini berfikir bahwa selama ini saya tidak tahu bahwa ada artikel / temuan ini …??

Jadinya, kita harus ikut analisa bahwa Raja India Vikramaditya itu telah menaklukkan Mekah dan Ka’bah nya, sehingga datanglah analisa bahwa Ka’bah itu adalah peninggalan Raja / agama Hindu?

Alkisah, pada masa ketika Muhammad belum lahir, ada seorang Raja dari Yaman yang bernama Thubba’. Suatu saat dia terheran-heran melihat banyak manusia mengalir ke kota Mekah. Dia bertanya kepada staf nya, apa yang akan dilakukan manusia manusia itu? Para staff bilang, bahwa mereka hendak ke Mekah untuk thawaf di Ka’bah.

Penasaran, Raja Thubba’ ini pun ke Mekah untuk melihat Ka’bah. Sesampainya di sana, orang bilang, bahwa jika Raja Thubba’ mempunyai wish, ucapkan saja di Ka’bah itu, pasti dikabulkan. Dan terbukti, semua wish nya terkabul. Spontan dia jatuh cinta kepada Ka’bah.

Sebagai hadiah, Raja Thubba’ memberikan kiswah (kelambu penutup) untuk Ka’bah ini. Maka itu adalah saat pertama nya Ka’bah diberi kiswah. Dengan ksiwah itu, Ka’bah jadi terlihat agung dan mulia.

Ketika Muhammad Saw telah menjadi Nabi, ia bersabda, JANGAN SEKALI KALI KAMU MENCERCA RAJA NON MUSLIM ITU, KARENA DIA LAH YANG PERTAMA KALI MEMBERI KISWAH KEPADA KABAH.

Apakah Kesimpulannya?

Kesimpulannya adalah, bahwa

Raja Thubba JATUH HATI kepada Ka’bah.

  • Tuah Ka’bah, bukan lah isapan jempol belaka.
  • Tuah Ka’bah adalah real, empiris.

Apakah kita berfikir, hanya Raja Thubba’ yang jatuh hati kepada Ka’bah, dan semua wish nya terkabul di dinding Ka’bah?

Harap dicatat baik-baik. Raja Thubba’ adalah SATU DARI SEKIAN BANYAK yang menyaksikan keajaiban dan kemuliaan Ka’bah. Itulah sebabnya, banyak suku-suku yang mempunyai dewa / berhala masing-masing, MERASA PERLU untuk meletakkan berhala mereka di sekitar Ka’bah, supaya tuah Ka’bah itu turun dan menular ke berhala-nerhala mereka…. Begitu banyak nya berhala yang dititipkan di Ka’bah itu, sehingga sekarang timbul fitnah, seolah Ka’bah adalah rumah dari praktek penyembahan berhala. Padahal yang benar adalah sebaliknya: Ka’bah itu sejak semula sudah bertuah, dan berhala-berhala itu NEBENG TEMPAT di Ka’bah supaya ketularan tuah nya…..

Singkat kata, banyak Raja-Raja mau pun agama agama yang jatuh hati akan kemuliaan dan ketuahan Ka’bah. Namun pertanyaannya adalah, bagaimana dengan Raja-Raja / agama samawi seperti Yahudi dan Kristen? Apakah mereka tidak ingin meletakkan sesembahan mereka ke dalam Ka’bah?

Jawabannya, yak!!

Di dalam Ka’bah, ditemui patung Bunda Maria, bayi Jesus, dan lukisan bapak tua yang dianggap sebagai perwujudan Allah di dalam agama Yahudi.

Oleh karena itu, ketika Muhammad dan para sahabatnya akan membersihkan Ka’bah, Muhammad meletakkan telapak tangannya di atas patung Bunda Maria yang sedang menggendong bayi, dan juga lukisan / relief bapak-bapak tua, kemudian ia berkata, SEMUA YANG ADA DI DALAM KA’BAH INI, HANCURKAN DAN KELUARKAN, KECUALI YANG DI TANGAN SAYA INI ….

Artinya apa?

Pertama.

Semua agama, MERASA PERLU untuk meletakkan sesembahan mereka ke dalam Ka’bah, Karena Ka’bah adalah kuil yang tuahnya amat real dan empiris, bukan hanya sebatas isapan jempol. Semakin bergengsi status suatu suku, maka semakin VIP lah tempat yang di-klaim suku itu di dalam Ka’bah untuk berhala mereka… agama Kristen dan Yahudi TIDAK TERKECUALI. Mereka meletakkan sesembahan mereka yaitu patung Bunda Maria yang sedang menggendong ANAK TUHAN nya di dalam Ka’bah. Begitu juga Yahudi, mereka meletakkan relief Abraham sebagai WAKIL dari agama Yahudi di dalam Ka’bah …

Pada awalnya, Raja Tubba punya niat di dalam hati nya untuk menghancurkan Ka’bah. Maka mulut mata hidung telinga nya mengeluarkan bau busuk sehingga semua orang menjauh dari nya. Seorang alim berkata, APAKAH TUAN PUNYA NIAT JELEK TERHADAP KABAH ITU? Raja Tubba meng-iya-kan nya. Kemudian orang alim itu menyarankan untuk menghilangkan niat jelek itu, dan diganti dengan niat bagus. Maka sembuhlah Raja itu dari semua penyakit anehnya… seperti yang saya bilang, bahwa tuah Ka’bah itu adalah real, bukan isepan jempol semata.

Kedua.

Muhammad Saw memerintahkan, semua berhala yang ada di dalam Ka’bah untuk dimusnahkan, KECUALI patung Bunda Maria, bayi Jesus dan relief Abraham, DENGAN MAKSUD AGAR DUNIA TAHU, bahwa Islam adalah KELANJUTAN dari agama samawi sebelumnya….

Kembali ke artikel HEBAT TERSEBUT…

Harus ada pertanyaan……….

Raja Vikramaditya nya yang jatuh hati kepada Ka’bah,

Atau,

Mekah adalah taklukan Raja Vikramaditya, dan Ka’bah adalah bikinannya Raja Vikramaditya sebagai kuil Hindu?

Bisakah para kritisi Islam menjawabnya secara proporsional?

  1. Kalau kita mau bilang bahwa Ka’bah adalah kuil Hindu bikinan Raja Vikramaditya, lantas mengapa ditemukan benda-benda keagamaan selain agama Hindu di dalam Ka’bah itu?
  2. Mengapa banyak agama dan Raja lain yang jatuh hati kepada Ka’bah sehingga merasa perlu untuk menitipkan berhala mereka di dalam Ka’bah itu? Mengapa di dalam Ka’bah juga ada patung Bunda Maria yang menggendong bayi, dan representasi agama Yahudi?
  3. Kalau Mekah adalah taklukan Raja Vikramaditya, mengapa sisa2 kemegahan Vikramaditya hanya ada di dalam Ka’bah, tidak di seantero Mekah?
  4. Apakah ada alasan bagi Vikramaditya untuk tidak jatuh hati kepada Ka’bah? Kalau Raja Raja yang lain punya, lantas mengapa Raja Vikram ini DIANGGAP tidak pernah jatuh hati kepada Ka’bah?
  5. Kalau memang benar bahwa Ka’bah adalah bangunan Hindu yang dibangun Raja Vikramaditya karena telah menaklukkan Mekah, maka mengapa jejak / sisa Raja ini hanya ada di dalam bentuk inskripsi, dan itu pun hanya ditemukan di dalam Ka’bah? Mengapa tidak ditemukan di seantero Mekah?
  6. Kalau banyak Raja bahkan kaum awam yang jatuh hati kepada Ka’bah, maka apa alasan kita untuk menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi Vikram untuk tidak jatuh hati kepada Ka’bah?
  7. Begitu banyak nya berhala dari berbagai keyakinan agama yang berserakan di sekitar Ka’bah, apakah itu bukan berarti bahwa banyak suku-suku elit yang merasa perlu untuk meletakkan berhala mereka di sekitar Ka’bah? Kalau memang Ka’bah adalah kuil, maka sudah pasti itu adalah kuil exlusif dari suatu agama. Oleh karena itu hanya boleh ada satu berhala saja. Namun mengapa ada begitu banyak berhala dari berbagai agama dan keyakinan, termasuk Kristen dan Yahudi?
  8. Bayangkan! Bahkan Kristen dan Yahudi pun punya wakil di dalam Ka’bah! Itu artinya apa? Kalau Kristen saja punya wakil di Ka’bah, maka apalagi Hindu dan Buddha?
  9. Yang jelas, apakah memang benar bahwa Vikramadittya telah menaklukan Mekah? Apakah Raja Kristen telah menaklukan Mekah supaya kaum Kristen bisa meletakkan sesembahan mereka di Ka’bah? Dengan ditemukannya arca sesembahan orang Kristen di dalam Ka’bah, maka Apakah ada tanda bahwa Mekah adalah wilayah taklukan kaum Kristen?
  10. Baiklah kita menyatakan bahwa Ka’bah adalah kuil Hindu yang dibangun Raja Vikram, karena Raja ini telah menaklukan Mekah. Lantas mengapa bentuknya kubus, kotak? Apakah kita harus bilang bahwa Raja hebat itu miskin kreativitas? Katanya Raja ini punya staf dan sumber daya yang hebat. Lantas mengapa produk nya sejelek Ka’bah?
  11. Kalau memang Raja Vikram itu adalah Raja yang hebat yang telah menaklukan Mekah, maka mengapa peninggalannya hanya Ka’bah secephlok itu? Mengapa tidak ada bangunan lain di samping Ka’bah yang menunjukkan kekayaan dan kemegahan kuil nya di tanah Arabia? Piramida saja tidak berdiri sendiri! Candi prambanan tidak berdiri sendiri kok!
  12. Ketika Muhammad mencaphlok Ka’bah sebagai bagian dari Islam, lantas mengapa masyarakat Hindu di seluruh Dunia tidak melancarkan protes? Memang nya kuil Ka’bah itu, PUNYA SIAPA?
  13. Hhhhhhhhhh!! Begitu banyak pertanyaan!

Sekarang tolong jelaskan bahwa Ka’bah adalah peninggalan Raja Vikram dari India. Sekarang tolong buktikan bahwa Ka’bah bukan lah peninggalan Nabi Ibrahim  as.

Buktikan bahwa Ka’bah bukan lah rumah suci milik Tuhan kerajaan Samawi ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s